Seputar Kaltim

    UMKM Kalimantan Unjuk Gigi pada HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Berbagai macam produk UMKM binaan Rumah BUMN di pasarkan di HUT ke-45 Dekranas di Kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Balikpapan menjadi ajang unjuk gigi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Kalimantan.

    Salah satu yang turut ambil bagian adalah Rumah BUMN Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Balikpapan, Kalimantan Timur yang menampilkan produk unggulan dari mitra binaannya.

    CEO Rumah BUMN Banjarmasin, Muhammad Amri, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Rumah BUMN Banjarmasin, Balikpapan, dan Palangkaraya. Masing-masing membawa produk khas dari daerahnya untuk dipromosikan kepada masyarakat luas.

    “Kami membawa produk unggulan seperti abon ikan haruan dari Banjarmasin, keripik saluang dan tepung pisang saruan dari Palangkaraya, serta berbagai produk khas dari Balikpapan,” ujar Amri saat ditemui di stand UMKM, Selasa (9/7/2025).

    Produk-produk tersebut, lanjutnya, merupakan hasil karya mitra binaan Rumah BUMN dan sering kali dibawa dalam berbagai pameran, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

    “Bahkan, tidak jarang mereka turut serta dalam pameran internasional guna memperluas jangkauan pasar UMKM Kalimantan,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan Dekranas ini bukan semata untuk mengejar omset, melainkan memperkenalkan produk-produk UMKM Kalimantan kepada masyarakat Indonesia.

    “Ini juga jadi ajang untuk mengenalkan Rumah BUMN kepada masyarakat. Masih banyak yang belum tahu bahwa Rumah BUMN adalah program dari Kementerian BUMN yang salah satu tugasnya membina dan mempromosikan UMKM,” imbuhnya.

    Produk yang ditampilkan tidak hanya khas, tetapi juga terjangkau dan digemari banyak orang.

    “Rasanya enak dan harganya murah. Produk asli daerah seperti ini bikin nagih,” tambahnya.

    Menurut pantauan dilapangan, antusiasme pengunjung cukup tinggi. Dirinya berharap, dalam tiga hari pelaksanaan kegiatan, produk-produk UMKM bisa terjual laris dan semakin dikenal.

    “Target utama kami bukan hanya omset, tetapi agar nama dan kualitas produk UMKM Kalimantan bisa dikenal lebih luas,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    UMKM Kalimantan Unjuk Gigi pada HUT ke-45 Dekranas di Balikpapan

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Berbagai macam produk UMKM binaan Rumah BUMN di pasarkan di HUT ke-45 Dekranas di Kota Balikpapan. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-45 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Balikpapan menjadi ajang unjuk gigi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah di Kalimantan.

    Salah satu yang turut ambil bagian adalah Rumah BUMN Banjarmasin, Kalimantan Selatan (Kalsel), Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dan Balikpapan, Kalimantan Timur yang menampilkan produk unggulan dari mitra binaannya.

    CEO Rumah BUMN Banjarmasin, Muhammad Amri, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Rumah BUMN Banjarmasin, Balikpapan, dan Palangkaraya. Masing-masing membawa produk khas dari daerahnya untuk dipromosikan kepada masyarakat luas.

    “Kami membawa produk unggulan seperti abon ikan haruan dari Banjarmasin, keripik saluang dan tepung pisang saruan dari Palangkaraya, serta berbagai produk khas dari Balikpapan,” ujar Amri saat ditemui di stand UMKM, Selasa (9/7/2025).

    Produk-produk tersebut, lanjutnya, merupakan hasil karya mitra binaan Rumah BUMN dan sering kali dibawa dalam berbagai pameran, baik di tingkat lokal, regional, maupun nasional.

    “Bahkan, tidak jarang mereka turut serta dalam pameran internasional guna memperluas jangkauan pasar UMKM Kalimantan,” jelasnya.

    Ia menekankan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan Dekranas ini bukan semata untuk mengejar omset, melainkan memperkenalkan produk-produk UMKM Kalimantan kepada masyarakat Indonesia.

    “Ini juga jadi ajang untuk mengenalkan Rumah BUMN kepada masyarakat. Masih banyak yang belum tahu bahwa Rumah BUMN adalah program dari Kementerian BUMN yang salah satu tugasnya membina dan mempromosikan UMKM,” imbuhnya.

    Produk yang ditampilkan tidak hanya khas, tetapi juga terjangkau dan digemari banyak orang.

    “Rasanya enak dan harganya murah. Produk asli daerah seperti ini bikin nagih,” tambahnya.

    Menurut pantauan dilapangan, antusiasme pengunjung cukup tinggi. Dirinya berharap, dalam tiga hari pelaksanaan kegiatan, produk-produk UMKM bisa terjual laris dan semakin dikenal.

    “Target utama kami bukan hanya omset, tetapi agar nama dan kualitas produk UMKM Kalimantan bisa dikenal lebih luas,” tutupnya.

    (Sf/Rs)