Seputar Kaltim

    Tinjau Lokasi Longsor Galian Proyek RDMP, DPRD PPU Temukan Ada Unsur Kelalaian

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    30 Oktober 2025 pukul 18:01 WITA

    Potret anggota DPRD PPU saat melakukan sidak (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sebanyak lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PT SILOG di kawasan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kamis (30/10/2025).

    Sidak ini digelar sebagai tindak lanjut atas insiden tanah longsor yang mengakibatkan tiga pekerja PT SILOG meninggal dunia.

    Saat meninjau lokasi insiden, DPRD PPU mendapati ada unsur kelalaian dari PT SILOG karena kontur tanah berbentuk pasir, sehingga dinilai sangat rawan terjadi longsor bila tidak disertai dengan pengamanan yang memadai.

    “Dari hasil yang kita lihat memang ada unsur kelalaian dan kemudian tidak disiapkan safety dengan pola penggalian manual lurus ke bawah, padahal itu membahayakan. Apalagi kedalamannya mencapai 2,5 meter, itu luar biasa dalam bagi ukuran manusia,” ucap Ketua Komisi I DPRD PPU, Ishaq Rahman.

    Selain itu, di lokasi kejadian juga tidak ditemukan siring atau penahan dinding tanah di bagian kanan dan kiri galian. Kondisi itu dinilai terlalu berisiko bagi para pekerja karena tanah dapat longsor kapan saja.

    “Siring di kanan dan kirinya nggak ada, tentu itu rawan sekali apalagi kondisi tanah di sana itu lahan basah,” terangnya.

    Atas temuan itu, DPRD PPU berencana menggelar RDP untuk menyelesaikan permasalahan dan meminta perusahaan untuk lebih mengedepankan keselamatan para pekerja.

    “Ke depannya jangan sampai insiden serupa terulang kembali dan diharapkan ini menjadi yang terakhir terjadi di PPU,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Tinjau Lokasi Longsor Galian Proyek RDMP, DPRD PPU Temukan Ada Unsur Kelalaian

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    30 Oktober 2025 pukul 18:01 WITA

    Potret anggota DPRD PPU saat melakukan sidak (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Sebanyak lima anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Penajam Paser Utara (PPU) menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke PT SILOG di kawasan Lawe-Lawe, Kecamatan Penajam, Kamis (30/10/2025).

    Sidak ini digelar sebagai tindak lanjut atas insiden tanah longsor yang mengakibatkan tiga pekerja PT SILOG meninggal dunia.

    Saat meninjau lokasi insiden, DPRD PPU mendapati ada unsur kelalaian dari PT SILOG karena kontur tanah berbentuk pasir, sehingga dinilai sangat rawan terjadi longsor bila tidak disertai dengan pengamanan yang memadai.

    “Dari hasil yang kita lihat memang ada unsur kelalaian dan kemudian tidak disiapkan safety dengan pola penggalian manual lurus ke bawah, padahal itu membahayakan. Apalagi kedalamannya mencapai 2,5 meter, itu luar biasa dalam bagi ukuran manusia,” ucap Ketua Komisi I DPRD PPU, Ishaq Rahman.

    Selain itu, di lokasi kejadian juga tidak ditemukan siring atau penahan dinding tanah di bagian kanan dan kiri galian. Kondisi itu dinilai terlalu berisiko bagi para pekerja karena tanah dapat longsor kapan saja.

    “Siring di kanan dan kirinya nggak ada, tentu itu rawan sekali apalagi kondisi tanah di sana itu lahan basah,” terangnya.

    Atas temuan itu, DPRD PPU berencana menggelar RDP untuk menyelesaikan permasalahan dan meminta perusahaan untuk lebih mengedepankan keselamatan para pekerja.

    “Ke depannya jangan sampai insiden serupa terulang kembali dan diharapkan ini menjadi yang terakhir terjadi di PPU,” tandasnya.

    (Sf/Lo)