Seputar Kaltim

    Upaya Pencegahan, Dinkes Paser Lakukan VCT HIV di Tempat Hiburan Malam

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 12:25 WITA

    Kepala Dinkes Kabupaten Paser, Amri Yulihardi (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser melakukan pencegahan penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di titik rawan. 

    Upaya pencegahan itu mereka lakukan dengan metode Voluntary Counseling And Testing (VCT). Kegiatan itu dilakukan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM). 

    Kepala Dinkes Paser, Amri Yulihardi menyebut lebih dari 82 orang yang bekerja di THM dan beberapa tempat lain yang dinilai rawan telah mengikuti pemeriksaan. 

    "Kami melakukan upaya pencegahan dengan cara mendatangi titik rawan seperti THM dan tempat lainnya yang dinilai rawan. Dari hasil tes yang dilakukan hasilnya negatif," katanya, Rabu (1/10/2025). 

    Selain melalukan upaya pencegahan, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan terjadinya penyebaran HIV. 

    "Kami bersyukur semua hasilhya negatif. Kami juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat mrlakukan pencegahan dengan tidak melakukan seks bebas," tambahnya. 

    Dinkes Paser juga melaksanakan kegiatan konseling HIV kepada warga yang positif HIV. Hal itu dilaksanakan guna memberikan motivasi kepada mereka untuk berkenan mengikuti proses pengobatan. 

    "Pelaksanaan konseling itu kami laksanakan guna mengajak agar warga mau untuk berobat dan melakukan kontrol agar HIV tidak menyebar," tutupnya. 

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Upaya Pencegahan, Dinkes Paser Lakukan VCT HIV di Tempat Hiburan Malam

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    01 Oktober 2025 pukul 12:25 WITA

    Kepala Dinkes Kabupaten Paser, Amri Yulihardi (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Dinas Kesehatan (Dinkes) Paser melakukan pencegahan penyebaran penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) di titik rawan. 

    Upaya pencegahan itu mereka lakukan dengan metode Voluntary Counseling And Testing (VCT). Kegiatan itu dilakukan di sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM). 

    Kepala Dinkes Paser, Amri Yulihardi menyebut lebih dari 82 orang yang bekerja di THM dan beberapa tempat lain yang dinilai rawan telah mengikuti pemeriksaan. 

    "Kami melakukan upaya pencegahan dengan cara mendatangi titik rawan seperti THM dan tempat lainnya yang dinilai rawan. Dari hasil tes yang dilakukan hasilnya negatif," katanya, Rabu (1/10/2025). 

    Selain melalukan upaya pencegahan, pihaknya juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang dapat menyebabkan terjadinya penyebaran HIV. 

    "Kami bersyukur semua hasilhya negatif. Kami juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat untuk dapat mrlakukan pencegahan dengan tidak melakukan seks bebas," tambahnya. 

    Dinkes Paser juga melaksanakan kegiatan konseling HIV kepada warga yang positif HIV. Hal itu dilaksanakan guna memberikan motivasi kepada mereka untuk berkenan mengikuti proses pengobatan. 

    "Pelaksanaan konseling itu kami laksanakan guna mengajak agar warga mau untuk berobat dan melakukan kontrol agar HIV tidak menyebar," tutupnya. 

    (Sf/Lo)