Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Botol minuman keras di trotoar Jalan Ahmad Yani Bontang yang dikeluhkan masyarakat. (Foto: Instagram/Bontangterkini)
Bontang - Salah satu pengusaha di Jalan Ahmad Yani mengeluhkan sikap oknum yang kerap meninggalkan botol minuman keras (miras) di trotoar lokasi usaha miliknya.
Dalam postingan di media sosial @bontangterkini, pemilik usaha meminta agar kejadian itu dipublikasikan karena sudah berulang kali terjadi.
“Boleh diposting ini, karena udah terlalu sering dan ini fasilitas umum di depan usaha orang juga,” ujar pemilik usaha dalam pesan yang diunggah dalam postingan tersebut.
Pelaku usaha tersebut juga menjelaskan bahwa banyak pelaku yang sering mabuk-mabukan di atas trotoar pada malam hari. Tak jarang sampah botol dan lainnya juga ditemukan pemilik usaha di tempat usaha miliknya.
“Sebelum tutup pasti kami bersihkan, tapi pas paginya banyak sampah botol mirah dan lainnya lagi,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry telah meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang agar giat melakukan patroli, khususnya tengah malam di sepanjang Jalan Ahmad Yani.
Ia kerap mendapat laporan aktivitas mabuk-mabukan yang dilakukan sekumpulan pemuda di depan pencucian mobil robotik.
Selain mengganggu pemilik usaha karena sampah yang mereka tinggalkan, aktivitas para pemuda tersebut juga diduga sempat menjadi penyebab bollard trotoar di depan pencucian mobil robotik sempat mengalami kerusakan.
“Pemilik usaha sudah pernah melaporkan, makanya perlu dilakukan patroli secara rutin,” ujar Alfin.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Botol minuman keras di trotoar Jalan Ahmad Yani Bontang yang dikeluhkan masyarakat. (Foto: Instagram/Bontangterkini)
Bontang - Salah satu pengusaha di Jalan Ahmad Yani mengeluhkan sikap oknum yang kerap meninggalkan botol minuman keras (miras) di trotoar lokasi usaha miliknya.
Dalam postingan di media sosial @bontangterkini, pemilik usaha meminta agar kejadian itu dipublikasikan karena sudah berulang kali terjadi.
“Boleh diposting ini, karena udah terlalu sering dan ini fasilitas umum di depan usaha orang juga,” ujar pemilik usaha dalam pesan yang diunggah dalam postingan tersebut.
Pelaku usaha tersebut juga menjelaskan bahwa banyak pelaku yang sering mabuk-mabukan di atas trotoar pada malam hari. Tak jarang sampah botol dan lainnya juga ditemukan pemilik usaha di tempat usaha miliknya.
“Sebelum tutup pasti kami bersihkan, tapi pas paginya banyak sampah botol mirah dan lainnya lagi,” lanjutnya.
Diberitakan sebelumnya, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Alfin Rausan Fikry telah meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang agar giat melakukan patroli, khususnya tengah malam di sepanjang Jalan Ahmad Yani.
Ia kerap mendapat laporan aktivitas mabuk-mabukan yang dilakukan sekumpulan pemuda di depan pencucian mobil robotik.
Selain mengganggu pemilik usaha karena sampah yang mereka tinggalkan, aktivitas para pemuda tersebut juga diduga sempat menjadi penyebab bollard trotoar di depan pencucian mobil robotik sempat mengalami kerusakan.
“Pemilik usaha sudah pernah melaporkan, makanya perlu dilakukan patroli secara rutin,” ujar Alfin.
(Sf/Lo)