Seputar Kaltim

    TPA Sambutan Bakal Dipasangi Listrik Supaya Terang, Ditargetkan Akhir Januari Selesai

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Desember 2024 pukul 10:26 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau TPA Sambutan pada Sabtu (7/12/2024) lalu. (Foto: Dok. Humas Pemkot Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa persoalan listrik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tersebut menjadi perhatian utama karena memengaruhi keamanan dan kelancaran operasional. Sebab, hingga kini masih belum terdapat lampu penerangan di jalan tersebut. Apalagi jaraknya cukup jauh dari jalan utama dan pemukiman warga sehingga sangat dinilai rawan terjadi kejahatan. 

    Pria dengan sapaan AH itu menyebut, salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya instalasi listrik yang mencapai area dalam TPA ini. Hal ini sempat memunculkan kekhawatiran, terutama terkait insiden pemalakan yang dialami beberapa sopir truk pengangkut sampah pada tahun lalu. Kejadian tersebut menimbulkan keresahan, khususnya bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

    “Problem kita di TPA Sambutan ini adalah listrik. Itu sebabnya saat kunjungan lapangan kemarin, pimpinan PLN Samarinda kami ajak serta untuk melihat kondisi di lapangan,” kata AH belum lama ini.

    Awalnya, Pemkot memperkirakan anggaran pemasangan instalasi listrik dari pinggir jalan hingga ke dalam TPA mencapai Rp5 miliar. Namun, setelah kunjungan langsung ke lokasi, AH memastikan bahwa pengerjaan instalasi tersebut tidak serumit yang diperkirakan.

    “Ternyata tidak sekompleks itu. Dengan peta lapangan yang sudah kami tinjau, langkah eksekusinya bisa dilakukan lebih efisien,” jelasnya.

    AH menyebutkan, pemasangan listrik diperkirakan membutuhkan daya sekitar 3 megawatt. Proses pengerjaan di lapangan akan segera dimulai, dengan target penyelesaian pada akhir Januari 2025. Untuk mempercepat realisasi, ia telah membagi tugas kepada PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub).

    Orang nomor satu di Samarinda itu berharap, kehadiran listrik di TPA Sambutan tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mendukung operasional yang lebih optimal di fasilitas pemrosesan akhir sampah itu.

    “Saya sudah tugaskan Asisten II untuk mengoordinasikan rapat teknis bersama PLN dan Dishub. Setelah itu, laporan rancangan eksekusinya harus segera saya terima,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    TPA Sambutan Bakal Dipasangi Listrik Supaya Terang, Ditargetkan Akhir Januari Selesai

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    15 Desember 2024 pukul 10:26 WITA

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat meninjau TPA Sambutan pada Sabtu (7/12/2024) lalu. (Foto: Dok. Humas Pemkot Samarinda/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa persoalan listrik di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) tersebut menjadi perhatian utama karena memengaruhi keamanan dan kelancaran operasional. Sebab, hingga kini masih belum terdapat lampu penerangan di jalan tersebut. Apalagi jaraknya cukup jauh dari jalan utama dan pemukiman warga sehingga sangat dinilai rawan terjadi kejahatan. 

    Pria dengan sapaan AH itu menyebut, salah satu kendala yang dihadapi adalah belum adanya instalasi listrik yang mencapai area dalam TPA ini. Hal ini sempat memunculkan kekhawatiran, terutama terkait insiden pemalakan yang dialami beberapa sopir truk pengangkut sampah pada tahun lalu. Kejadian tersebut menimbulkan keresahan, khususnya bagi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda.

    “Problem kita di TPA Sambutan ini adalah listrik. Itu sebabnya saat kunjungan lapangan kemarin, pimpinan PLN Samarinda kami ajak serta untuk melihat kondisi di lapangan,” kata AH belum lama ini.

    Awalnya, Pemkot memperkirakan anggaran pemasangan instalasi listrik dari pinggir jalan hingga ke dalam TPA mencapai Rp5 miliar. Namun, setelah kunjungan langsung ke lokasi, AH memastikan bahwa pengerjaan instalasi tersebut tidak serumit yang diperkirakan.

    “Ternyata tidak sekompleks itu. Dengan peta lapangan yang sudah kami tinjau, langkah eksekusinya bisa dilakukan lebih efisien,” jelasnya.

    AH menyebutkan, pemasangan listrik diperkirakan membutuhkan daya sekitar 3 megawatt. Proses pengerjaan di lapangan akan segera dimulai, dengan target penyelesaian pada akhir Januari 2025. Untuk mempercepat realisasi, ia telah membagi tugas kepada PLN dan Dinas Perhubungan (Dishub).

    Orang nomor satu di Samarinda itu berharap, kehadiran listrik di TPA Sambutan tidak hanya meningkatkan keamanan, tetapi juga mendukung operasional yang lebih optimal di fasilitas pemrosesan akhir sampah itu.

    “Saya sudah tugaskan Asisten II untuk mengoordinasikan rapat teknis bersama PLN dan Dishub. Setelah itu, laporan rancangan eksekusinya harus segera saya terima,” pungkasnya. 

    (Sf/Rs)