Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Flyer TingkiLand Fest 2025. (Foto: TingkiLanfest Instagram)
Tenggarong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menutup rangkaian kegiatan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan menggelar Tingkiland Fest 2025.
Event ini dirancang sebagai hasil rasionalisasi anggaran, tapi tetap membawa konsep lokal. Kegiatan ini digelar pada 22–23 November 2025 di kawasan depan Kedaton.
Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda mengatakan Tingkiland Fest adalah kegiatan terakhir yang berhasil dipertahankan di tengah pemangkasan anggaran.
“Event ini tetap dijalankan karena membawa nilai strategis bagi pengembangan ekraf Kukar,” kata Zikri, Sabtu (22/11/2025).
Kata dia, konsep utama festival ini adalah membranding Kukar melalui seni musik tingkilan. Pihaknya ingin memperkenalkan seni khas daerah dengan kemasan baru yang lebih dekat dengan selera pasar.
Salah satu strategi promosi yang diusung adalah menggabungkan tingkilan dengan musik modern dan menghadirkan artis untuk ikut membawakan genre tingkilan. Kolaborasi ini dinilai mampu menjadi daya tarik masyarakat agar semakin menyukai musik tradisional.
“Kita campur antara musik modern dan tingkilan, penyajian musik tingkilan yang tetap murni. Intinya menggabungkan tradisi dengan modern agar masyarakat terdorong untuk berkreasi,” jelas Zikri.
Tingkiland Fest menampilkan berbagai kelompok seni seperti Tingkilan Boy, Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam, AJB Gambus Techno, Petala Borneo Indonesia, hingga Enji Band Reggae yang semuanya siap berkolaborasi dengan sentuhan tingkilan.
Tak hanya dari daerah, festival ini juga menghadirkan artis ibu kota Bilal Indrajaya yang turut membawakan lagu-lagunya dengan aransemen tingkilan.
“Kami harap kehadiran musisi lintas genre ini mampu memperluas jangkauan promosi seni daerah. Banyak tradisi yang kita angkat dan dipadukan dengan kemodernan,” ungkapnya.
Selain sektor musik, Tingkiland Fest juga menjadi ruang tampilnya pelaku UMKM Kukar. Dispar Kukar menggandeng berbagai tenant lokal agar mendapatkan manfaat ekonomi selama acara berlangsung.
Acara ini pun dikolaborasikan bersama Simpang Odah Etam yang akan berpartisipasi penuh selama dua hari festival.
Ia menegaskan strategi promosi kali ini berbeda dari sebelumnya. “Bukan artis yang diperkenalkan, tapi artis dipakai untuk memperkenalkan tingkilan,” ucapnya.
Zikri berharap Tingkiland Fest dapat menjadi wadah untuk mendorong masyarakat semakin mencintai seni lokal, sekaligus melihat tingkilan sebagai karya yang mampu bersaing di pasar modern.
(Sf/Lo)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Flyer TingkiLand Fest 2025. (Foto: TingkiLanfest Instagram)
Tenggarong – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) menutup rangkaian kegiatan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dengan menggelar Tingkiland Fest 2025.
Event ini dirancang sebagai hasil rasionalisasi anggaran, tapi tetap membawa konsep lokal. Kegiatan ini digelar pada 22–23 November 2025 di kawasan depan Kedaton.
Kabid Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kukar, Zikri Umulda mengatakan Tingkiland Fest adalah kegiatan terakhir yang berhasil dipertahankan di tengah pemangkasan anggaran.
“Event ini tetap dijalankan karena membawa nilai strategis bagi pengembangan ekraf Kukar,” kata Zikri, Sabtu (22/11/2025).
Kata dia, konsep utama festival ini adalah membranding Kukar melalui seni musik tingkilan. Pihaknya ingin memperkenalkan seni khas daerah dengan kemasan baru yang lebih dekat dengan selera pasar.
Salah satu strategi promosi yang diusung adalah menggabungkan tingkilan dengan musik modern dan menghadirkan artis untuk ikut membawakan genre tingkilan. Kolaborasi ini dinilai mampu menjadi daya tarik masyarakat agar semakin menyukai musik tradisional.
“Kita campur antara musik modern dan tingkilan, penyajian musik tingkilan yang tetap murni. Intinya menggabungkan tradisi dengan modern agar masyarakat terdorong untuk berkreasi,” jelas Zikri.
Tingkiland Fest menampilkan berbagai kelompok seni seperti Tingkilan Boy, Orkestra Tingkilan Tepian Mahakam, AJB Gambus Techno, Petala Borneo Indonesia, hingga Enji Band Reggae yang semuanya siap berkolaborasi dengan sentuhan tingkilan.
Tak hanya dari daerah, festival ini juga menghadirkan artis ibu kota Bilal Indrajaya yang turut membawakan lagu-lagunya dengan aransemen tingkilan.
“Kami harap kehadiran musisi lintas genre ini mampu memperluas jangkauan promosi seni daerah. Banyak tradisi yang kita angkat dan dipadukan dengan kemodernan,” ungkapnya.
Selain sektor musik, Tingkiland Fest juga menjadi ruang tampilnya pelaku UMKM Kukar. Dispar Kukar menggandeng berbagai tenant lokal agar mendapatkan manfaat ekonomi selama acara berlangsung.
Acara ini pun dikolaborasikan bersama Simpang Odah Etam yang akan berpartisipasi penuh selama dua hari festival.
Ia menegaskan strategi promosi kali ini berbeda dari sebelumnya. “Bukan artis yang diperkenalkan, tapi artis dipakai untuk memperkenalkan tingkilan,” ucapnya.
Zikri berharap Tingkiland Fest dapat menjadi wadah untuk mendorong masyarakat semakin mencintai seni lokal, sekaligus melihat tingkilan sebagai karya yang mampu bersaing di pasar modern.
(Sf/Lo)