Seputar Kaltim

    UMKM di Kukar Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    25 November 2023 pukul 16:18 WITA

    Pelaku UMKM. (Foto:Istimewa)

    Tenggarong - Sekretaris Disperindag Kukar, Sayid Fathullah mengatakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner diberikan fasilitasi pendampingan sertifikasi halal secara gratis.

    Fathullah mengaku sertifikat halal memberikan nilai tambah bagi produk UMKM karena memiliki daya tarik tersendiri di pasaran, terutama bagi konsumen muslim yang memperhatikan kehalalan produk yang dikonsumsi.

    Sertifikat halal juga meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa produk yang dijual telah melewati proses pengujian dan verifikasi yang ketat.

    "Pendampingan sertifikasi halal ini dilakukan sampai akhir 2023 ini. melibatkan 10 kelompok UMKM di suatu lokasi. Para pendamping akan memberikan sosialisasi, meninjau dapur produksi, dan melakukan verifikasi bahan-bahan yang digunakan." katanya. 

    Hingga kini, susaj ada sekitar 700 pelaku UMKM dari 20 kecamatan se-Kabupaten Kukar telah memperoleh sertifikat halal. 

    Untuk memperoleh sertifikat halal prosesnya memakan waktu sekitar 15-20 hari. Targetnya sertifikasi halal UMKM di Kukar akan mencapai lebih dari 1,000. 

    Program ini juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produknya, sehingga itu juga untuk mendukung pengembangan UMKM di Kukar. 

    "Dengan adanya pendampingan secara gratis ini sangat membantu pelaku UMKM yang nantinya bisa berdaya saing dan kualitasnya tidak diragukan lagi." pungkasnya.

    (Sf/By)

     

    Seputar Kaltim

    UMKM di Kukar Dapat Pendampingan Sertifikasi Halal

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    25 November 2023 pukul 16:18 WITA

    Pelaku UMKM. (Foto:Istimewa)

    Tenggarong - Sekretaris Disperindag Kukar, Sayid Fathullah mengatakan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di bidang kuliner diberikan fasilitasi pendampingan sertifikasi halal secara gratis.

    Fathullah mengaku sertifikat halal memberikan nilai tambah bagi produk UMKM karena memiliki daya tarik tersendiri di pasaran, terutama bagi konsumen muslim yang memperhatikan kehalalan produk yang dikonsumsi.

    Sertifikat halal juga meningkatkan kepercayaan konsumen bahwa produk yang dijual telah melewati proses pengujian dan verifikasi yang ketat.

    "Pendampingan sertifikasi halal ini dilakukan sampai akhir 2023 ini. melibatkan 10 kelompok UMKM di suatu lokasi. Para pendamping akan memberikan sosialisasi, meninjau dapur produksi, dan melakukan verifikasi bahan-bahan yang digunakan." katanya. 

    Hingga kini, susaj ada sekitar 700 pelaku UMKM dari 20 kecamatan se-Kabupaten Kukar telah memperoleh sertifikat halal. 

    Untuk memperoleh sertifikat halal prosesnya memakan waktu sekitar 15-20 hari. Targetnya sertifikasi halal UMKM di Kukar akan mencapai lebih dari 1,000. 

    Program ini juga diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk meningkatkan daya saing dan kualitas produknya, sehingga itu juga untuk mendukung pengembangan UMKM di Kukar. 

    "Dengan adanya pendampingan secara gratis ini sangat membantu pelaku UMKM yang nantinya bisa berdaya saing dan kualitasnya tidak diragukan lagi." pungkasnya.

    (Sf/By)