Seputar Kaltim

    Usai Digembleng Ala Militer, Calon Manajer Koperasi Merah Putih Kaltim Bersiap Menanti Penempatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    02 Agustus 2026 pukul 14:36 WITA

    Samarinda - Tahapan pemusatan pelatihan manajer program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) baru saja rampung pada Jumat (31/7/2026) lalu. 

    Setelah melewati fase penggemblengan fisik dan mental secara intensif, para peserta kini berstatus standby menanti arahan tahapan selanjutnya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan calon manajer koperasi profesional ini telah menyelesaikan program pelatihan Bela Negara di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat yang dipandu langsung oleh unsur TNI. 

    Saat ini, mereka tengah menunggu proses penyelesaian administrasi dari kementerian, termasuk penandatanganan kontrak kerja dan pembagian lokasi penempatan.

    Salah satu peserta program KDKMP perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut. 

    Kepada seputarfakta.com, ia menyebut bahwa usai penutupan pelatihan, para peserta kini tinggal menunggu instruksi lanjutan dari pusat.

    "Saat ini memang belum dapat kontrak kerja. Untuk penempatannya nanti bakal di mana juga belum muncul infonya, jadi kami masih menunggu arahan," ungkap sumber tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026).

    Meski sedang dalam masa tunggu, ia menegaskan bahwa para peserta, khususnya dari Kaltim, dalam kondisi yang sangat siap untuk diterjunkan ke lapangan. 

    Selama masa pelatihan, mereka telah dibekali kedisiplinan tingkat tinggi yang menguras energi, baik secara fisik maupun mental.

    "Pelatihannya seru, banyak tekanan dan tantangan. Benar-benar capek fisik, otak, dan mental. Tapi ilmu tentang kedisiplinan ini sangat penting agar kami lebih teratur dan tahan banting," jelasnya.

    Menurutnya, tempaan ala semimiliter tersebut sangat relevan dan rasional dengan tugas manajer KDKMP ke depannya. 

    Para manajer ini nantinya akan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat di desa atau kelurahan dengan ragam karakteristiknya.

    "Mental kami benar-benar dilatih. Bisa saja nanti saat bertugas di lapangan bertemu dengan dinamika warga yang anarkis atau hal tak terduga lainnya, jadi kami sudah dipersiapkan agar lebih siap menghadapi situasi tersebut," tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Usai Digembleng Ala Militer, Calon Manajer Koperasi Merah Putih Kaltim Bersiap Menanti Penempatan

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    02 Agustus 2026 pukul 14:36 WITA

    Samarinda - Tahapan pemusatan pelatihan manajer program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) baru saja rampung pada Jumat (31/7/2026) lalu. 

    Setelah melewati fase penggemblengan fisik dan mental secara intensif, para peserta kini berstatus standby menanti arahan tahapan selanjutnya.

    Berdasarkan informasi yang dihimpun, ratusan calon manajer koperasi profesional ini telah menyelesaikan program pelatihan Bela Negara di Pusdik Armed Cimahi, Jawa Barat yang dipandu langsung oleh unsur TNI. 

    Saat ini, mereka tengah menunggu proses penyelesaian administrasi dari kementerian, termasuk penandatanganan kontrak kerja dan pembagian lokasi penempatan.

    Salah satu peserta program KDKMP perwakilan Kalimantan Timur (Kaltim) yang enggan disebutkan namanya membenarkan hal tersebut. 

    Kepada seputarfakta.com, ia menyebut bahwa usai penutupan pelatihan, para peserta kini tinggal menunggu instruksi lanjutan dari pusat.

    "Saat ini memang belum dapat kontrak kerja. Untuk penempatannya nanti bakal di mana juga belum muncul infonya, jadi kami masih menunggu arahan," ungkap sumber tersebut saat dikonfirmasi, Minggu (2/8/2026).

    Meski sedang dalam masa tunggu, ia menegaskan bahwa para peserta, khususnya dari Kaltim, dalam kondisi yang sangat siap untuk diterjunkan ke lapangan. 

    Selama masa pelatihan, mereka telah dibekali kedisiplinan tingkat tinggi yang menguras energi, baik secara fisik maupun mental.

    "Pelatihannya seru, banyak tekanan dan tantangan. Benar-benar capek fisik, otak, dan mental. Tapi ilmu tentang kedisiplinan ini sangat penting agar kami lebih teratur dan tahan banting," jelasnya.

    Menurutnya, tempaan ala semimiliter tersebut sangat relevan dan rasional dengan tugas manajer KDKMP ke depannya. 

    Para manajer ini nantinya akan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat di desa atau kelurahan dengan ragam karakteristiknya.

    "Mental kami benar-benar dilatih. Bisa saja nanti saat bertugas di lapangan bertemu dengan dinamika warga yang anarkis atau hal tak terduga lainnya, jadi kami sudah dipersiapkan agar lebih siap menghadapi situasi tersebut," tutupnya.

    (Sf/Rs)