Cari disini...
Seputar Kaltim
Foto Kegiatan Lodingan Kelapa Sawit BumDes Nusantara (Foto: Dok BumDes Nusantara)
Tana Paser - Desa Olong Pinang di Kecamatan Paser Belengkong melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nusantara melakukan pengembangan usaha loadingan buah kelapa sawit.
Kepala Desa Olong Pinang, Nasri menyebut loadingan buah kelapa sawit yang dikelola BUMDes kini sudah berjalan dua bulan. Pendanaan awalnya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kideco Jaya Agung untuk pengadaan Jembatan Timbang, sementara permodalan bekerja sama dengan PT Nabati.
"Usaha loadingan dikelola BUMDes yang hasilnya akan menjadi PADes kepada pihak desa sesuai kesepakatan," kata Nasri, Rabu (14/5/2025).
Ia menyebut BUMDes memiliki kewajiban untuk menyetorkan hasil pendanaan awal CSR PT Kideco Jaya Agung kepada pihak desa. Pihak desa nantinya akan membuat perencanaan kegiatan ekonomi lain yang berbasis kemasyarakatan.
Ini dilakukan guna memberikan tanggung jawab serta motivasi kepada BUMDes agar usaha yang dilakukan berhasil dan sesuai tujuan.
Melalui usaha ini, BUMDes Nusantara juga berhasil menyerap tenaga kerja lokal guna memberikan dampak langsung kepada masyarakat Desa Olong Pinang.
"Usaha yang dikelola BUMDes ini juga ditujukan untuk mengurangi pengangguran dan membantu petani agar harga TBS tidak terlalu anjlok akibat ulah tengkulak," tambahnya.
BUMDes Nusantara juga sudah mengumpulkan keuntungan, seluruh biaya operasional dan penggajian berasal dari hasil BUMDes yang berjalan.
"Bulan lalu usaha loadingan kita menghasilkan 400 ton dan untuk pembagian fee kepada pihak desa akan dilakukan sesuai hasil dari loadingan tersebut," tutupnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Foto Kegiatan Lodingan Kelapa Sawit BumDes Nusantara (Foto: Dok BumDes Nusantara)
Tana Paser - Desa Olong Pinang di Kecamatan Paser Belengkong melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Nusantara melakukan pengembangan usaha loadingan buah kelapa sawit.
Kepala Desa Olong Pinang, Nasri menyebut loadingan buah kelapa sawit yang dikelola BUMDes kini sudah berjalan dua bulan. Pendanaan awalnya melalui Corporate Social Responsibility (CSR) PT Kideco Jaya Agung untuk pengadaan Jembatan Timbang, sementara permodalan bekerja sama dengan PT Nabati.
"Usaha loadingan dikelola BUMDes yang hasilnya akan menjadi PADes kepada pihak desa sesuai kesepakatan," kata Nasri, Rabu (14/5/2025).
Ia menyebut BUMDes memiliki kewajiban untuk menyetorkan hasil pendanaan awal CSR PT Kideco Jaya Agung kepada pihak desa. Pihak desa nantinya akan membuat perencanaan kegiatan ekonomi lain yang berbasis kemasyarakatan.
Ini dilakukan guna memberikan tanggung jawab serta motivasi kepada BUMDes agar usaha yang dilakukan berhasil dan sesuai tujuan.
Melalui usaha ini, BUMDes Nusantara juga berhasil menyerap tenaga kerja lokal guna memberikan dampak langsung kepada masyarakat Desa Olong Pinang.
"Usaha yang dikelola BUMDes ini juga ditujukan untuk mengurangi pengangguran dan membantu petani agar harga TBS tidak terlalu anjlok akibat ulah tengkulak," tambahnya.
BUMDes Nusantara juga sudah mengumpulkan keuntungan, seluruh biaya operasional dan penggajian berasal dari hasil BUMDes yang berjalan.
"Bulan lalu usaha loadingan kita menghasilkan 400 ton dan untuk pembagian fee kepada pihak desa akan dilakukan sesuai hasil dari loadingan tersebut," tutupnya.
(Sf/Lo)