Seputar Kaltim

    Tingkatkan Pelayanan, Polres PPU Dengarkan Masukan Masyarakat Lewat FKP

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 November 2025 pukul 14:40 WITA

    Waka Polres PPU, Kompol Awan Kurnianto (kiri) saat memimpin forum konsultasi publik (Dok: Istimewa)

    Penajam - Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan pelayanan publik yang prima, profesional, akuntabel dan transparan kepada masyarakat.

    Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mendengarkan berbagai masukan dan kritik dari masyarakat melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di ruang catur Polres PPU, Kamis (27/11/2025).

    Dalam forum itu, salah satu masyarakat menyampaikan saran kepada satuan lalu lintas agar dapat memperketat pengawasan terhadap para pemuda yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya, terutama ketika larut malam.

    “Masih banyak anak-anak kita yang ketika malam hari itu sering kebut-kebutan saat berkendara, salah satunya di jalan masuk Pantai Nipah-Nipah. Takutnya nanti bakal terjadi insiden kecelakaan, jadi kita minta satlantas untuk dapat mengontrol permasalahan ini,” ujar salah satu masyarakat, Arpan.

    Wakapolres PPU, Kompol Awan Kurnianto menyampaikan pihaknya telah memetakan beberapa tempat yang menjadi titik kumpul para pemuda yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan maupun terlibat balapan liar.

    Titik-titiknya berada di jalan masuk Hutan Kota, Pantai Nipah-Nipah hingga salah satu kafe yang berada di dekat persimpangan Silkar.

    “Kita telah petakan titik-titik kumpulnya di mana saja dan kita juga sering melakukan pengawasan ketika jam 12 malam, terutama saat malam Minggu,” ujarnya.

    Selama ini, Satlantas Polres PPU belum mengambil langkah penertiban terhadap para pemuda yang terlibat aksi balap-balapan di jalan raya tersebut.

    Ini dikarenakan Satlantas Polres PPU berupaya menghindari aksi kejar-kejaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    “Kita belum bisa melakukan upaya penertiban, tapi kita selalu menyapa dan memberikan edukasi secara persuasif kepada adek-adek yang ngumpul di titik-titik yang sudah kita petakan,” jelas Kompol Awan Kurnianto.

    Melalui forum ini, Polres PPU berkomitmen akan menindaklanjuti masukan dan kritik dari masyarakat untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi guna mewujudkan pelayanan publik yang prima dan dipercaya.

    “Semoga melalui kegiatan ini kita dapat saling menyamakan persepsi dan masukan dari masyarakat menjadi energi positif bagi kepolisian untuk terus melakukan perbaikan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)

    Seputar Kaltim

    Tingkatkan Pelayanan, Polres PPU Dengarkan Masukan Masyarakat Lewat FKP

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Lodya A
    27 November 2025 pukul 14:40 WITA

    Waka Polres PPU, Kompol Awan Kurnianto (kiri) saat memimpin forum konsultasi publik (Dok: Istimewa)

    Penajam - Polres Penajam Paser Utara (PPU) terus berupaya meningkatkan pelayanan publik yang prima, profesional, akuntabel dan transparan kepada masyarakat.

    Salah satu upaya yang dilakukan yaitu mendengarkan berbagai masukan dan kritik dari masyarakat melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar di ruang catur Polres PPU, Kamis (27/11/2025).

    Dalam forum itu, salah satu masyarakat menyampaikan saran kepada satuan lalu lintas agar dapat memperketat pengawasan terhadap para pemuda yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya, terutama ketika larut malam.

    “Masih banyak anak-anak kita yang ketika malam hari itu sering kebut-kebutan saat berkendara, salah satunya di jalan masuk Pantai Nipah-Nipah. Takutnya nanti bakal terjadi insiden kecelakaan, jadi kita minta satlantas untuk dapat mengontrol permasalahan ini,” ujar salah satu masyarakat, Arpan.

    Wakapolres PPU, Kompol Awan Kurnianto menyampaikan pihaknya telah memetakan beberapa tempat yang menjadi titik kumpul para pemuda yang kerap melakukan aksi kebut-kebutan maupun terlibat balapan liar.

    Titik-titiknya berada di jalan masuk Hutan Kota, Pantai Nipah-Nipah hingga salah satu kafe yang berada di dekat persimpangan Silkar.

    “Kita telah petakan titik-titik kumpulnya di mana saja dan kita juga sering melakukan pengawasan ketika jam 12 malam, terutama saat malam Minggu,” ujarnya.

    Selama ini, Satlantas Polres PPU belum mengambil langkah penertiban terhadap para pemuda yang terlibat aksi balap-balapan di jalan raya tersebut.

    Ini dikarenakan Satlantas Polres PPU berupaya menghindari aksi kejar-kejaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.

    “Kita belum bisa melakukan upaya penertiban, tapi kita selalu menyapa dan memberikan edukasi secara persuasif kepada adek-adek yang ngumpul di titik-titik yang sudah kita petakan,” jelas Kompol Awan Kurnianto.

    Melalui forum ini, Polres PPU berkomitmen akan menindaklanjuti masukan dan kritik dari masyarakat untuk dijadikan sebagai bahan evaluasi guna mewujudkan pelayanan publik yang prima dan dipercaya.

    “Semoga melalui kegiatan ini kita dapat saling menyamakan persepsi dan masukan dari masyarakat menjadi energi positif bagi kepolisian untuk terus melakukan perbaikan,” tandasnya.

    (Sf/Lo)