Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat melakukan peninjauan di Masjid Terapung Loktuan. (Foto: Instagram @jejak.bunda.neni)
Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyoroti kondisi kebersihan di kawasan wisata Masjid Terapung yang berada di Kelurahan Loktuan, Selasa (31/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersamaan dengan inspeksi terhadap aktivitas pembangunan ilegal di area sekitar.
Dalam kunjungannya, Neni menemukan tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik, terutama di area depan masjid yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bontang. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung serta mencoreng citra kawasan wisata religi.
“Ini sudah berapa hari sampah di sini?,” ujar Neni saat melihat langsung kondisi di lapangan.
Ia menegaskan kebersihan kawasan tersebut masih jauh dari kata layak. Tidak hanya di area luar, Neni juga menyoroti kondisi toilet masjid yang dinilai kurang terawat dan dipenuhi sampah.
Menurutnya perilaku membuang sampah sembarangan mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Padahal Pemerintah Kota Bontang telah menggalakkan program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT) sebagai upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat.
“Ini jorok,” tegasnya.
Neni mengingatkan pentingnya peran bersama, baik dari masyarakat maupun pengelola kawasan untuk menjaga kebersihan fasilitas umum. Ia juga meminta instansi terkait agar segera mengambil langkah penanganan agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Nuraini -
Seputar Kaltim

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni saat melakukan peninjauan di Masjid Terapung Loktuan. (Foto: Instagram @jejak.bunda.neni)
Bontang - Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni menyoroti kondisi kebersihan di kawasan wisata Masjid Terapung yang berada di Kelurahan Loktuan, Selasa (31/3/2026).
Peninjauan tersebut dilakukan bersamaan dengan inspeksi terhadap aktivitas pembangunan ilegal di area sekitar.
Dalam kunjungannya, Neni menemukan tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik, terutama di area depan masjid yang menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Bontang. Kondisi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung serta mencoreng citra kawasan wisata religi.
“Ini sudah berapa hari sampah di sini?,” ujar Neni saat melihat langsung kondisi di lapangan.
Ia menegaskan kebersihan kawasan tersebut masih jauh dari kata layak. Tidak hanya di area luar, Neni juga menyoroti kondisi toilet masjid yang dinilai kurang terawat dan dipenuhi sampah.
Menurutnya perilaku membuang sampah sembarangan mencerminkan rendahnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan. Padahal Pemerintah Kota Bontang telah menggalakkan program Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku (GESIT) sebagai upaya membangun budaya bersih di tengah masyarakat.
“Ini jorok,” tegasnya.
Neni mengingatkan pentingnya peran bersama, baik dari masyarakat maupun pengelola kawasan untuk menjaga kebersihan fasilitas umum. Ia juga meminta instansi terkait agar segera mengambil langkah penanganan agar kondisi tersebut tidak berlarut-larut.
(Sf/Lo)