Cari disini...
Seputar Kaltim
Presiden Direktur Iternasional Networking For Humanitarian (INH) Luqmanul Hakim (kiri) bersama Ketua Umum PSHT Muhammad Taufiq (kanan) saat menyampaikan komitmen bersama di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (5/10/2024). (Foto: PSHT/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Internasional Networking For Humanitarian (INH) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berbagai program kemanusiaan di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (5/10/2024).
Presiden Direktur INH, Luqmanul Hakim menyatakan dukungannya terhadap peran organisasi dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Kami sangat terbuka dan berharap MoU ini berlanjut. Kami akan membuka keran seluas-luasnya bagi siapapun yang akan membantu masyarakat Indonesia dalam menangani segala macam hal, seperti kebencanaan, sosial dan kegiatan sosial lainnya," ucap Luqmanul.
Tujuan utama MoU ini adalah mendukung berbagai program sosial yang dijalankan oleh PSHT. “INH akan mensupport program PSHT, baik pelatihan, media maupun penggalangan dana. Kami juga akan melakukan pelatihan kepada cabang-cabang PSHT, terutama bidang penanggulangan bencana," jelasnya.
Kata dia, pelatihan tersebut untuk memberikan pengetahuan kepada kader PSHT tentang cara menangani situasi darurat di lapangan.
Luqmanul berharap kolaborasi antara INH dan PSHT ini dapat meringankan beban pemerintah dalam menangani masalah kemanusiaan dan kebencanaan. “Dengan sinergi ini, kami ingin mengajak PSHT untuk turut serta dalam membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah, baik bencana alam maupun masalah sosial seperti yatim piatu dan kaum dhuafa," ajaknya.
Ketua Umum PSHT, Doktor Muhammad Taufik menyambut baik kerja sama ini. Apalagi INH memiliki pengalaman dan jaringan yang luas, terutama dalam hal modernisasi pengelolaan kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Kami sangat antusias dengan kerjasama ini, karena INH tidak hanya memiliki jaringan yang luas, tapi juga mampu memodernisasi pengelolaan kegiatan sosial. Mulai dari penyiapan proposal, pelaporan pertanggungjawaban, hingga aktivitas penanggulangan bencana," terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa PSHT memiliki jaringan yang kuat di seluruh Indonesia, dengan anggota yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, dan kebanyakan dekat dengan masyarakat lapisan bawah.
“Kami berharap dengan sinergi ini, PSHT dan INH dapat saling melengkapi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," paparnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Presiden Direktur Iternasional Networking For Humanitarian (INH) Luqmanul Hakim (kiri) bersama Ketua Umum PSHT Muhammad Taufiq (kanan) saat menyampaikan komitmen bersama di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (5/10/2024). (Foto: PSHT/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Internasional Networking For Humanitarian (INH) dan Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) berbagai program kemanusiaan di Asrama Haji Balikpapan, Sabtu (5/10/2024).
Presiden Direktur INH, Luqmanul Hakim menyatakan dukungannya terhadap peran organisasi dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat.
"Kami sangat terbuka dan berharap MoU ini berlanjut. Kami akan membuka keran seluas-luasnya bagi siapapun yang akan membantu masyarakat Indonesia dalam menangani segala macam hal, seperti kebencanaan, sosial dan kegiatan sosial lainnya," ucap Luqmanul.
Tujuan utama MoU ini adalah mendukung berbagai program sosial yang dijalankan oleh PSHT. “INH akan mensupport program PSHT, baik pelatihan, media maupun penggalangan dana. Kami juga akan melakukan pelatihan kepada cabang-cabang PSHT, terutama bidang penanggulangan bencana," jelasnya.
Kata dia, pelatihan tersebut untuk memberikan pengetahuan kepada kader PSHT tentang cara menangani situasi darurat di lapangan.
Luqmanul berharap kolaborasi antara INH dan PSHT ini dapat meringankan beban pemerintah dalam menangani masalah kemanusiaan dan kebencanaan. “Dengan sinergi ini, kami ingin mengajak PSHT untuk turut serta dalam membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah, baik bencana alam maupun masalah sosial seperti yatim piatu dan kaum dhuafa," ajaknya.
Ketua Umum PSHT, Doktor Muhammad Taufik menyambut baik kerja sama ini. Apalagi INH memiliki pengalaman dan jaringan yang luas, terutama dalam hal modernisasi pengelolaan kegiatan sosial dan kemanusiaan.
"Kami sangat antusias dengan kerjasama ini, karena INH tidak hanya memiliki jaringan yang luas, tapi juga mampu memodernisasi pengelolaan kegiatan sosial. Mulai dari penyiapan proposal, pelaporan pertanggungjawaban, hingga aktivitas penanggulangan bencana," terangnya.
Ia juga menambahkan bahwa PSHT memiliki jaringan yang kuat di seluruh Indonesia, dengan anggota yang tersebar dari Sabang hingga Merauke, dan kebanyakan dekat dengan masyarakat lapisan bawah.
“Kami berharap dengan sinergi ini, PSHT dan INH dapat saling melengkapi dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat," paparnya.
(Sf/By)