Seputar Kaltim

    Tinjau Arus Mudik di Bandara APT Pranoto, Pj Gubernur Kaltim Sebut Jumlah Penumpang Naik

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2024 pukul 18:59 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik melakukan tinjauan di Bandar Udara APT Pranoto pada Jum'at, 5 April 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik Lebaran, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, melakukan peninjauan ke Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda. Pada Jumat (4/4/2024), Akmal mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan permintaan tiket yang signifikan, dengan 12 penerbangan yang tercatat pada hari peninjauan.

    "Kami memonitor arus mudik di bandara APT Pranoto Samarinda bersama kepala bandara. Hasil peninjauan menunjukkan permintaan yang tinggi," kata Akmal.

    Akmal menyebutkan bahwa beberapa calon penumpang tidak mendapatkan tiket karena masalah seperti tiket palsu atau penuh. Untuk mengatasi hal ini, otoritas bandara bekerja sama dengan angkutan laut dan aparat keamanan untuk memfasilitasi masyarakat yang terlambat atau tidak bisa berangkat melalui jalur udara.

    "Langkah-langkah yang diambil oleh TNI dan Polri dalam pengamanan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan telah berjalan dengan baik," tambahnya.

    Akmal juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 7 hingga 12 persen, yang dianggap normal. Namun, ia menekankan bahwa dengan rencana upacara di Ibu Kota Negara (IKN) pada Agustus mendatang, ada kebutuhan untuk mendorong maskapai agar tidak hanya melalui Balikpapan tetapi juga Samarinda.

    "Kami akan membantu penyiapan kendaraan ke IKN," ujar Akmal.

    Berbeda dengan Bandara Sepinggan Balikpalan kini yang sudah setiap harinya mencapai 159 penerbangan termasuk carter dan cargonya. Sementara di Samarinda, terkadang mencapai 15 penerbangan. Namun ia menekankan tingkat fasilitas yang dimiliki Bandara APT Pranoto itu sudah bagus dan memiliki potensi yang dapat ditingkatkan lagi kedepannya.

    Mengenai harga tiket, Akmal mengungkapkan rasa syukurnya karena harga telah mencapai batas atas, yang tidak mendorong inflasi. "Inflasi di Kaltim biasanya dipengaruhi oleh harga beras dan transportasi udara. Dengan harga tiket yang sudah mentok, tidak akan ada pergerakan harga lagi," jelasnya.

    Akmal mengingatkan para pemudik untuk selalu mematuhi aturan, menjaga kesehatan, dan mengutamakan keselamatan. "Patuhi petunjuk dari petugas di bandara agar kita semua dapat bergembira merayakan Hari Raya di kampung halaman," pesannya.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tinjau Arus Mudik di Bandara APT Pranoto, Pj Gubernur Kaltim Sebut Jumlah Penumpang Naik

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    05 April 2024 pukul 18:59 WITA

    Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik melakukan tinjauan di Bandar Udara APT Pranoto pada Jum'at, 5 April 2024. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Dalam rangka memastikan kelancaran arus mudik Lebaran, Penjabat Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, melakukan peninjauan ke Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Samarinda. Pada Jumat (4/4/2024), Akmal mengungkapkan bahwa terdapat peningkatan permintaan tiket yang signifikan, dengan 12 penerbangan yang tercatat pada hari peninjauan.

    "Kami memonitor arus mudik di bandara APT Pranoto Samarinda bersama kepala bandara. Hasil peninjauan menunjukkan permintaan yang tinggi," kata Akmal.

    Akmal menyebutkan bahwa beberapa calon penumpang tidak mendapatkan tiket karena masalah seperti tiket palsu atau penuh. Untuk mengatasi hal ini, otoritas bandara bekerja sama dengan angkutan laut dan aparat keamanan untuk memfasilitasi masyarakat yang terlambat atau tidak bisa berangkat melalui jalur udara.

    "Langkah-langkah yang diambil oleh TNI dan Polri dalam pengamanan dan koordinasi dengan pemangku kepentingan telah berjalan dengan baik," tambahnya.

    Akmal juga menyampaikan bahwa terjadi peningkatan jumlah penumpang sebesar 7 hingga 12 persen, yang dianggap normal. Namun, ia menekankan bahwa dengan rencana upacara di Ibu Kota Negara (IKN) pada Agustus mendatang, ada kebutuhan untuk mendorong maskapai agar tidak hanya melalui Balikpapan tetapi juga Samarinda.

    "Kami akan membantu penyiapan kendaraan ke IKN," ujar Akmal.

    Berbeda dengan Bandara Sepinggan Balikpalan kini yang sudah setiap harinya mencapai 159 penerbangan termasuk carter dan cargonya. Sementara di Samarinda, terkadang mencapai 15 penerbangan. Namun ia menekankan tingkat fasilitas yang dimiliki Bandara APT Pranoto itu sudah bagus dan memiliki potensi yang dapat ditingkatkan lagi kedepannya.

    Mengenai harga tiket, Akmal mengungkapkan rasa syukurnya karena harga telah mencapai batas atas, yang tidak mendorong inflasi. "Inflasi di Kaltim biasanya dipengaruhi oleh harga beras dan transportasi udara. Dengan harga tiket yang sudah mentok, tidak akan ada pergerakan harga lagi," jelasnya.

    Akmal mengingatkan para pemudik untuk selalu mematuhi aturan, menjaga kesehatan, dan mengutamakan keselamatan. "Patuhi petunjuk dari petugas di bandara agar kita semua dapat bergembira merayakan Hari Raya di kampung halaman," pesannya.

    (Sf/Rs)