Seputar Kaltim

    Upaya Cegah Banjir, Balikpapan Percepat Perbaikan Drainase

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    06 September 2025 pukul 17:43 WITA

    Proyek perbaikan drainase kawasan Balikpapan Baru yang baru mencapai 8,21 persen hingga minggu keempat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mempercepat perbaikan dan pembangunan saluran drainase untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

    Sejumlah proyek drainase kini sedang berjalan, meski beberapa di antaranya masih menghadapi hambatan teknis dan sosial di lapangan. Seperti di kawasan Balikpapan Baru, proyek drainase yang dikerjakan oleh CV Serkan Sentra Sejati masih tertinggal dari jadwal.

    “Hingga minggu keempat, progres baru mencapai 8,21 persen dari target 11,94 persen. Artinya ada keterlambatan sekitar tiga persen,” ucap Tenaga Ahli Pihak Kontraktor, Kartiwin kepada media, Sabtu (6/9/2025).

    Ia menjelaskan lambatnya progres karena masih dalam tahap sosialisasi kepada warga dan persiapan lahan. Tetapi pihaknya optimistis minggu ke-6 progres pekerjaan bisa kembali sesuai rencana.

    “Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp5,01 miliar dan ditargetkan selesai dalam 156 hari kalender. Pekerjaan utamanya adalah pemasangan dinding pelat beton sepanjang 260 meter,” jelasnya.

    Sementara itu, proyek drainase lain di Jalan Ahmad Yani menunjukkan perkembangan lebih baik. Dikerjakan oleh CV Makna Putra Perkasa, pembangunan sudah mencapai sekitar 30 persen hingga awal September.

    Menurut Mahdi, direktur pelaksana proyek pekerjaan dilakukan bertahap agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun pemilik ruko sekitar.

    “Saat ini sudah terpasang 46 meter. Target kami pengecoran utama rampung pada minggu ketiga bulan ini. Kendalanya memang ada kendaraan parkir yang menghambat mobilisasi, tetapi kami tetap kejar target,” terang Mahdi.

    Pemkot pun menegaskan agar para kontraktor tetap menjaga kualitas pekerjaan dan tetap memperhatikan kenyamanan warga. Perbaikan drainase menjadi prioritas, karena menjadi salah satu penyebab utama banjir yang sering dikeluhkan masyarakat.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Upaya Cegah Banjir, Balikpapan Percepat Perbaikan Drainase

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    06 September 2025 pukul 17:43 WITA

    Proyek perbaikan drainase kawasan Balikpapan Baru yang baru mencapai 8,21 persen hingga minggu keempat. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus mempercepat perbaikan dan pembangunan saluran drainase untuk mengatasi banjir yang kerap terjadi saat musim hujan.

    Sejumlah proyek drainase kini sedang berjalan, meski beberapa di antaranya masih menghadapi hambatan teknis dan sosial di lapangan. Seperti di kawasan Balikpapan Baru, proyek drainase yang dikerjakan oleh CV Serkan Sentra Sejati masih tertinggal dari jadwal.

    “Hingga minggu keempat, progres baru mencapai 8,21 persen dari target 11,94 persen. Artinya ada keterlambatan sekitar tiga persen,” ucap Tenaga Ahli Pihak Kontraktor, Kartiwin kepada media, Sabtu (6/9/2025).

    Ia menjelaskan lambatnya progres karena masih dalam tahap sosialisasi kepada warga dan persiapan lahan. Tetapi pihaknya optimistis minggu ke-6 progres pekerjaan bisa kembali sesuai rencana.

    “Proyek ini menelan anggaran sekitar Rp5,01 miliar dan ditargetkan selesai dalam 156 hari kalender. Pekerjaan utamanya adalah pemasangan dinding pelat beton sepanjang 260 meter,” jelasnya.

    Sementara itu, proyek drainase lain di Jalan Ahmad Yani menunjukkan perkembangan lebih baik. Dikerjakan oleh CV Makna Putra Perkasa, pembangunan sudah mencapai sekitar 30 persen hingga awal September.

    Menurut Mahdi, direktur pelaksana proyek pekerjaan dilakukan bertahap agar tidak mengganggu aktivitas warga maupun pemilik ruko sekitar.

    “Saat ini sudah terpasang 46 meter. Target kami pengecoran utama rampung pada minggu ketiga bulan ini. Kendalanya memang ada kendaraan parkir yang menghambat mobilisasi, tetapi kami tetap kejar target,” terang Mahdi.

    Pemkot pun menegaskan agar para kontraktor tetap menjaga kualitas pekerjaan dan tetap memperhatikan kenyamanan warga. Perbaikan drainase menjadi prioritas, karena menjadi salah satu penyebab utama banjir yang sering dikeluhkan masyarakat.

    (Sf/Lo)