Cari disini...
Seputar Kaltim
Polisi yang sedang melakukan olah TKP di Jalan Juanda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan sebuah truk tangki industri kembali terjadi di Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda Ulu.
Insiden nahas yang terjadi tepat di depan Kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda pada Selasa (17/2/2026) ini merenggut satu korban jiwa.
Peristiwa yang terjadi pada siang hari melibatkan dua orang perempuan yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Akibat bersenggolan dengan truk pengangkut BBM, satu korban dinyatakan tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis.
Suasana di lokasi kejadian berubah mencekam sesaat setelah benturan terjadi. Nur, seorang penjual nanas yang berada tepat di samping lokasi kejadian, mengaku sangat syok melihat insiden tersebut di depan matanya.
"Langsung jatuh, yang satu berdarah banyak," ungkap Nur dengan nada gemetar.
Menurut kesaksian Nur, motor yang dikendarai kedua korban sebenarnya melaju dengan kecepatan normal dan tidak kencang. Namun, nasib berkata lain saat motor tersebut bersenggolan dengan badan truk.
"Biasa saja (jalannya) tidak laju, cuma mungkin ajal saja sudah. Lihat-lihat sudah terkapar begitu saja, tidak ada gerak lagi," tambahnya.
Kerasnya benturan terlihat dari kondisi helm korban yang pecah hingga hanya menyisakan bagian gabus pelindungnya saja. Warga dan pengendara yang melintas pun segera berkerumun untuk memberikan pertolongan pertama dan memanggil ambulans.
Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda segera mengamankan lokasi untuk melakukan olah TKP. Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Riski, membenarkan insiden fatal tersebut.
"Benar telah terjadi kecelakaan di depan Untag melibatkan truk tangki industri dan kendaraan roda dua," ujar Ipda Riyan di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS).
"Korban berjumlah dua orang. Untuk kondisi saat ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan intensif," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta identitas lengkap kedua korban. Warga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat berkendara di dekat kendaraan berdimensi besar (Blind Spot).
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Polisi yang sedang melakukan olah TKP di Jalan Juanda. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)
Samarinda - Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan sebuah truk tangki industri kembali terjadi di Jalan Ir. H. Juanda, Samarinda Ulu.
Insiden nahas yang terjadi tepat di depan Kampus Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Samarinda pada Selasa (17/2/2026) ini merenggut satu korban jiwa.
Peristiwa yang terjadi pada siang hari melibatkan dua orang perempuan yang mengendarai sepeda motor Honda Scoopy. Akibat bersenggolan dengan truk pengangkut BBM, satu korban dinyatakan tewas di lokasi kejadian, sementara satu lainnya dalam kondisi kritis.
Suasana di lokasi kejadian berubah mencekam sesaat setelah benturan terjadi. Nur, seorang penjual nanas yang berada tepat di samping lokasi kejadian, mengaku sangat syok melihat insiden tersebut di depan matanya.
"Langsung jatuh, yang satu berdarah banyak," ungkap Nur dengan nada gemetar.
Menurut kesaksian Nur, motor yang dikendarai kedua korban sebenarnya melaju dengan kecepatan normal dan tidak kencang. Namun, nasib berkata lain saat motor tersebut bersenggolan dengan badan truk.
"Biasa saja (jalannya) tidak laju, cuma mungkin ajal saja sudah. Lihat-lihat sudah terkapar begitu saja, tidak ada gerak lagi," tambahnya.
Kerasnya benturan terlihat dari kondisi helm korban yang pecah hingga hanya menyisakan bagian gabus pelindungnya saja. Warga dan pengendara yang melintas pun segera berkerumun untuk memberikan pertolongan pertama dan memanggil ambulans.
Pihak kepolisian dari Polresta Samarinda segera mengamankan lokasi untuk melakukan olah TKP. Pamapta III Polresta Samarinda, Ipda Riyan Riski, membenarkan insiden fatal tersebut.
"Benar telah terjadi kecelakaan di depan Untag melibatkan truk tangki industri dan kendaraan roda dua," ujar Ipda Riyan di lokasi.
Ia menjelaskan bahwa kedua korban langsung dievakuasi ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie (AWS).
"Korban berjumlah dua orang. Untuk kondisi saat ini, satu orang dinyatakan meninggal dunia di tempat, sementara satu korban lainnya masih dalam perawatan intensif," tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan serta identitas lengkap kedua korban. Warga diimbau untuk selalu waspada, terutama saat berkendara di dekat kendaraan berdimensi besar (Blind Spot).
(Sf/Rs)