Seputar Kaltim

    TPID Balikpapan Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha, Warga Antusias

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jaga kestabilan harga jelang Iduladha 1446 hijriah, Pasar Murah bantu warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar kegiatan Pasar Murah. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Inpres Kebun Sayur, Balikpapan Barat mulai 2 hingga 5 Juni 2025.

    Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa pasar murah ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang hari besar keagamaan.

    "Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, hingga daging tersedia dan cukup untuk masyarakat," ujar Haemusri saat diwawancarai media, Senin (2/6/2025).

    Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai distributor untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

    Tidak hanya itu, untuk memastikan ketersediaan energi rumah tangga, Pertamina juga turut berpartisipasi dengan menyediakan gas elpiji bersubsidi.

    "Setiap hari selama pasar murah berlangsung, Pertamina menyiapkan 360 tabung elpiji dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp19.000 per tabung. Kami pastikan pasokan gas di Balikpapan aman," tambahnya.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, H Amin, mengaku senang dengan adanya pasar murah ini.

    "Harga-harga di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar biasa. Khususnya gas elpiji, biasanya saya beli sampai Rp30 ribu per tabung. Harapan saya, pasar murah seperti ini bisa sering digelar," akunya.

    Pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari raya keagamaan yang biasanya diiringi kenaikan harga bahan pangan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    TPID Balikpapan Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha, Warga Antusias

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jaga kestabilan harga jelang Iduladha 1446 hijriah, Pasar Murah bantu warga untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan – Menyambut Hari Raya Iduladha 1446 Hijriah, Pemerintah Kota Balikpapan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar kegiatan Pasar Murah. Kegiatan ini berlangsung di Pasar Inpres Kebun Sayur, Balikpapan Barat mulai 2 hingga 5 Juni 2025.

    Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk memberikan kemudahan akses kepada masyarakat terhadap kebutuhan bahan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

    Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Balikpapan, Haemusri Umar mengatakan, bahwa pasar murah ini merupakan upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok penting (bapokting) menjelang hari besar keagamaan.

    "Melalui pasar murah ini, kami ingin memastikan bahwa stok bahan pokok seperti beras, telur, minyak goreng, gula, hingga daging tersedia dan cukup untuk masyarakat," ujar Haemusri saat diwawancarai media, Senin (2/6/2025).

    Ia juga menambahkan, bahwa pihaknya bekerja sama dengan berbagai distributor untuk menyediakan bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.

    Tidak hanya itu, untuk memastikan ketersediaan energi rumah tangga, Pertamina juga turut berpartisipasi dengan menyediakan gas elpiji bersubsidi.

    "Setiap hari selama pasar murah berlangsung, Pertamina menyiapkan 360 tabung elpiji dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) sebesar Rp19.000 per tabung. Kami pastikan pasokan gas di Balikpapan aman," tambahnya.

    Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satu warga, H Amin, mengaku senang dengan adanya pasar murah ini.

    "Harga-harga di sini jauh lebih murah dibandingkan di pasar biasa. Khususnya gas elpiji, biasanya saya beli sampai Rp30 ribu per tabung. Harapan saya, pasar murah seperti ini bisa sering digelar," akunya.

    Pasar murah ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari raya keagamaan yang biasanya diiringi kenaikan harga bahan pangan.

    (Sf/Rs)