Cari disini...
Seputar Kaltim
Khitanan massal bagi 105 anak yang digelas PDM Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang menggelar khitanan massal yang diikuti 105 anak Minggu, (21/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Al-Ikhlas Muhammadiyah dan diikuti anak-anak berusia 4 hingga 13 tahun.
Ketua PDM Kota Bontang, Mustamar, mengatakan Peserta berasal dari Bontang Selatan sebanyak 45 anak, Bontang Utara 45 anak, dan Bontang Barat 10 anak, dengan lima peserta cadangan. Ia menegaskan, seluruh kegiatan sosial Muhammadiyah bersifat inklusif dan tidak dipungut biaya.
“Seluruh kegiatan sosial Muhammadiyah terbuka untuk semua dan gratis, salah satu tujuannya yakni membantu masyarakat kurang mampu,” kata Mustamar.
Selain khitanan massal, Muhammadiyah Kota Bontang juga menjalankan program penyantunan bagi masyarakat kurang mampu secara berkelanjutan. Seluruh amal usaha Muhammadiyah, menurut Mustamar, dikelola sebagai gerakan kemanusiaan milik persyarikatan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengapresiasi konsistensi Muhammadiyah dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurut dia, khitanan massal menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
“Kegiatan khitanan massal ini sangat membantu masyarakat dan menjadi contoh sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Neni dalam sambutannya.
Neni juga menyampaikan penghormatan kepada orang tua peserta, tenaga medis, serta seluruh pihak yang terlibat. Sebagai bentuk dukungan konkret, ia menyerahkan bantuan dana sebesar Rp2,5 juta dan mewakafkan lahan sawit kepada Muhammadiyah.
“Hasil pengelolaan lahan ini saya harapkan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat,” kata Neni.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Khitanan massal bagi 105 anak yang digelas PDM Bontang. (Foto: Prokompim Bontang)
Bontang - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Bontang menggelar khitanan massal yang diikuti 105 anak Minggu, (21/12/2025). Kegiatan ini berlangsung di Halaman Masjid Al-Ikhlas Muhammadiyah dan diikuti anak-anak berusia 4 hingga 13 tahun.
Ketua PDM Kota Bontang, Mustamar, mengatakan Peserta berasal dari Bontang Selatan sebanyak 45 anak, Bontang Utara 45 anak, dan Bontang Barat 10 anak, dengan lima peserta cadangan. Ia menegaskan, seluruh kegiatan sosial Muhammadiyah bersifat inklusif dan tidak dipungut biaya.
“Seluruh kegiatan sosial Muhammadiyah terbuka untuk semua dan gratis, salah satu tujuannya yakni membantu masyarakat kurang mampu,” kata Mustamar.
Selain khitanan massal, Muhammadiyah Kota Bontang juga menjalankan program penyantunan bagi masyarakat kurang mampu secara berkelanjutan. Seluruh amal usaha Muhammadiyah, menurut Mustamar, dikelola sebagai gerakan kemanusiaan milik persyarikatan.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengapresiasi konsistensi Muhammadiyah dalam menghadirkan program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Menurut dia, khitanan massal menjadi contoh sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan.
“Kegiatan khitanan massal ini sangat membantu masyarakat dan menjadi contoh sinergi yang baik antara organisasi kemasyarakatan dan pemerintah dalam mewujudkan kesejahteraan umat,” ujar Neni dalam sambutannya.
Neni juga menyampaikan penghormatan kepada orang tua peserta, tenaga medis, serta seluruh pihak yang terlibat. Sebagai bentuk dukungan konkret, ia menyerahkan bantuan dana sebesar Rp2,5 juta dan mewakafkan lahan sawit kepada Muhammadiyah.
“Hasil pengelolaan lahan ini saya harapkan dapat dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kemaslahatan umat,” kata Neni.
(Sf/Rs)