Cari disini...
Seputar Kaltim
Sujud syukur dihanturkan salah satu jemaah haji yang tiba di Kota Balikpapan . (Foto: SAMS/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Sebanyak 360 jemaah haji dan petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Balikpapan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (7/6/2026) malam.
Kedatangan kloter perdana ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji asal Kaltim dan Sulawesi Utara dari Tanah Suci.
Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 4401 yang mengangkut rombongan jemaah mendarat Pukul 23.10 Wita, setelah menempuh perjalanan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
Menyambut kedatangan para tamu Allah tersebut, Bandara SAMS Sepinggan menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan khusus guna memastikan proses debarkasi berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
“Sejumlah petugas tambahan disiagakan untuk membantu jemaah, terutama kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang kebutuhan khusus,” ucap General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar saat menyambut kedatangan jemaah haji.
Iwan mengatakan, pihaknya telah mengoptimalkan seluruh layanan sejak proses kedatangan pesawat hingga keberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Batakan.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji Kloter 1. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik saat keberangkatan maupun pemulangan, sehingga para jemaah dapat menjalani perjalanan dengan nyaman dan aman,” jelasnya.
Untuk mempercepat layanan, bandara kembali mengaktifkan jalur cepat (fast track), serta menyediakan fasilitas pendukung seperti kursi roda, lift khusus, dan pendampingan petugas di sejumlah titik layanan.
Langkah ini dilakukan mengingat sebagian besar jemaah yang pulang merupakan kelompok usia lanjut yang membutuhkan perhatian lebih.
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
“Sinergi antarinstansi tersebut bertujuan memastikan pemeriksaan dokumen, bagasi, dan kesehatan jemaah berjalan cepat tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan,” terangnya.
Kedatangan Kloter 1 menjadi awal dari rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Balikpapan tahun 2026. Bandara SAMS Sepinggan dijadwalkan melayani total 17 kelompok terbang hingga Juli mendatang.
Usai menyelesaikan seluruh proses administrasi dan pemeriksaan di bandara, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Batakan Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Dengan dimulainya fase debarkasi ini, Bandara SAMS Sepinggan kembali memegang peran penting sebagai gerbang kepulangan ribuan jemaah haji di kawasan Kalimantan.
“Sekaligus memastikan mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Sujud syukur dihanturkan salah satu jemaah haji yang tiba di Kota Balikpapan . (Foto: SAMS/Seputarfakta.com)
Balikpapan – Sebanyak 360 jemaah haji dan petugas yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 1 Debarkasi Balikpapan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Minggu (7/6/2026) malam.
Kedatangan kloter perdana ini menandai dimulainya fase pemulangan jemaah haji asal Kaltim dan Sulawesi Utara dari Tanah Suci.
Pesawat Garuda Indonesia nomor penerbangan GIA 4401 yang mengangkut rombongan jemaah mendarat Pukul 23.10 Wita, setelah menempuh perjalanan dari Bandara Internasional King Abdulaziz, Jeddah, Arab Saudi.
Menyambut kedatangan para tamu Allah tersebut, Bandara SAMS Sepinggan menyiapkan berbagai fasilitas dan layanan khusus guna memastikan proses debarkasi berlangsung lancar, aman, dan nyaman.
“Sejumlah petugas tambahan disiagakan untuk membantu jemaah, terutama kelompok lanjut usia (lansia) dan penyandang kebutuhan khusus,” ucap General Manager Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, R. Iwan Winaya Mahdar saat menyambut kedatangan jemaah haji.
Iwan mengatakan, pihaknya telah mengoptimalkan seluruh layanan sejak proses kedatangan pesawat hingga keberangkatan jemaah menuju Asrama Haji Batakan.
“Kami mengucapkan selamat datang kembali di tanah air kepada seluruh jemaah haji Kloter 1. Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik, baik saat keberangkatan maupun pemulangan, sehingga para jemaah dapat menjalani perjalanan dengan nyaman dan aman,” jelasnya.
Untuk mempercepat layanan, bandara kembali mengaktifkan jalur cepat (fast track), serta menyediakan fasilitas pendukung seperti kursi roda, lift khusus, dan pendampingan petugas di sejumlah titik layanan.
Langkah ini dilakukan mengingat sebagian besar jemaah yang pulang merupakan kelompok usia lanjut yang membutuhkan perhatian lebih.
Selain itu, koordinasi intensif juga dilakukan bersama Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Kementerian Agama, Imigrasi, Bea Cukai, serta Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP).
“Sinergi antarinstansi tersebut bertujuan memastikan pemeriksaan dokumen, bagasi, dan kesehatan jemaah berjalan cepat tanpa mengurangi aspek keamanan dan keselamatan,” terangnya.
Kedatangan Kloter 1 menjadi awal dari rangkaian pemulangan jemaah haji Debarkasi Balikpapan tahun 2026. Bandara SAMS Sepinggan dijadwalkan melayani total 17 kelompok terbang hingga Juli mendatang.
Usai menyelesaikan seluruh proses administrasi dan pemeriksaan di bandara, para jemaah langsung diberangkatkan menuju Asrama Haji Batakan Balikpapan sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Dengan dimulainya fase debarkasi ini, Bandara SAMS Sepinggan kembali memegang peran penting sebagai gerbang kepulangan ribuan jemaah haji di kawasan Kalimantan.
“Sekaligus memastikan mereka dapat kembali berkumpul bersama keluarga dengan aman dan nyaman setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci,” pungkasnya.
(Sf/Rs)