Seputar Kaltim

    Upaya Hidupkan Tangga Arung Square, Pemkab Kukar Coba Tiru Konsep Pasar Kosambi Bandung

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    07 Juli 2026 pukul 14:36 WITA

    Wabup Kukar, Rendi Solihin (kemeja biru) saat meninjau Pasar Tangga Arung Square (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk lebih menghidupkan aktivitas di Pasar Tangga Arung Square Tenggarong.

    Salah satu upaya yang disiapkan yakni mengadopsi konsep pengelolaan Pasar Kosambi di Bandung sebagai referensi untuk menarik lebih banyak pengunjung dan menggerakkan aktivitas perdagangan.

    “Setelah perjalanan kita kemarin ke Bandung melihat beberapa pasar di Kosambi yang dulu kondisinya mati, tapi bisa hidup kembali dengan gerakan anak muda,” ujar Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Senin (6/7/2026).

    Pasar Kosambi di Bandung diketahui mengusung konsep revitalisasi modern yang memadukan pasar tradisional dan ruang kreatif anak muda.

    Keberadaan kios di lantai atas Pasar Kosambi digunakan sebagai area nongkrong kekinian dengan puluhan tenant fesyen lokal dan kuliner.

    Guna mengadopsi konsep tersebut, Rendi meninjau langsung sejumlah kios di Pasar Tangga Arung Square yang direncanakan akan disulap menjadi area nongkrong dan kuliner.

    Perpaduan tersebut itu diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang lebih hidup, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan wirausaha muda untuk mengembangkan usahanya.

    “Jadi konsepnya itu ada gabungan dari pedagang kuliner sampai clothing yang diisi pedagang aktif yang ada di Tenggarong,” terang Rendi.

    Ia juga memberikan kesempatan bagi kalangan anak muda yang baru mencoba merintis usaha untuk mengisi kekosongan lapak di Pasar Tangga Arung Square.

    Bahkan para pelaku usaha nantinya akan diberikan keleluasaan untuk memodifikasi tampilan kios sesuai konsep usaha masing-masing, sehingga tercipta suasana pasar yang lebih menarik, kreatif dan mampu menjadi daya tarik bagi pengunjung.

    “Ini merupakan langkah cepat untuk pemulihan Pasar Tangga Arung Square yang kondisinya saat ini sudah mulai sepi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Upaya Hidupkan Tangga Arung Square, Pemkab Kukar Coba Tiru Konsep Pasar Kosambi Bandung

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    07 Juli 2026 pukul 14:36 WITA

    Wabup Kukar, Rendi Solihin (kemeja biru) saat meninjau Pasar Tangga Arung Square (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) saat ini tengah melakukan berbagai upaya untuk lebih menghidupkan aktivitas di Pasar Tangga Arung Square Tenggarong.

    Salah satu upaya yang disiapkan yakni mengadopsi konsep pengelolaan Pasar Kosambi di Bandung sebagai referensi untuk menarik lebih banyak pengunjung dan menggerakkan aktivitas perdagangan.

    “Setelah perjalanan kita kemarin ke Bandung melihat beberapa pasar di Kosambi yang dulu kondisinya mati, tapi bisa hidup kembali dengan gerakan anak muda,” ujar Wakil Bupati Kukar, Rendi Solihin, Senin (6/7/2026).

    Pasar Kosambi di Bandung diketahui mengusung konsep revitalisasi modern yang memadukan pasar tradisional dan ruang kreatif anak muda.

    Keberadaan kios di lantai atas Pasar Kosambi digunakan sebagai area nongkrong kekinian dengan puluhan tenant fesyen lokal dan kuliner.

    Guna mengadopsi konsep tersebut, Rendi meninjau langsung sejumlah kios di Pasar Tangga Arung Square yang direncanakan akan disulap menjadi area nongkrong dan kuliner.

    Perpaduan tersebut itu diharapkan mampu menciptakan suasana pasar yang lebih hidup, sekaligus membuka peluang bagi pelaku UMKM dan wirausaha muda untuk mengembangkan usahanya.

    “Jadi konsepnya itu ada gabungan dari pedagang kuliner sampai clothing yang diisi pedagang aktif yang ada di Tenggarong,” terang Rendi.

    Ia juga memberikan kesempatan bagi kalangan anak muda yang baru mencoba merintis usaha untuk mengisi kekosongan lapak di Pasar Tangga Arung Square.

    Bahkan para pelaku usaha nantinya akan diberikan keleluasaan untuk memodifikasi tampilan kios sesuai konsep usaha masing-masing, sehingga tercipta suasana pasar yang lebih menarik, kreatif dan mampu menjadi daya tarik bagi pengunjung.

    “Ini merupakan langkah cepat untuk pemulihan Pasar Tangga Arung Square yang kondisinya saat ini sudah mulai sepi,” tandasnya.

    (Sf/Lo)