Seputar Kaltim

    Tumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini, Dispusip PPU Jemput Pembaca Lewat Perpustakaan Keliling

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2025 pukul 22:26 WITA

    Ilustrasi perpustakaan keliling yang sedang menjemput para pembaca.(Istimewa)

    Penajam - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengupayakan agar minat baca masyarakat terhadap buku fisik tidak hilang dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling.

    Dengan mengandalkan satu unit kendaraan roda dua dan empat, Dispusip PPU mampu membawa 750 eksemplar buku yang selalu diperbarui setiap perjalanannya dengan 85 titik tempuh dalam setahun.

    “Mobil perpustakaan keliling sudah beroperasi sejak 2016 lalu dengan membawa 500 eksemplar buku, sedangkan motor perpustakaan keliling itu merupakan bantuan dari perpustakaan nasional pada akhir 2024 lalu, tapi hanya dioperasikan khusus untuk Kecamatan Penajam saja,” ucap Kepala Dispusip PPU, Yusuf Basra, Senin (10/2/2025).

     

    Layanan ini menyasar berbagai kalangan masyarakat, mulai dari komunitas, pesantren, sekolah, organisasi dan lainnya. “70 persen pembaca perpustakaan keliling adalah para pelajar. Kabar ini tentu bagus karena menandakan bahwa minat baca para pemuda terhadap buku fisik cukup tinggi,” ungkap Yusuf Basra.

    Dengan kehadiran perpustakaan keliling ini diharapkan efektif dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh ilmu pengetahuan. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tumbuhkan Budaya Literasi Sejak Dini, Dispusip PPU Jemput Pembaca Lewat Perpustakaan Keliling

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    10 Februari 2025 pukul 22:26 WITA

    Ilustrasi perpustakaan keliling yang sedang menjemput para pembaca.(Istimewa)

    Penajam - Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terus mengupayakan agar minat baca masyarakat terhadap buku fisik tidak hilang dengan menghadirkan layanan perpustakaan keliling.

    Dengan mengandalkan satu unit kendaraan roda dua dan empat, Dispusip PPU mampu membawa 750 eksemplar buku yang selalu diperbarui setiap perjalanannya dengan 85 titik tempuh dalam setahun.

    “Mobil perpustakaan keliling sudah beroperasi sejak 2016 lalu dengan membawa 500 eksemplar buku, sedangkan motor perpustakaan keliling itu merupakan bantuan dari perpustakaan nasional pada akhir 2024 lalu, tapi hanya dioperasikan khusus untuk Kecamatan Penajam saja,” ucap Kepala Dispusip PPU, Yusuf Basra, Senin (10/2/2025).

     

    Layanan ini menyasar berbagai kalangan masyarakat, mulai dari komunitas, pesantren, sekolah, organisasi dan lainnya. “70 persen pembaca perpustakaan keliling adalah para pelajar. Kabar ini tentu bagus karena menandakan bahwa minat baca para pemuda terhadap buku fisik cukup tinggi,” ungkap Yusuf Basra.

    Dengan kehadiran perpustakaan keliling ini diharapkan efektif dalam menumbuhkan budaya literasi sejak dini, terutama bagi anak-anak yang memiliki keterbatasan dalam memperoleh ilmu pengetahuan. 

    (Sf/By)