Seputar Kaltim

    Tongkang Batu Bara Kembali Bikin Heboh, Diduga Senggol Jembatan Mahulu Samarinda, Proses Pendalaman oleh Kepolisian

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 Juni 2025 pukul 16:28 WITA

    Jembatan Mahulu yang diduga ditabrak tongkang batu bara malam tadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menjadi perbincangan hangat setelah sebuah insiden yang terekam dalam video amatir menunjukkan sebuah kapal tongkang diduga menabrak fenderjembatan pada Rabu malam (11/6/2025). 

    Peristiwa ini memicu kekhawatiran baru di kalangan masyarakat Samarinda, mengingat vitalnya jembatan tersebut sebagai penghubung antarwilayah.

    Video berdurasi 19 detik yang beredar luas sejak Rabu malam memperlihatkan detik-detik menegangkan ketika sebuah tongkang melintas sangat dekat dengan struktur jembatan. Terdengar suara gesekan yang kuat, mengindikasikan adanya kontak antara kapal dan salah satu bagian jembatan.

    Menurut keterangan dari akun @lisa*, kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.40 WITA. "Sekitaran jam 20.40 WITA tadi kak," ujar akun tersebut saat dikonfirmasi. 

    Ia mengaku melihat kejadian itu dari kejauhan sehingga tidak bisa memastikan apakah tongkang tersebut menabrak langsung tiang jembatan atau hanya pembatasnya. 

    "Antara kesenggol jembatan atau pembatas tiangnya gitu," tambahnya. 

    Bahkan, saksi mata ini sempat khawatir tongkang tersebut akan menabrak rumah warga di pinggir sungai karena jaraknya yang sangat dekat.

    Hingga Kamis sore (12/6/2025), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan struktural pada Jembatan Mahulu. Namun, kepolisian setempat telah turun tangan untuk menyelidiki dugaan tabrakan ini.

    Kasat Polairud Polresta Samarinda, AKP Rachmat Ariwibowo, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang dalam tahap penyelidikan terkait insiden ini. "Masih tahap penyelidikan," singkat AKP Rachmat Ariwibowo.

    Ia menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah kru kapal tongkang yang diduga terlibat. 

    "Kapal tidak ada diamankan tapi kami masih penyelidikan pemeriksaan krunya," jelasnya.

    Insiden serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas kapal tongkang pengangkut batu bara di Sungai Mahakam kerap menimbulkan ancaman serius bagi jembatan-jembatan utama di Samarinda. 

    Hingga berita ini ditulis, pihak PT Pelindo IV Samarinda, yang memiliki otoritas pengawasan lalu lintas pelayaran di wilayah tersebut, belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tongkang Batu Bara Kembali Bikin Heboh, Diduga Senggol Jembatan Mahulu Samarinda, Proses Pendalaman oleh Kepolisian

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    12 Juni 2025 pukul 16:28 WITA

    Jembatan Mahulu yang diduga ditabrak tongkang batu bara malam tadi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu) kembali menjadi perbincangan hangat setelah sebuah insiden yang terekam dalam video amatir menunjukkan sebuah kapal tongkang diduga menabrak fenderjembatan pada Rabu malam (11/6/2025). 

    Peristiwa ini memicu kekhawatiran baru di kalangan masyarakat Samarinda, mengingat vitalnya jembatan tersebut sebagai penghubung antarwilayah.

    Video berdurasi 19 detik yang beredar luas sejak Rabu malam memperlihatkan detik-detik menegangkan ketika sebuah tongkang melintas sangat dekat dengan struktur jembatan. Terdengar suara gesekan yang kuat, mengindikasikan adanya kontak antara kapal dan salah satu bagian jembatan.

    Menurut keterangan dari akun @lisa*, kejadian ini terjadi sekitar pukul 20.40 WITA. "Sekitaran jam 20.40 WITA tadi kak," ujar akun tersebut saat dikonfirmasi. 

    Ia mengaku melihat kejadian itu dari kejauhan sehingga tidak bisa memastikan apakah tongkang tersebut menabrak langsung tiang jembatan atau hanya pembatasnya. 

    "Antara kesenggol jembatan atau pembatas tiangnya gitu," tambahnya. 

    Bahkan, saksi mata ini sempat khawatir tongkang tersebut akan menabrak rumah warga di pinggir sungai karena jaraknya yang sangat dekat.

    Hingga Kamis sore (12/6/2025), belum ada laporan resmi mengenai kerusakan struktural pada Jembatan Mahulu. Namun, kepolisian setempat telah turun tangan untuk menyelidiki dugaan tabrakan ini.

    Kasat Polairud Polresta Samarinda, AKP Rachmat Ariwibowo, mengonfirmasi bahwa pihaknya sedang dalam tahap penyelidikan terkait insiden ini. "Masih tahap penyelidikan," singkat AKP Rachmat Ariwibowo.

    Ia menjelaskan bahwa pihaknya tengah mengumpulkan keterangan dari sejumlah kru kapal tongkang yang diduga terlibat. 

    "Kapal tidak ada diamankan tapi kami masih penyelidikan pemeriksaan krunya," jelasnya.

    Insiden serupa bukan kali pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, aktivitas kapal tongkang pengangkut batu bara di Sungai Mahakam kerap menimbulkan ancaman serius bagi jembatan-jembatan utama di Samarinda. 

    Hingga berita ini ditulis, pihak PT Pelindo IV Samarinda, yang memiliki otoritas pengawasan lalu lintas pelayaran di wilayah tersebut, belum memberikan pernyataan resmi terkait insiden ini. 

    (Sf/Rs)