Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim
Puluhan peserta saat mengikuti tes kemampuan analisa untuk menjadi kelompok pakar tim ahli DPRD Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 35 peserta saling adu kemampuan menganalisa dalam seleksi calon kelompok pakar tim ahli Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di gedung badan musyawarah, Senin (12/1/2026).
Para peserta diuji melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes tertulis hingga tes kemampuan menganalisa.
Sekretaris DPRD Kukar, Ridha Darmawan mengatakan seleksi ini dilakukan untuk mengisi 22 kelompok pakar tim ahli yang akan membantu kinerja DPRD sesuai dengan bidang dan alat kelengkapan dewan (AKD) masing-masing.
“Ada 22 formasi yang dibutuhkan, jadi ada dua untuk komisi masing-masing, dua untuk AKD, satu atau dua untuk pimpinan dan lainnya,” ujar Ridha.
Dalam seleksi ini, para peserta dilarang untuk menggunakan akses jaringan internet dan handphone guna mencegah terjadinya kecurangan, serta memastikan proses pelaksanaan berjalan objektif dan transparan.
Ridha menambahkan setelah tes kemampuan analisa selesai, para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes wawancara yang akan berlangsung pada 14-15 Januari 2026 mendatang.
“Hasilnya nanti akan diumumkan setelah para peserta selesai mengikuti seleksi wawancara,” jelasnya.
Dengan melalui proses seleksi yang ketat ini diharapkan DPRD Kukar dapat memperoleh kelompok pakar tim ahli yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi dalam mendukung tugas serta fungsi DPRD.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Agus Saputra -
Seputar Kaltim

Puluhan peserta saat mengikuti tes kemampuan analisa untuk menjadi kelompok pakar tim ahli DPRD Kukar (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 35 peserta saling adu kemampuan menganalisa dalam seleksi calon kelompok pakar tim ahli Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di gedung badan musyawarah, Senin (12/1/2026).
Para peserta diuji melalui berbagai tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes tertulis hingga tes kemampuan menganalisa.
Sekretaris DPRD Kukar, Ridha Darmawan mengatakan seleksi ini dilakukan untuk mengisi 22 kelompok pakar tim ahli yang akan membantu kinerja DPRD sesuai dengan bidang dan alat kelengkapan dewan (AKD) masing-masing.
“Ada 22 formasi yang dibutuhkan, jadi ada dua untuk komisi masing-masing, dua untuk AKD, satu atau dua untuk pimpinan dan lainnya,” ujar Ridha.
Dalam seleksi ini, para peserta dilarang untuk menggunakan akses jaringan internet dan handphone guna mencegah terjadinya kecurangan, serta memastikan proses pelaksanaan berjalan objektif dan transparan.
Ridha menambahkan setelah tes kemampuan analisa selesai, para peserta akan mengikuti tahapan selanjutnya yakni tes wawancara yang akan berlangsung pada 14-15 Januari 2026 mendatang.
“Hasilnya nanti akan diumumkan setelah para peserta selesai mengikuti seleksi wawancara,” jelasnya.
Dengan melalui proses seleksi yang ketat ini diharapkan DPRD Kukar dapat memperoleh kelompok pakar tim ahli yang kompeten dan mampu memberikan kontribusi dalam mendukung tugas serta fungsi DPRD.
(Sf/Rs)