Uji Coba Fungsional Berakhir, Tol IKN Dievaluasi Usai Dilintasi 90 Ribu Kendaraan

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    05 Januari 2026 06:24 WIB

    Fungsional Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditutup, pekerjaan lanjutan dilakukan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pengoperasian fungsional terbatas Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi dihentikan sementara setelah berlangsung selama 16 hari sejak 20 Desember 2025. Penutupan dilakukan untuk keperluan evaluasi dan penyempurnaan, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas selama masa uji coba.

    Selama periode tersebut, sekitar 90 ribu kendaraan tercatat menggunakan ruas tol IKN. Data itu disampaikan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman IKN 2, Arvin Jiri yang menyebut rata-rata lalu lintas harian mencapai 4.000 hingga 5.000 kendaraan.

    Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Yudi Hardiana mengatakan, tingginya volume kendaraan mencerminkan minat masyarakat terhadap keberadaan Tol IKN. Selain sebagai jalur baru, tol ini dinilai memperpendek akses menuju kawasan inti IKN.

    “Antusiasme masyarakat sangat terlihat. Banyak yang ingin mencoba tol ini karena secara fungsional merupakan ruas terpanjang di Indonesia, sekitar 50,2 kilometer. Akses yang semakin dekat ke kawasan IKN juga menjadi daya tarik,” ucap Yudi saat penutupan Pintu Tol KM 8 Balikpapan Utara, Minggu (4/1/2026).

    Meski dioperasikan secara terbatas, Arvin memastikan arus lalu lintas selama uji coba berjalan relatif lancar. Tidak ada gangguan signifikan yang berdampak pada operasional tol.

    “Insiden yang terjadi hanya bersifat ringan, seperti kendaraan mogok, kehabisan bahan bakar, atau pecah ban,” jelasnya.

    Hasil evaluasi selama masa fungsional menjadi dasar bagi BBPJN untuk melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum tol kembali dibuka. Pekerjaan lanjutan mencakup penataan dan penambahan rambu lalu lintas, penyelesaian pengaspalan tahap akhir, serta pelebaran di beberapa titik ruas jalan.

    “Semua hasil evaluasi akan kami tindak lanjuti agar kondisi jalan benar-benar optimal,” tambah Arvin.

    Penyempurnaan Tol IKN ditargetkan rampung pada awal Maret 2026, seiring persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. Tol ini diharapkan dapat berfungsi lebih maksimal dan aman sebagai jalur strategis menuju kawasan IKN.

    “Fokus kami adalah kesiapan jalur Lebaran. Awal Maret ditargetkan tol sudah dalam kondisi lebih baik dan siap digunakan masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Rs)

    Tim Editorial

    Connect With Us

    Copyright @ 2023 seputarfakta.com.
    All right reserved

    Kategori

    Informasi

    Uji Coba Fungsional Berakhir, Tol IKN Dievaluasi Usai Dilintasi 90 Ribu Kendaraan

    Seputarfakta.com - Maya Sari -

    Seputar Kaltim

    05 Januari 2026 06:24 WIB

    Fungsional Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi ditutup, pekerjaan lanjutan dilakukan. (Foto: Humas/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pengoperasian fungsional terbatas Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) resmi dihentikan sementara setelah berlangsung selama 16 hari sejak 20 Desember 2025. Penutupan dilakukan untuk keperluan evaluasi dan penyempurnaan, menyusul tingginya volume kendaraan yang melintas selama masa uji coba.

    Selama periode tersebut, sekitar 90 ribu kendaraan tercatat menggunakan ruas tol IKN. Data itu disampaikan Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Prasarana Permukiman IKN 2, Arvin Jiri yang menyebut rata-rata lalu lintas harian mencapai 4.000 hingga 5.000 kendaraan.

    Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Yudi Hardiana mengatakan, tingginya volume kendaraan mencerminkan minat masyarakat terhadap keberadaan Tol IKN. Selain sebagai jalur baru, tol ini dinilai memperpendek akses menuju kawasan inti IKN.

    “Antusiasme masyarakat sangat terlihat. Banyak yang ingin mencoba tol ini karena secara fungsional merupakan ruas terpanjang di Indonesia, sekitar 50,2 kilometer. Akses yang semakin dekat ke kawasan IKN juga menjadi daya tarik,” ucap Yudi saat penutupan Pintu Tol KM 8 Balikpapan Utara, Minggu (4/1/2026).

    Meski dioperasikan secara terbatas, Arvin memastikan arus lalu lintas selama uji coba berjalan relatif lancar. Tidak ada gangguan signifikan yang berdampak pada operasional tol.

    “Insiden yang terjadi hanya bersifat ringan, seperti kendaraan mogok, kehabisan bahan bakar, atau pecah ban,” jelasnya.

    Hasil evaluasi selama masa fungsional menjadi dasar bagi BBPJN untuk melakukan sejumlah penyempurnaan sebelum tol kembali dibuka. Pekerjaan lanjutan mencakup penataan dan penambahan rambu lalu lintas, penyelesaian pengaspalan tahap akhir, serta pelebaran di beberapa titik ruas jalan.

    “Semua hasil evaluasi akan kami tindak lanjuti agar kondisi jalan benar-benar optimal,” tambah Arvin.

    Penyempurnaan Tol IKN ditargetkan rampung pada awal Maret 2026, seiring persiapan menghadapi arus mudik dan balik Lebaran. Tol ini diharapkan dapat berfungsi lebih maksimal dan aman sebagai jalur strategis menuju kawasan IKN.

    “Fokus kami adalah kesiapan jalur Lebaran. Awal Maret ditargetkan tol sudah dalam kondisi lebih baik dan siap digunakan masyarakat,” tutupnya.

    (Sf/Rs)