Seputar Kaltim

    Usai Dilantik, Mudyat-WIN Komitmen Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    20 Februari 2025 pukul 18:47 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor (Kiri). Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (kanan) sedang ditemani sang istri saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025) siang.(Istimewa)

    Penajam - Pasangan Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin (Mudyat-WIN) resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025) siang tadi.

    Setelah dilantik bersama 961 pemimpin daerah, Mudyat Noor berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten PPU dengan melakukan pengembangan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) di awal masa kepemimpinannya sebagai kepala daerah.

    "Alhamdulillah kita telah selesai mengikuti proses pelantikan. Ini akan menjadi awal bagi kami berdua selaku Bupati dan Wakil Bupati PPU untuk memulai bekerja. Ke depannya yang menjadi prioritas kita adalah bagaimana kita berupaya mengembangkan SDM untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucap Mudyat. 

    Tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat saja, Mudyat turut memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayahnya.

    Sebab, pembangunan di Kabupaten PPU sejauh ini telah berjalan dengan baik, tapi masih ada beberapa sektor pembangunan yang harus ditingkatkan lagi untuk kedepannya. "Kita telah merancang beberapa program yang diharapkan bisa memacu aktivitas  masyarakat agar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar,” jelasnya.

    Sesuai amanat dari Presiden Prabowo, Mudyat-WIN akan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, yaitu mendengarkan, memahami dan merespon kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui aspirasi.

    'Kita ini sebagai pelayan dan abdinya masyarakat. Artinya apa-apa saja yang menjadi prioritas untuk pembangunan dan masyarakat itu harus lebih didahulukan. 
    Jadi intinya bagaimana APBD itu nanti bisa bermanfaat besar untuk masyarakat," tuturnya.

    Kini, Mudyat-WIN sedang mengikuti Retret di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang. Di mana Retret ini berlangsung selama delpaan hari, 21-28 Februari 2025. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Usai Dilantik, Mudyat-WIN Komitmen Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat dan Pembangunan PPU

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    20 Februari 2025 pukul 18:47 WITA

    Bupati PPU, Mudyat Noor (Kiri). Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin (kanan) sedang ditemani sang istri saat pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025) siang.(Istimewa)

    Penajam - Pasangan Mudyat Noor dan Abdul Waris Muin (Mudyat-WIN) resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) periode 2025-2030 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025) siang tadi.

    Setelah dilantik bersama 961 pemimpin daerah, Mudyat Noor berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten PPU dengan melakukan pengembangan terhadap Sumber Daya Manusia (SDM) di awal masa kepemimpinannya sebagai kepala daerah.

    "Alhamdulillah kita telah selesai mengikuti proses pelantikan. Ini akan menjadi awal bagi kami berdua selaku Bupati dan Wakil Bupati PPU untuk memulai bekerja. Ke depannya yang menjadi prioritas kita adalah bagaimana kita berupaya mengembangkan SDM untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” ucap Mudyat. 

    Tidak hanya berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat saja, Mudyat turut memprioritaskan pembangunan infrastruktur yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayahnya.

    Sebab, pembangunan di Kabupaten PPU sejauh ini telah berjalan dengan baik, tapi masih ada beberapa sektor pembangunan yang harus ditingkatkan lagi untuk kedepannya. "Kita telah merancang beberapa program yang diharapkan bisa memacu aktivitas  masyarakat agar mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi di sekitar,” jelasnya.

    Sesuai amanat dari Presiden Prabowo, Mudyat-WIN akan melayani masyarakat dengan sepenuh hati, yaitu mendengarkan, memahami dan merespon kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui aspirasi.

    'Kita ini sebagai pelayan dan abdinya masyarakat. Artinya apa-apa saja yang menjadi prioritas untuk pembangunan dan masyarakat itu harus lebih didahulukan. 
    Jadi intinya bagaimana APBD itu nanti bisa bermanfaat besar untuk masyarakat," tuturnya.

    Kini, Mudyat-WIN sedang mengikuti Retret di Lembah Tidar, Akademi Militer (Akmil), Magelang. Di mana Retret ini berlangsung selama delpaan hari, 21-28 Februari 2025. 

    (Sf/By)