Seputar Kaltim

    TK Rahmatillah Tanah Grogot Dipagari Seng, Aktivitas Pembelajaran Terancam Terhenti

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    18 Juli 2024 pukul 10:10 WITA

    Kondisi sekolah TK Rahmatillah yang tertutup pagar dari seng (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Suasana di TK Rahmatillah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser berbeda dari biasanya, karena sebagian sisinya nampak tertutup sebuah pagar seng.

    Bangunan sekolah TK itu diportal seng oleh ahli waris, sehingga dikhawatirkan berdampak pada aktivitas belajar mengajar yang bisa terganggu, karena bangunan yang dipinjam pakai tak bisa lagi digunakan.

    Akibatnya, alat bermain anak dipindahkan jadi satu hingga berdempetan dengan area seluas 15x20 meter.

    Ketua Yayasan Rahmatillah, Masniah Masdar menjelaskan TK yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tandean, Gang Balai Benih, Kelurahan Tanah Grogot itu dipagari seng sejak empat hari lalu.

    "Portal seng itu sudah dipasangnya sejak Minggu lalu," kata Masniah Masdar, Kamis (18/7/2024).

    Dirinya mengaku lokasi tersebut sebelumnya telah dihibahkan oleh si pemilik lahan untuk dibangun TK dan mulai dibangun 2020 dari bantuan Kementerian Pendidikan.

    "Perjanjian di awal itu orang tua (ahli waris) menghibahkan dan ada surat hibahnya," tuturnya.

    Tiba-tiba pada tahun ini, bangunan TK dipagari seng oleh ahli waris. Beberapa hari yang lalu lahannya mau digunakan. “Ada utusan dari ahli waris yang menyampaikan bahwa mau digunakan. Tapi tak menyebutkan kapan waktunya,” jelasnya.

    Kata dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah meninjau langsung TK Rahmatillah setelah diketahui dipagari seng.


    Dengan begitu, ia berharap dapat difasilitasi untuk ditemukan solusinya. “Sudah ada pihak dinas tadi yang meninjau, jadi kami harap dapat ditemukan solusi,” harapnya.

    Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kabupaten Paser, Sukardi membenarkan TK Rahmatillah yang dipagari seng dan telah melihat langsung kondisinya.

    Ia menjelaskan, TK Rahmatillah bukanlah sekolah negeri tetapi sekolah swasta, sehingga menjadi tanggung jawab yayasan. "Itukan swasta milik yayasan, berarti sepenuhnya memang tanggung jawab yayasan. Beda dengan kalau negeri tanggung jawab pemerintah daerah," katanya.

    Sementara mengenai keinginan dari pihak yayasan untuk difasilitasi dengan ahli waris, ia bakal menyampaikan lebih dulu kepada kepala Disdikbud untuk langkah ke depannya.

    "Kami masih menunggu arahan pak kadis bagaimana nanti tindak lanjutnya," pungkasnya.

    Sekedar informasi, meski bangunan TK Rahmatillah dipagari beberpa lembar seng, nampak aktivitas belajar tetap berjalan seperti biasanya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    TK Rahmatillah Tanah Grogot Dipagari Seng, Aktivitas Pembelajaran Terancam Terhenti

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    18 Juli 2024 pukul 10:10 WITA

    Kondisi sekolah TK Rahmatillah yang tertutup pagar dari seng (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Suasana di TK Rahmatillah Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser berbeda dari biasanya, karena sebagian sisinya nampak tertutup sebuah pagar seng.

    Bangunan sekolah TK itu diportal seng oleh ahli waris, sehingga dikhawatirkan berdampak pada aktivitas belajar mengajar yang bisa terganggu, karena bangunan yang dipinjam pakai tak bisa lagi digunakan.

    Akibatnya, alat bermain anak dipindahkan jadi satu hingga berdempetan dengan area seluas 15x20 meter.

    Ketua Yayasan Rahmatillah, Masniah Masdar menjelaskan TK yang berlokasi di Jalan Kapten Piere Tandean, Gang Balai Benih, Kelurahan Tanah Grogot itu dipagari seng sejak empat hari lalu.

    "Portal seng itu sudah dipasangnya sejak Minggu lalu," kata Masniah Masdar, Kamis (18/7/2024).

    Dirinya mengaku lokasi tersebut sebelumnya telah dihibahkan oleh si pemilik lahan untuk dibangun TK dan mulai dibangun 2020 dari bantuan Kementerian Pendidikan.

    "Perjanjian di awal itu orang tua (ahli waris) menghibahkan dan ada surat hibahnya," tuturnya.

    Tiba-tiba pada tahun ini, bangunan TK dipagari seng oleh ahli waris. Beberapa hari yang lalu lahannya mau digunakan. “Ada utusan dari ahli waris yang menyampaikan bahwa mau digunakan. Tapi tak menyebutkan kapan waktunya,” jelasnya.

    Kata dia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) telah meninjau langsung TK Rahmatillah setelah diketahui dipagari seng.


    Dengan begitu, ia berharap dapat difasilitasi untuk ditemukan solusinya. “Sudah ada pihak dinas tadi yang meninjau, jadi kami harap dapat ditemukan solusi,” harapnya.

    Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Disdikbud Kabupaten Paser, Sukardi membenarkan TK Rahmatillah yang dipagari seng dan telah melihat langsung kondisinya.

    Ia menjelaskan, TK Rahmatillah bukanlah sekolah negeri tetapi sekolah swasta, sehingga menjadi tanggung jawab yayasan. "Itukan swasta milik yayasan, berarti sepenuhnya memang tanggung jawab yayasan. Beda dengan kalau negeri tanggung jawab pemerintah daerah," katanya.

    Sementara mengenai keinginan dari pihak yayasan untuk difasilitasi dengan ahli waris, ia bakal menyampaikan lebih dulu kepada kepala Disdikbud untuk langkah ke depannya.

    "Kami masih menunggu arahan pak kadis bagaimana nanti tindak lanjutnya," pungkasnya.

    Sekedar informasi, meski bangunan TK Rahmatillah dipagari beberpa lembar seng, nampak aktivitas belajar tetap berjalan seperti biasanya.

    (Sf/By)