Seputar Kaltim

    Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025, Jadi Ajang Pembinaan dan Seleksi Atlet Muda Bulutangkis

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2025 pukul 13:43 WITA

    Kota Balikpapan cetak atlet muda melalui cabang olahraga bulutangkis. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga, khususnya cabang bulutangkis yang selama ini menjadi kebanggaan Indonesia.

    Melalui penyelenggaraan turnamen dan pembangunan fasilitas olahraga, Balikpapan ingin mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun Internasional.

    Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025, yang digelar selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Oktober 2025. Sebanyak 335 atlet dari berbagai klub bulutangkis se-Balikpapan ambil bagian dalam kejuaraan ini.

    “Olahraga bulutangkis bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang membangun karakter dan semangat juang generasi muda,” ucap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, Jumat (10/10/2025).

    Dikatakan, bahwa bulutangkis mencerminkan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini penting ditanamkan agar anak-anak Balikpapan bisa tumbuh menjadi atlet yang membanggakan.

    “Pemkot juga terus membangun fasilitas olahraga yang memadai agar para atlet bisa berlatih secara optimal,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Harian PBSI Balikpapan, Sugianto menjelaskan, bahwa turnamen tahun ini dikhususkan untuk atlet lokal sebagai ajang seleksi dan pembinaan.

    “Kami fokuskan turnamen ini hanya untuk peserta dari Balikpapan. Dari sini, kami bisa melihat perkembangan dan peringkat para atlet,” tambahnya.

    Turnamen ini diikuti oleh berbagai kelompok usia, mulai dari kategori pradini (usia 7–8 tahun) hingga dewasa. Menurutnya, penting untuk membiasakan atlet muda menghadapi kompetisi sejak dini agar mental bertanding mereka terbentuk.

    Turnamen ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan dikirim ke Kejurprov Kaltim di Samarinda, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Oktober 2025.

    “PBSI Balikpapan akan membiayai keberangkatan atlet yang meraih peringkat 1 dan 2,” imbuhnya.

    Sugianto menyebutkan, bahwa Balikpapan telah memiliki atlet berprestasi di tingkat nasional, seperti Luna Rianti dari klub binaan H. Aji yang kini bergabung di Pelatnas. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

    “Banyak atlet kami sekarang berlatih di klub besar, bahkan sampai Jakarta. Harapan kami, ke depan Balikpapan bisa menjadi juara umum di ajang-ajang besar,” tutupnya.

    Melalui turnamen ini, Pemkot Balikpapan berharap dapat membangun budaya olahraga yang kuat serta mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025, Jadi Ajang Pembinaan dan Seleksi Atlet Muda Bulutangkis

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    10 Oktober 2025 pukul 13:43 WITA

    Kota Balikpapan cetak atlet muda melalui cabang olahraga bulutangkis. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terus menunjukkan komitmennya dalam memajukan dunia olahraga, khususnya cabang bulutangkis yang selama ini menjadi kebanggaan Indonesia.

    Melalui penyelenggaraan turnamen dan pembangunan fasilitas olahraga, Balikpapan ingin mencetak atlet-atlet berprestasi yang bisa bersaing di tingkat nasional maupun Internasional.

    Salah satu bentuk nyata komitmen tersebut adalah Turnamen Wali Kota Balikpapan 2025, yang digelar selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Oktober 2025. Sebanyak 335 atlet dari berbagai klub bulutangkis se-Balikpapan ambil bagian dalam kejuaraan ini.

    “Olahraga bulutangkis bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga tentang membangun karakter dan semangat juang generasi muda,” ucap Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan, Ratih Kusuma, Jumat (10/10/2025).

    Dikatakan, bahwa bulutangkis mencerminkan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai ini penting ditanamkan agar anak-anak Balikpapan bisa tumbuh menjadi atlet yang membanggakan.

    “Pemkot juga terus membangun fasilitas olahraga yang memadai agar para atlet bisa berlatih secara optimal,” jelasnya.

    Sementara itu, Ketua Harian PBSI Balikpapan, Sugianto menjelaskan, bahwa turnamen tahun ini dikhususkan untuk atlet lokal sebagai ajang seleksi dan pembinaan.

    “Kami fokuskan turnamen ini hanya untuk peserta dari Balikpapan. Dari sini, kami bisa melihat perkembangan dan peringkat para atlet,” tambahnya.

    Turnamen ini diikuti oleh berbagai kelompok usia, mulai dari kategori pradini (usia 7–8 tahun) hingga dewasa. Menurutnya, penting untuk membiasakan atlet muda menghadapi kompetisi sejak dini agar mental bertanding mereka terbentuk.

    Turnamen ini juga menjadi bagian dari proses seleksi atlet yang akan dikirim ke Kejurprov Kaltim di Samarinda, yang dijadwalkan berlangsung pada 21–25 Oktober 2025.

    “PBSI Balikpapan akan membiayai keberangkatan atlet yang meraih peringkat 1 dan 2,” imbuhnya.

    Sugianto menyebutkan, bahwa Balikpapan telah memiliki atlet berprestasi di tingkat nasional, seperti Luna Rianti dari klub binaan H. Aji yang kini bergabung di Pelatnas. Ia berharap prestasi ini bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lainnya.

    “Banyak atlet kami sekarang berlatih di klub besar, bahkan sampai Jakarta. Harapan kami, ke depan Balikpapan bisa menjadi juara umum di ajang-ajang besar,” tutupnya.

    Melalui turnamen ini, Pemkot Balikpapan berharap dapat membangun budaya olahraga yang kuat serta mencetak generasi muda yang sehat, tangguh, dan berprestasi.

    (Sf/Rs)