Seputar Kaltim

    Tol IKN Diprediksi Ramai Dilalui 4.000 Kendaraan Selama Mudik Lebaran

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jalan Tol IKN sudah dibuka satu jalur mulai tanggal 24 sampai 31 Maret 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Selama periode mudik lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, jumlah kendaraan yang akan melintas melalui tol IKN diperkirakan mencapai 4.000 kendaraan.

    Pernyataan itu disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin.

    “Berdasarkan Lalu-Lintas Harian Rata-Rata (LHR), sekitar 4.000 kendaraan diperkirakan akan melalui tol ini setiap hari,” ujar Hendro kepada media, Selasa (25/3/2025).

    Tol IKN dibuka secara fungsional untuk membantu mengurai arus mudik dari Balikpapan, menuju Kalimantan Selatan (Kalsel), namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I seperti mobil sedan, jeep dan mini bus.

    Tol tersebut dibuka untuk satu jalur selama 14 hari, mulai dari 24 Maret hingga 7 April. Pada periode pertama, 24-31 Maret, akses dibuka untuk jalur Balikpapan ke Penajam Paser Utara (PPU), sementara dari 1-7 April, akses dibuka untuk jalur sebaliknya.

    Namun jalur ini hanya dibuka pada siang hari, mulai Pukul 06.00 Wita hingga Pukul 18.00 Wita, untuk alasan keselamatan.

    “Tol ini belum dilengkapi penerangan jalan umum, jadi kami tidak buka di malam hari,” terangnya.

    Secara keseluruhan, panjang jalan tol yang dibuka mencapai 18,4 kilometer, yang mencakup Seksi 3A, 3B, 5A, serta Jembatan Pulau Balang. Ruas jalan tol ini terdiri dari 15,8 kilometer jalan tol, 800 meter Jembatan Pulau Balang, dan 1,8 kilometer jalan pendekat.

    Untuk mendukung kelancaran mudik, dua posko mudik telah disiapkan di jalan masuk tol dan di ujung jalan setelah Jembatan Pulau Balang.

    “Posko-posko ini juga akan mengatur buka tutup jalan selama periode fungsional,” jelasnya.

    Selain itu, berbagai rambu lalu lintas juga telah dipasang di sepanjang tol, termasuk pembatasan kecepatan maksimal 60 km/jam dan larangan berhenti. Pembatasan kecepatan ini diterapkan karena masih ada kegiatan konstruksi di sepanjang tol.

    Bagi pengendara yang membutuhkan istirahat, pihaknya juga menyediakan tempat istirahat yang berada setelah Jembatan Pulau Balang, lokasi itu tentunya juga menawarkan pemandangan menarik bagi mereka yang ingin berfoto. 

    “BBPJN juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kendaraan yang mogok atau mengalami masalah lainnya, dengan menyediakan layanan kendaraan towing atau mobil derek untuk membantu pengendara di sepanjang tol,” tuturnya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tol IKN Diprediksi Ramai Dilalui 4.000 Kendaraan Selama Mudik Lebaran

    Penulis:Maya Sari|Redaktur:Rusdianto
    04 Januari 2026 pukul 17:09 WITA

    Jalan Tol IKN sudah dibuka satu jalur mulai tanggal 24 sampai 31 Maret 2025. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)

    Balikpapan - Selama periode mudik lebaran Idulfitri 1446 Hijriah, jumlah kendaraan yang akan melintas melalui tol IKN diperkirakan mencapai 4.000 kendaraan.

    Pernyataan itu disampaikan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim, Hendro Satrio Muhammad Kamaluddin.

    “Berdasarkan Lalu-Lintas Harian Rata-Rata (LHR), sekitar 4.000 kendaraan diperkirakan akan melalui tol ini setiap hari,” ujar Hendro kepada media, Selasa (25/3/2025).

    Tol IKN dibuka secara fungsional untuk membantu mengurai arus mudik dari Balikpapan, menuju Kalimantan Selatan (Kalsel), namun hanya diperuntukkan bagi kendaraan golongan I seperti mobil sedan, jeep dan mini bus.

    Tol tersebut dibuka untuk satu jalur selama 14 hari, mulai dari 24 Maret hingga 7 April. Pada periode pertama, 24-31 Maret, akses dibuka untuk jalur Balikpapan ke Penajam Paser Utara (PPU), sementara dari 1-7 April, akses dibuka untuk jalur sebaliknya.

    Namun jalur ini hanya dibuka pada siang hari, mulai Pukul 06.00 Wita hingga Pukul 18.00 Wita, untuk alasan keselamatan.

    “Tol ini belum dilengkapi penerangan jalan umum, jadi kami tidak buka di malam hari,” terangnya.

    Secara keseluruhan, panjang jalan tol yang dibuka mencapai 18,4 kilometer, yang mencakup Seksi 3A, 3B, 5A, serta Jembatan Pulau Balang. Ruas jalan tol ini terdiri dari 15,8 kilometer jalan tol, 800 meter Jembatan Pulau Balang, dan 1,8 kilometer jalan pendekat.

    Untuk mendukung kelancaran mudik, dua posko mudik telah disiapkan di jalan masuk tol dan di ujung jalan setelah Jembatan Pulau Balang.

    “Posko-posko ini juga akan mengatur buka tutup jalan selama periode fungsional,” jelasnya.

    Selain itu, berbagai rambu lalu lintas juga telah dipasang di sepanjang tol, termasuk pembatasan kecepatan maksimal 60 km/jam dan larangan berhenti. Pembatasan kecepatan ini diterapkan karena masih ada kegiatan konstruksi di sepanjang tol.

    Bagi pengendara yang membutuhkan istirahat, pihaknya juga menyediakan tempat istirahat yang berada setelah Jembatan Pulau Balang, lokasi itu tentunya juga menawarkan pemandangan menarik bagi mereka yang ingin berfoto. 

    “BBPJN juga bekerja sama dengan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya kendaraan yang mogok atau mengalami masalah lainnya, dengan menyediakan layanan kendaraan towing atau mobil derek untuk membantu pengendara di sepanjang tol,” tuturnya.

    (Sf/Rs)