Seputar Kaltim

    UMKM Kaltim Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Dongkrak Usaha

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Juni 2026 pukul 20:32 WITA

    Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbal saat sampaikan pemanfaatan AI. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar. 

    Pelaku UMKM di Kaltim juga didorong untuk mulai memanfaatkan teknologi tersebut guna meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.

    Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Ngobrol UMKM 2026 bertajuk Penguatan UMKM Hijau sebagai Pilar Investasi Masa Depan yang digelar di Aula Balai Kota Balikpapan, kemarin (6/6/2026).

    Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala menyampaikan perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang bagi pelaku usaha untuk bekerja lebih efektif dan efisien.

    Menurutnya, AI dapat membantu UMKM dalam berbagai aspek operasional, mulai dari membuat desain produk, menyusun laporan keuangan, mengolah data penjualan, hingga menganalisis kebutuhan pasar.

    “Pelaku UMKM perlu semakin melek teknologi karena AI dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha. Teknologi ini tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh usaha kecil dan menengah,” terang Tiar.

    Ia menilai masih banyak pelaku UMKM di daerah yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Karena itu, forum diskusi seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang dapat mendukung pengembangan usaha.

    “Selain membahas pemanfaatan teknologi, kegiatan tersebut juga mengangkat konsep UMKM hijau yang dinilai akan menjadi bagian penting dalam arah pembangunan ekonomi masa depan,” tuturnya.

    Melalui pemanfaatan teknologi digital dan penerapan prinsip ekonomi hijau, UMKM di Kaltim diharapkan mampu berkembang lebih cepat, serta memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perubahan dunia usaha yang semakin dinamis.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    UMKM Kaltim Didorong Manfaatkan Teknologi untuk Dongkrak Usaha

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Lodya A
    07 Juni 2026 pukul 20:32 WITA

    Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbal saat sampaikan pemanfaatan AI. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) kini tidak lagi terbatas pada perusahaan besar. 

    Pelaku UMKM di Kaltim juga didorong untuk mulai memanfaatkan teknologi tersebut guna meningkatkan produktivitas dan daya saing usaha.

    Pesan itu mengemuka dalam kegiatan Ngobrol UMKM 2026 bertajuk Penguatan UMKM Hijau sebagai Pilar Investasi Masa Depan yang digelar di Aula Balai Kota Balikpapan, kemarin (6/6/2026).

    Staf Khusus (Stafsus) Presiden Republik Indonesia Bidang UMKM dan Teknologi Digital, Tiar Nabila Karbala menyampaikan perkembangan teknologi harus dipandang sebagai peluang bagi pelaku usaha untuk bekerja lebih efektif dan efisien.

    Menurutnya, AI dapat membantu UMKM dalam berbagai aspek operasional, mulai dari membuat desain produk, menyusun laporan keuangan, mengolah data penjualan, hingga menganalisis kebutuhan pasar.

    “Pelaku UMKM perlu semakin melek teknologi karena AI dapat membantu meningkatkan produktivitas usaha. Teknologi ini tidak hanya untuk perusahaan besar, tetapi juga bisa dimanfaatkan oleh usaha kecil dan menengah,” terang Tiar.

    Ia menilai masih banyak pelaku UMKM di daerah yang belum memanfaatkan teknologi digital secara optimal. Karena itu, forum diskusi seperti ini menjadi sarana penting untuk memperkenalkan berbagai inovasi yang dapat mendukung pengembangan usaha.

    “Selain membahas pemanfaatan teknologi, kegiatan tersebut juga mengangkat konsep UMKM hijau yang dinilai akan menjadi bagian penting dalam arah pembangunan ekonomi masa depan,” tuturnya.

    Melalui pemanfaatan teknologi digital dan penerapan prinsip ekonomi hijau, UMKM di Kaltim diharapkan mampu berkembang lebih cepat, serta memiliki daya saing yang lebih kuat di tengah perubahan dunia usaha yang semakin dinamis.

    (Sf/Lo)