Seputar Kaltim

    Tujuh Kontrakan di Batu Kajang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    06 September 2024 pukul 13:22 WITA

    Kebakaran mengakibatkan tujuh rumah di Desa Batu Kajang rata dengan tanah (dok. Disdamkar Paser)

    Tanah Grogot - Tujuh rumah kontrakan di Jalan An Nur RT 09, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser terbakar pada Kamis (5/9/2024) malam tadi.

    Tujuh tersebut terbuat dari kayu itu pun ludes dilahap "Si Jago Merah" hingga rata dengan tanah.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Paser, Muhammad Lukman Darma mengatakan api yang cukup besar itu baru bisa dipadamkan setelah dua jam lamanya berkobar.

    “Kami tiba dilokasi pukul 20.25 WITA, proses pemadaman kurang lebih 90 menit,” kata Lukman, Jum’at (6/9/2024).

    Ia menduga penyebab kebakaran dikarenakan arus pendek listrik dengan sumber api yang muncul akibat korsleting listrik di dalam rumah.


    Dari data yang dihimpun, rumah tersebut dihuni oleh enam Kepala Keluarga (KK) dengan total 24 jiwa.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sedangkan kerugian materil ditaksir mencapai Rp440 juta.

    “Tak ada korban jiwa, kalau kerugian materil capai Rp440 juta,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tujuh Kontrakan di Batu Kajang Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    06 September 2024 pukul 13:22 WITA

    Kebakaran mengakibatkan tujuh rumah di Desa Batu Kajang rata dengan tanah (dok. Disdamkar Paser)

    Tanah Grogot - Tujuh rumah kontrakan di Jalan An Nur RT 09, Desa Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser terbakar pada Kamis (5/9/2024) malam tadi.

    Tujuh tersebut terbuat dari kayu itu pun ludes dilahap "Si Jago Merah" hingga rata dengan tanah.

    Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Paser, Muhammad Lukman Darma mengatakan api yang cukup besar itu baru bisa dipadamkan setelah dua jam lamanya berkobar.

    “Kami tiba dilokasi pukul 20.25 WITA, proses pemadaman kurang lebih 90 menit,” kata Lukman, Jum’at (6/9/2024).

    Ia menduga penyebab kebakaran dikarenakan arus pendek listrik dengan sumber api yang muncul akibat korsleting listrik di dalam rumah.


    Dari data yang dihimpun, rumah tersebut dihuni oleh enam Kepala Keluarga (KK) dengan total 24 jiwa.

    Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sedangkan kerugian materil ditaksir mencapai Rp440 juta.

    “Tak ada korban jiwa, kalau kerugian materil capai Rp440 juta,” tandasnya.

    (Sf/By)