Seputar Kaltim

    Usai Dilantik, Bupati Mahulu Angela-Suhuk Langsung Soroti Infrastruktur dan Blank Spot

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    23 September 2025 pukul 15:22 WITA

    Pasangan Bupati Mahulu yang resmi dilantik. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Kaltim/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pasangan Angela Idang Belawan dan Suhuk resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) periode 2025-2030. 

    Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Pendopo Odah Etam pada Selasa (23/09/2025) ini menjadi penanda dimulainya era baru kepemimpinan di Mahulu.

    Kemenangan Angela-Suhuk melalui proses panjang, termasuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), menunjukkan komitmen mereka yang kuat. 

    Tak butuh waktu lama, usai dilantik, keduanya langsung memfokuskan perhatian pada pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

    "Infrastruktur adalah prioritas kami," tegas Bupati Angela Idang Belawan. 

    Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan yang bisa menjangkau hingga ke desa-desa terpencil, bukan hanya terpusat di wilayah tertentu.

    Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan juga menjadi fokus utama Angela-Suhuk. Jalan penghubung ini sangat penting agar masyarakat bisa bepergian dengan nyaman ke pusat layanan seperti sekolah, puskesmas, pasar, dan kantor pemerintahan.

    "Jalan penghubung antar kecamatan harus tersambung dengan baik agar masyarakat bisa mencapai pusat kabupaten dengan lebih nyaman," kata Angela. 

    Ia menambahkan, dengan adanya jalan darat yang optimal, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada jalur air.

    Selain itu, Angela-Suhuk juga menyoroti masalah blank spot atau wilayah tanpa sinyal telekomunikasi. 

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosandi) Mahulu, Markus Wan, mengakui bahwa masalah ini menghambat berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan hingga layanan publik.

    "Blank spot bukan sekadar masalah teknis, tapi juga dampak sosial dan ekonomi," ujar Markus. 

    Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Telkom untuk memasang akses internet di seluruh fasilitas publik, seperti kantor desa, puskesmas, dan sekolah.

    Data Diskominfosandi mencatat, sekitar 85 persen wilayah Mahulu sudah terjangkau jaringan. Namun, 15 persen sisanya yang belum terlayani adalah wilayah-wilayah yang paling tertinggal, terutama di sisi kanan jalan.

    "Secara fungsional, kami tetap menganggap daerah-daerah tersebut sebagai blank spot karena tidak bisa digunakan," tegas Markus.

    Waktu lima tahun yang tersedia, pasangan Angela-Suhuk meyakini tantangan besar untuk membuktikan kepemimpinan dan mewujudkan janji-janji pembangunan demi kemajuan Mahulu.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Usai Dilantik, Bupati Mahulu Angela-Suhuk Langsung Soroti Infrastruktur dan Blank Spot

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    23 September 2025 pukul 15:22 WITA

    Pasangan Bupati Mahulu yang resmi dilantik. (Foto: Biro Adpim Setdaprov Kaltim/seputarfakta.com)

    Samarinda - Pasangan Angela Idang Belawan dan Suhuk resmi dilantik sebagai Bupati dan Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) periode 2025-2030. 

    Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud di Pendopo Odah Etam pada Selasa (23/09/2025) ini menjadi penanda dimulainya era baru kepemimpinan di Mahulu.

    Kemenangan Angela-Suhuk melalui proses panjang, termasuk Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan sidang di Mahkamah Konstitusi (MK), menunjukkan komitmen mereka yang kuat. 

    Tak butuh waktu lama, usai dilantik, keduanya langsung memfokuskan perhatian pada pembangunan infrastruktur sebagai prioritas utama.

    "Infrastruktur adalah prioritas kami," tegas Bupati Angela Idang Belawan. 

    Ia menekankan pentingnya pemerataan pembangunan yang bisa menjangkau hingga ke desa-desa terpencil, bukan hanya terpusat di wilayah tertentu.

    Di sisi lain, pembangunan infrastruktur jalan penghubung antar kecamatan juga menjadi fokus utama Angela-Suhuk. Jalan penghubung ini sangat penting agar masyarakat bisa bepergian dengan nyaman ke pusat layanan seperti sekolah, puskesmas, pasar, dan kantor pemerintahan.

    "Jalan penghubung antar kecamatan harus tersambung dengan baik agar masyarakat bisa mencapai pusat kabupaten dengan lebih nyaman," kata Angela. 

    Ia menambahkan, dengan adanya jalan darat yang optimal, masyarakat tidak lagi harus bergantung pada jalur air.

    Selain itu, Angela-Suhuk juga menyoroti masalah blank spot atau wilayah tanpa sinyal telekomunikasi. 

    Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfosandi) Mahulu, Markus Wan, mengakui bahwa masalah ini menghambat berbagai aktivitas, mulai dari pendidikan hingga layanan publik.

    "Blank spot bukan sekadar masalah teknis, tapi juga dampak sosial dan ekonomi," ujar Markus. 

    Ia menambahkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan PT Telkom untuk memasang akses internet di seluruh fasilitas publik, seperti kantor desa, puskesmas, dan sekolah.

    Data Diskominfosandi mencatat, sekitar 85 persen wilayah Mahulu sudah terjangkau jaringan. Namun, 15 persen sisanya yang belum terlayani adalah wilayah-wilayah yang paling tertinggal, terutama di sisi kanan jalan.

    "Secara fungsional, kami tetap menganggap daerah-daerah tersebut sebagai blank spot karena tidak bisa digunakan," tegas Markus.

    Waktu lima tahun yang tersedia, pasangan Angela-Suhuk meyakini tantangan besar untuk membuktikan kepemimpinan dan mewujudkan janji-janji pembangunan demi kemajuan Mahulu.

    (Sf/Rs)