Seputar Kaltim

    UHC 100 Persen, Akses Layanan Kesehatan Gratis Warga Bontang Diperkuat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Januari 2026 pukul 15:49 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam doa bersama menyambut pergantian Tahun 2025 ke 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Akses layanan kesehatan gratis bagi warga Kota Bontang semakin diperkuat setelah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. 

    Capaian tersebut memastikan seluruh masyarakat memiliki jaminan layanan kesehatan tanpa hambatan biaya, seiring dengan rencana penguatan layanan Puskesmas 24 jam.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan sepanjang 2025 kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan di Bontang menunjukkan tren tinggi, terutama untuk layanan gawat darurat. Kondisi ini mendorong penguatan layanan primer agar masyarakat dapat memperoleh penanganan cepat dan merata.

    Ia menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

    “Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika dan tantangan. Namun Pemerintah Kota Bontang tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

    Dengan capaian UHC 100 persen, masyarakat tidak lagi terbebani persoalan administrasi maupun biaya saat mengakses layanan kesehatan dasar hingga rujukan. Selain itu, penguatan layanan Puskesmas 24 jam direncanakan untuk menjawab kebutuhan layanan darurat yang terus meningkat, khususnya di tingkat kecamatan.

    Di tengah berbagai tantangan, sektor kesehatan dinilai menjadi fondasi penting bagi ketahanan sosial masyarakat. Akses layanan yang merata dan berkelanjutan diharapkan mampu menekan risiko keterlambatan penanganan medis serta meningkatkan rasa aman warga dalam menghadapi situasi darurat.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    UHC 100 Persen, Akses Layanan Kesehatan Gratis Warga Bontang Diperkuat

    Penulis:Nuraini|Redaktur:Lodya A
    01 Januari 2026 pukul 15:49 WITA

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni dalam doa bersama menyambut pergantian Tahun 2025 ke 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota. (Foto: Diskominfo Bontang)

    Bontang - Akses layanan kesehatan gratis bagi warga Kota Bontang semakin diperkuat setelah mencapai cakupan Universal Health Coverage (UHC) 100 persen. 

    Capaian tersebut memastikan seluruh masyarakat memiliki jaminan layanan kesehatan tanpa hambatan biaya, seiring dengan rencana penguatan layanan Puskesmas 24 jam.

    Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni mengatakan sepanjang 2025 kunjungan masyarakat ke fasilitas kesehatan di Bontang menunjukkan tren tinggi, terutama untuk layanan gawat darurat. Kondisi ini mendorong penguatan layanan primer agar masyarakat dapat memperoleh penanganan cepat dan merata.

    Ia menyebut sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. 

    “Tahun 2025 merupakan tahun yang penuh dinamika dan tantangan. Namun Pemerintah Kota Bontang tetap berkomitmen menghadirkan pembangunan berkelanjutan demi meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya, Rabu (31/12/2025).

    Dengan capaian UHC 100 persen, masyarakat tidak lagi terbebani persoalan administrasi maupun biaya saat mengakses layanan kesehatan dasar hingga rujukan. Selain itu, penguatan layanan Puskesmas 24 jam direncanakan untuk menjawab kebutuhan layanan darurat yang terus meningkat, khususnya di tingkat kecamatan.

    Di tengah berbagai tantangan, sektor kesehatan dinilai menjadi fondasi penting bagi ketahanan sosial masyarakat. Akses layanan yang merata dan berkelanjutan diharapkan mampu menekan risiko keterlambatan penanganan medis serta meningkatkan rasa aman warga dalam menghadapi situasi darurat.

    (Sf/Lo)