Seputar Kaltim

    Tinjau Langsung Progres Jalan Sotek-Bongan, Rudy Mas'ud Sisir Jalur Kubar-Mahulu 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    05 Januari 2026 pukul 20:49 WITA

    Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Persoalan konektivitas dan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan utama pemerintah provinsi di awal 2026.

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud beserta rombongan dinas terkait dijadwalkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan lapangan ke wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Kunjungan kerja ini direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai 6-7 Januari 2026. Fokus utama lawatan orang nomor satu di Benua Etam ini adalah menyisir kondisi fisik jalan di titik-titik krusial, khususnya jalur Sotek hingga Bongan yang selama ini menjadi akses vital tapi kerap dikeluhkan kondisinya.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Mohammad Faisal menjelaskan agenda ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Gubernur ingin memastikan pengerjaan infrastruktur jalan yang sedang berjalan di poros tersebut sesuai target yang ditetapkan.

    "Gubernur dijadwalkan mengunjungi sejumlah titik, di antaranya Sotek dan Bongan. Agenda utamanya adalah peninjauan infrastruktur jalan yang saat ini sedang dalam proses pembangunan," ujar Faisal saat ditemui di Samarinda, Senin (5/1/2026).

    Keseriusan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas'ud terhadap aksesibilitas Kubar-Mahulu ini dibuktikan dengan dukungan fiskal yang nyata. Ia menyebut pemerintah tidak main-main dalam mengalokasikan dana untuk perbaikan jalur urat nadi ekonomi.

    "Untuk pembangunan infrastruktur di Kubar dan Mahulu, Pak Gubernur sangat konsen sekali. Hal ini bisa dilihat dari anggaran murni dan perubahan di tahun kemarin, ada alokasi dana signifikan yang disalurkan ke sana," tegas Faisal.

    Infrastruktur yang memadai dinilai sebagai kunci pembuka isolasi wilayah. Jika jalan poros ini mulus, maka dampaknya akan langsung dirasakan pada percepatan distribusi barang dan peningkatan ekonomi masyarakat di dua kabupaten tersebut.

    Meski jadwal sangat padat, gubernur tetap memprioritaskan kunjungan ini. Setelah menyisir wilayah barat, gubernur harus segera kembali ke Samarinda untuk menghadiri rapat paripurna pada 8 Januari.

    "Semoga kunjungan bisa terlaksana dengan lancar karena waktu beliau sangat terbatas, tapi atensinya terhadap infrastruktur sangat besar," imbuhnya.

    Tak berhenti di wilayah barat, gas pol pembangunan infrastruktur juga akan dilanjutkan ke wilayah utara. Faisal membocorkan pada 15 Januari mendatang gubernur juga dijadwalkan meninjau progres pembangunan Jembatan Nibung yang menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

    "Ini rangkaian panjang. Setelah Kubar-Mahulu, lanjut ke utara melihat Jembatan Nibung dan infrastruktur lainnya," pungkasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Tinjau Langsung Progres Jalan Sotek-Bongan, Rudy Mas'ud Sisir Jalur Kubar-Mahulu 

    Penulis:Maulana|Redaktur:Lodya A
    05 Januari 2026 pukul 20:49 WITA

    Kepala Diskominfo Kaltim, Muhammad Faisal. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Persoalan konektivitas dan infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalimantan Timur (Kaltim) kembali menjadi sorotan utama pemerintah provinsi di awal 2026.

    Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud beserta rombongan dinas terkait dijadwalkan melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan peninjauan lapangan ke wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) dan Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu). 

    Kunjungan kerja ini direncanakan berlangsung selama dua hari, mulai 6-7 Januari 2026. Fokus utama lawatan orang nomor satu di Benua Etam ini adalah menyisir kondisi fisik jalan di titik-titik krusial, khususnya jalur Sotek hingga Bongan yang selama ini menjadi akses vital tapi kerap dikeluhkan kondisinya.

    Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kaltim, Mohammad Faisal menjelaskan agenda ini bukan sekadar kunjungan seremonial. Gubernur ingin memastikan pengerjaan infrastruktur jalan yang sedang berjalan di poros tersebut sesuai target yang ditetapkan.

    "Gubernur dijadwalkan mengunjungi sejumlah titik, di antaranya Sotek dan Bongan. Agenda utamanya adalah peninjauan infrastruktur jalan yang saat ini sedang dalam proses pembangunan," ujar Faisal saat ditemui di Samarinda, Senin (5/1/2026).

    Keseriusan Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Rudy Mas'ud terhadap aksesibilitas Kubar-Mahulu ini dibuktikan dengan dukungan fiskal yang nyata. Ia menyebut pemerintah tidak main-main dalam mengalokasikan dana untuk perbaikan jalur urat nadi ekonomi.

    "Untuk pembangunan infrastruktur di Kubar dan Mahulu, Pak Gubernur sangat konsen sekali. Hal ini bisa dilihat dari anggaran murni dan perubahan di tahun kemarin, ada alokasi dana signifikan yang disalurkan ke sana," tegas Faisal.

    Infrastruktur yang memadai dinilai sebagai kunci pembuka isolasi wilayah. Jika jalan poros ini mulus, maka dampaknya akan langsung dirasakan pada percepatan distribusi barang dan peningkatan ekonomi masyarakat di dua kabupaten tersebut.

    Meski jadwal sangat padat, gubernur tetap memprioritaskan kunjungan ini. Setelah menyisir wilayah barat, gubernur harus segera kembali ke Samarinda untuk menghadiri rapat paripurna pada 8 Januari.

    "Semoga kunjungan bisa terlaksana dengan lancar karena waktu beliau sangat terbatas, tapi atensinya terhadap infrastruktur sangat besar," imbuhnya.

    Tak berhenti di wilayah barat, gas pol pembangunan infrastruktur juga akan dilanjutkan ke wilayah utara. Faisal membocorkan pada 15 Januari mendatang gubernur juga dijadwalkan meninjau progres pembangunan Jembatan Nibung yang menghubungkan Kabupaten Berau dan Kutai Timur.

    "Ini rangkaian panjang. Setelah Kubar-Mahulu, lanjut ke utara melihat Jembatan Nibung dan infrastruktur lainnya," pungkasnya.

    (Sf/Lo)