Cari disini...
Seputar Kaltim
Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Keluhan terkait belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda kembali mencuat.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan anggaran TPP tersebut telah diakomodasi dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan tinggal menunggu proses penyaluran.
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (14/9/2026).
"Sudah kami masukkan di anggaran perubahan, mudah-mudahan segera disalurkan," ujar Sekda Kaltim singkat.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim sejak awal telah berkomitmen menyelesaikan persoalan TPP nakes tersebut. Menurutnya, pos anggaran TPP sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan, sehingga tidak ada alasan untuk kembali tertunda.
"Sudah dari awal kita masukkan di RKPD Perubahan. Harus berapa kali lagi kita bilang, ya sudah masuk," tegasnya dengan nada meyakinkan.
Sekda menambahkan, pemprov memahami keresahan para nakes yang telah menanti haknya. Ia berharap setelah pengesahan APBD Perubahan, proses administrasi pencairan dapat berjalan cepat agar TPP segera diterima para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan di rumah sakit rujukan utama Kaltim tersebut.
Diketahui, keterlambatan pencairan TPP nakes RS AWS telah berulang kali dikeluhkan. Para nakes berharap pemerintah daerah memberikan kepastian jadwal pencairan yang jelas, bukan sekadar janji.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sekretaris Daerah Kalimantan Timur, Sri Wahyuni. (Foto: Arman/Seputarfakta.com)
Samarinda - Keluhan terkait belum cairnya Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda kembali mencuat.
Menanggapi hal itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) memastikan anggaran TPP tersebut telah diakomodasi dalam APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 dan tinggal menunggu proses penyaluran.
Kepastian itu disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim saat ditemui usai rapat koordinasi di Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada Samarinda, Senin (14/9/2026).
"Sudah kami masukkan di anggaran perubahan, mudah-mudahan segera disalurkan," ujar Sekda Kaltim singkat.
Ia menegaskan, Pemprov Kaltim sejak awal telah berkomitmen menyelesaikan persoalan TPP nakes tersebut. Menurutnya, pos anggaran TPP sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan, sehingga tidak ada alasan untuk kembali tertunda.
"Sudah dari awal kita masukkan di RKPD Perubahan. Harus berapa kali lagi kita bilang, ya sudah masuk," tegasnya dengan nada meyakinkan.
Sekda menambahkan, pemprov memahami keresahan para nakes yang telah menanti haknya. Ia berharap setelah pengesahan APBD Perubahan, proses administrasi pencairan dapat berjalan cepat agar TPP segera diterima para tenaga kesehatan yang selama ini menjadi garda terdepan pelayanan di rumah sakit rujukan utama Kaltim tersebut.
Diketahui, keterlambatan pencairan TPP nakes RS AWS telah berulang kali dikeluhkan. Para nakes berharap pemerintah daerah memberikan kepastian jadwal pencairan yang jelas, bukan sekadar janji.
(Sf/Lo)