Seputar Kaltim

    Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, Bawaslu PPU Gencarkan Kegiatan Goes To School

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    30 Agustus 2024 pukul 14:43 WITA

    Kantor Bawaslu PPU.(Foto:AgusbSaputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) mengimplementasikan program Goes To School untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula.

    Komisioner Bawaslu PPU, Edwin Irawan mengaku program menyasar remaja di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama yang berusia 17 tahun dan belum memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP).

    “Program ini akan mendatangi semua sekolah tingkat SMA dan SMK di empat kecamatan, khususnya yang masih minder atau menunda-nunda bikin KTP, padahal dengan adanya KTP mereka memiliki hak suara saat pencoblosan,” ucap Edwin, Jumat (30/8/2024).

    Agar program ini berjalan optimal, Bawaslu PPU mendelegasikan 12 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan di masing-masing kecamatan akan ada tiga Panwascam bertugas memberikan edukasi terkait gambaran demokrasi ketika pemilihan.

    “Panwascam akan menyampaikan bahwa peran masyarakat sangat berpengaruh saat pemilihan, jadi mereka memberikan edukasi terkait bagaimana tugas masyarakat dalam berniaga dan mengawal pesta demokrasi itu seperti apa kepada pemilih pemula,” jelas Edwin.

    Ia menyebut program ini sudah berjalan selama sebulan dan ada belasan sekolah di empat kecamatan yang telah dikunjungi untuk diberikan edukasi.

    “Kecamatan Waru ada dua sekolah yang telah dikunjungi, setelah itu Kecamatan Babulu tiga sekolah, Kecamatan Penajam dua sekolah dan Kecamatan Sepaku dua sekolah juga, yang pasti setiap sekolah pasti dikunjungi untuk memaksimalkan program ini,” ungkap Edwin.

    Edwin berharap generasi muda dan masyarakat juga dapat menyampaikan kepada generasi selanjutnya mengenai gambaran demokrasi dan memilih keputusan dengan tepat.

    Sebagaimana diketahui, bahwa peran pemilih pemula sangat berarti dan penting dalam kontestasi pemilihan, baik itu saat Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

    Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU dari hasil pemetaan dan data calon pemilih pemula di Pilkada serentak 2024 ini, terdapat sebanyak 2.700 pemilih pemula akan menggunakan hak suaranya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tingkatkan Partisipasi Pemilih Pemula, Bawaslu PPU Gencarkan Kegiatan Goes To School

    Penulis:Agus Saputra|Redaktur:Buniyamin
    30 Agustus 2024 pukul 14:43 WITA

    Kantor Bawaslu PPU.(Foto:AgusbSaputra/Seputarfakta.com)

    Penajam - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Penajam Paser Utara (PPU) mengimplementasikan program Goes To School untuk meningkatkan partisipasi pemilih pemula.

    Komisioner Bawaslu PPU, Edwin Irawan mengaku program menyasar remaja di jenjang pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), terutama yang berusia 17 tahun dan belum memiliki Kartu Tanda Pengenal (KTP).

    “Program ini akan mendatangi semua sekolah tingkat SMA dan SMK di empat kecamatan, khususnya yang masih minder atau menunda-nunda bikin KTP, padahal dengan adanya KTP mereka memiliki hak suara saat pencoblosan,” ucap Edwin, Jumat (30/8/2024).

    Agar program ini berjalan optimal, Bawaslu PPU mendelegasikan 12 Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) dan di masing-masing kecamatan akan ada tiga Panwascam bertugas memberikan edukasi terkait gambaran demokrasi ketika pemilihan.

    “Panwascam akan menyampaikan bahwa peran masyarakat sangat berpengaruh saat pemilihan, jadi mereka memberikan edukasi terkait bagaimana tugas masyarakat dalam berniaga dan mengawal pesta demokrasi itu seperti apa kepada pemilih pemula,” jelas Edwin.

    Ia menyebut program ini sudah berjalan selama sebulan dan ada belasan sekolah di empat kecamatan yang telah dikunjungi untuk diberikan edukasi.

    “Kecamatan Waru ada dua sekolah yang telah dikunjungi, setelah itu Kecamatan Babulu tiga sekolah, Kecamatan Penajam dua sekolah dan Kecamatan Sepaku dua sekolah juga, yang pasti setiap sekolah pasti dikunjungi untuk memaksimalkan program ini,” ungkap Edwin.

    Edwin berharap generasi muda dan masyarakat juga dapat menyampaikan kepada generasi selanjutnya mengenai gambaran demokrasi dan memilih keputusan dengan tepat.

    Sebagaimana diketahui, bahwa peran pemilih pemula sangat berarti dan penting dalam kontestasi pemilihan, baik itu saat Pemilu maupun Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

    Menurut data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) PPU dari hasil pemetaan dan data calon pemilih pemula di Pilkada serentak 2024 ini, terdapat sebanyak 2.700 pemilih pemula akan menggunakan hak suaranya.

    (Sf/By)