Seputar Kaltim

    Tujuh Peserta PPPK di Balikpapan Tahap II Dibatalkan, Satu Karena Diduga Memalsukan Dokumen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo saat ditemui di depan Balai Kota. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sebanyak tujuh peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dinyatakan batal lulus. Enam di antaranya mengundurkan diri, sementara satu peserta diberhentikan karena diduga memalsukan dokumen administrasi.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, menuturkan menjelaskan bahwa satu peserta tersebut terbukti memalsukan rekomendasi atasan saat pendaftaran.

    “Secara administrasi dia memang lulus, tetapi setelah ditelusuri, dokumen yang digunakan ternyata mengandung unsur pemalsuan. Tanda tangan atasannya dipalsukan dengan cara dipindai (scan), dan atasan yang bersangkutan menyatakan keberatan,” ucap Purnomo saat ditemui awak media, Kamis (7/8/2025).

    Selain memalsukan tanda tangan, peserta tersebut juga diduga memanipulasi masa kerja agar memenuhi syarat minimal dua tahun kerja berturut-turut. Namun, berdasarkan data penggajian, masa kerjanya baru satu tahun lebih.

    “Data penggajian tidak bisa disangkal, karena itu tercatat resmi. Jika atasan menyatakan keberatan atas pemalsuan tersebut, maka keputusan pembatalan kami serahkan kepada pihak atasan langsung,” imbuhnya.

    Purnomo menegaskan bahwa tindakan pemalsuan dokumen tidak dapat ditoleransi dan akan dibatalkan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

    “Kalaupun tidak kami batalkan di daerah, di pusat juga bisa dibatalkan. Jadi hasilnya tetap sama,” tambahnya.

    Adapun total peserta yang lulus seleksi PPPK tahap II di Kota Balikpapan berjumlah 353 orang. Namun dikarenakan ada tujuh yang dibatalkan, sehingga totalnya hanya 346 orang.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tujuh Peserta PPPK di Balikpapan Tahap II Dibatalkan, Satu Karena Diduga Memalsukan Dokumen

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo saat ditemui di depan Balai Kota. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Sebanyak tujuh peserta seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II tahun 2024 di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan dinyatakan batal lulus. Enam di antaranya mengundurkan diri, sementara satu peserta diberhentikan karena diduga memalsukan dokumen administrasi.

    Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Balikpapan, Purnomo, menuturkan menjelaskan bahwa satu peserta tersebut terbukti memalsukan rekomendasi atasan saat pendaftaran.

    “Secara administrasi dia memang lulus, tetapi setelah ditelusuri, dokumen yang digunakan ternyata mengandung unsur pemalsuan. Tanda tangan atasannya dipalsukan dengan cara dipindai (scan), dan atasan yang bersangkutan menyatakan keberatan,” ucap Purnomo saat ditemui awak media, Kamis (7/8/2025).

    Selain memalsukan tanda tangan, peserta tersebut juga diduga memanipulasi masa kerja agar memenuhi syarat minimal dua tahun kerja berturut-turut. Namun, berdasarkan data penggajian, masa kerjanya baru satu tahun lebih.

    “Data penggajian tidak bisa disangkal, karena itu tercatat resmi. Jika atasan menyatakan keberatan atas pemalsuan tersebut, maka keputusan pembatalan kami serahkan kepada pihak atasan langsung,” imbuhnya.

    Purnomo menegaskan bahwa tindakan pemalsuan dokumen tidak dapat ditoleransi dan akan dibatalkan, baik di tingkat daerah maupun pusat.

    “Kalaupun tidak kami batalkan di daerah, di pusat juga bisa dibatalkan. Jadi hasilnya tetap sama,” tambahnya.

    Adapun total peserta yang lulus seleksi PPPK tahap II di Kota Balikpapan berjumlah 353 orang. Namun dikarenakan ada tujuh yang dibatalkan, sehingga totalnya hanya 346 orang.

    (Sf/Rs)