Cari disini...
Seputar Kaltim
Kabid Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 56 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) akan ikuti pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar pada 2024.
Kepala Dispar Kukar, Slamet Hadiraharjo melalui Kabid Pengembangan Pariwisata, M Ridha Fatrianta menyebut pelatihan peningkatan SDM ini menyasar pelaku wisata dan dilakukan tiga bulan sekali.
"56 Pokdarwis itu tidak semuanya aktif, ada sebagian yang vakum," sebut Ridha Fatrianta pada Sabtu (3/2/2024).
Dengan pelatihan ini, para pelaku wisata diharapkan bisa memahami cara mengelola pariwisata dengan baik dan tak ada lagi pokdarwis yang vakum akibat tak bisa mengelola potensi wisata.
"Kita harapkan dengan adanya pelatihan tersebut, pokdarwis yang sempat vakum bisa aktif kembali," ucapnya.
Vakumnya pokdarwis, kata dia, karena sebagian pengelolanya memiliki pekerjaan di luar, sehingga tak bisa fokus sepenuhnya dengan wisata yang dikelola tersebut.
Puluhan pokdarwis itu tersebar di beberapa kecamatan se-Kukar, sehingga pelatihan peningkatan SDM tersebut dibagi menjadi tiga kluster, yaitu di wilayah hulu, tengah dan pesisir.
"Nanti kita pusatkan, kalau di hulu rencananya dilaksanakan di Danau Semayang, zona tengah di Tenggarong, dan zona pesisir di Samboja," ujarnya.
Ia berharap pokdarwis yang telah diberikan pelatihan dapat mengelola wisatanya dengan baik, sehingga ada ide sebagai daya tarik pengunjung dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Pelatihannya kita laksanakan di tempat wisata, kita berikan pengenalan mengenai pokdarwis hingga bagaimana cara pengelolaannya," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kabid Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Sebanyak 56 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) akan ikuti pelatihan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar pada 2024.
Kepala Dispar Kukar, Slamet Hadiraharjo melalui Kabid Pengembangan Pariwisata, M Ridha Fatrianta menyebut pelatihan peningkatan SDM ini menyasar pelaku wisata dan dilakukan tiga bulan sekali.
"56 Pokdarwis itu tidak semuanya aktif, ada sebagian yang vakum," sebut Ridha Fatrianta pada Sabtu (3/2/2024).
Dengan pelatihan ini, para pelaku wisata diharapkan bisa memahami cara mengelola pariwisata dengan baik dan tak ada lagi pokdarwis yang vakum akibat tak bisa mengelola potensi wisata.
"Kita harapkan dengan adanya pelatihan tersebut, pokdarwis yang sempat vakum bisa aktif kembali," ucapnya.
Vakumnya pokdarwis, kata dia, karena sebagian pengelolanya memiliki pekerjaan di luar, sehingga tak bisa fokus sepenuhnya dengan wisata yang dikelola tersebut.
Puluhan pokdarwis itu tersebar di beberapa kecamatan se-Kukar, sehingga pelatihan peningkatan SDM tersebut dibagi menjadi tiga kluster, yaitu di wilayah hulu, tengah dan pesisir.
"Nanti kita pusatkan, kalau di hulu rencananya dilaksanakan di Danau Semayang, zona tengah di Tenggarong, dan zona pesisir di Samboja," ujarnya.
Ia berharap pokdarwis yang telah diberikan pelatihan dapat mengelola wisatanya dengan baik, sehingga ada ide sebagai daya tarik pengunjung dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar.
"Pelatihannya kita laksanakan di tempat wisata, kita berikan pengenalan mengenai pokdarwis hingga bagaimana cara pengelolaannya," tutupnya.
(Sf/By)