Seputar Kaltim

    Tujuh Pejabat Tinggi di Kukar Tempati Jabatan Baru, Ini Rinciannya!

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    17 Juli 2023 pukul 16:59 WITA

    Pelantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama Lingkungan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Bupati Edi Damansyah melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama di lingkungan Pemkab Kukar.

    Pelantikan tersebut digelar di Gedung Serba Guna Setkab Kukar, Senin (17/7/2023). 

    Adapun pejabat PPTP yang dilantik yakni Maman Setiawan yang menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Sutikno sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Alpian Noor sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

    Kemudian Setianto Nugroho Aji sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muhammad Taufik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Bambang Arwanto menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Fida Hurasani sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Wisnu Wardana JP sebagai Analis Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar.

    Edi Damansyah mengatakan para pejabat ini terus melakukan percepatan terhadap kegiatan yang sudah ditetapkan di 2023 ini dan dalam empat bulan ke depan, OPD menyiapkan langkah taktis dan konkrit dalam pengerjaan di 2023. 

    "Karena waktu terus berjalan dan menuntut kita. Regulasi mengatur dan kita juga sudah menetapkan," tegas Edi. 

    Ia menyebut persiapan rencana kerja 2024 memerlukan penyegaran agar kinerja beberapa organisasi yang memang rendah bisa diperbaiki.

    "Terus evaluasi kinerjanya supaya percepatan saja, baik yang sudah ditetapkan di APBD 2023 karena ini sudah bulan tujuh," Ucapnya. 

    Evaluasi koordinasi monitoring terus dilakukan demi memantau dan mengetahui mana kepala daerah yang bekerja dengan sunguh-sungguh dan mana yang memang bekerja biasa-biasa saja. 

    "Saya berharap Kepala UPT PPTP betul-betul mengurusi kerjanya, urusi kantornya dan tanggung jawabnya," tegas Edi. 

    Pemerintah Kabupateb, kata dia, terus berupaya untuk menjaga manajemen aparatur negara di Kukar untuk berkomitmen bersama. "Jangan bermain kepada kepentingan khusus, kaidah-kaidah normalnya juga tetap kita lalui," Tegasnya. 

    "Agenda politik sudah berjalan, jaga netralitas di lingkungan masing-masing dan jangan ada nanti yang bermain di arena politik praktis ini," Tambahnya. 

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tujuh Pejabat Tinggi di Kukar Tempati Jabatan Baru, Ini Rinciannya!

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    17 Juli 2023 pukul 16:59 WITA

    Pelantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama Lingkungan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah. (Foto:M.Anshori/Seputarfakta.com).

    Tenggarong - Bupati Edi Damansyah melantik tujuh Pejabat Pimpinan Tinggi Pertama di lingkungan Pemkab Kukar.

    Pelantikan tersebut digelar di Gedung Serba Guna Setkab Kukar, Senin (17/7/2023). 

    Adapun pejabat PPTP yang dilantik yakni Maman Setiawan yang menjabat Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Sutikno sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Alpian Noor sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP).

    Kemudian Setianto Nugroho Aji sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Muhammad Taufik sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Bambang Arwanto menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Fida Hurasani sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) serta Wisnu Wardana JP sebagai Analis Pembangunan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar.

    Edi Damansyah mengatakan para pejabat ini terus melakukan percepatan terhadap kegiatan yang sudah ditetapkan di 2023 ini dan dalam empat bulan ke depan, OPD menyiapkan langkah taktis dan konkrit dalam pengerjaan di 2023. 

    "Karena waktu terus berjalan dan menuntut kita. Regulasi mengatur dan kita juga sudah menetapkan," tegas Edi. 

    Ia menyebut persiapan rencana kerja 2024 memerlukan penyegaran agar kinerja beberapa organisasi yang memang rendah bisa diperbaiki.

    "Terus evaluasi kinerjanya supaya percepatan saja, baik yang sudah ditetapkan di APBD 2023 karena ini sudah bulan tujuh," Ucapnya. 

    Evaluasi koordinasi monitoring terus dilakukan demi memantau dan mengetahui mana kepala daerah yang bekerja dengan sunguh-sungguh dan mana yang memang bekerja biasa-biasa saja. 

    "Saya berharap Kepala UPT PPTP betul-betul mengurusi kerjanya, urusi kantornya dan tanggung jawabnya," tegas Edi. 

    Pemerintah Kabupateb, kata dia, terus berupaya untuk menjaga manajemen aparatur negara di Kukar untuk berkomitmen bersama. "Jangan bermain kepada kepentingan khusus, kaidah-kaidah normalnya juga tetap kita lalui," Tegasnya. 

    "Agenda politik sudah berjalan, jaga netralitas di lingkungan masing-masing dan jangan ada nanti yang bermain di arena politik praktis ini," Tambahnya. 

    (Sf/By)