Kesehatan

    Tingkatkan Layanan Medis, UDD PMI Paser Mampu Olah Darah Jadi Komponen Spesifik untuk Pasien 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    23 September 2026 pukul 21:05 WITA

    PMI Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paser meningkatkan kapasitas layanannya. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan mengolah darah donor menjadi berbagai jenis komponen spesifik. 

    Melalui inovasi tersebut, proses pemenuhan kebutuhan darah bagi para pasien di rumah sakit kini tidak lagi sebatas penyediaan darah utuh. Layanan yang lebih spesifik itu dihadirkan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan medis yang tepat sasaran.

    Kepala UDD PMI Paser, Achmad Hadiwijaya, menyampaikan kemampuan memproduksi komponen darah merupakan bagian dari transformasi pelayanan PMI Paser. 

    "Pengembangan ini dirancang langsung untuk merespons permintaan fasilitas kesehatan yang kian kompleks," kata Achmad Hadiwijaya, Rabu (23/9/2026).

    Saat ini, UDD PMI Paser telah mampu menyediakan lima jenis komponen darah utama. Komponen tersebut di antaranya Packed Red Cells (PRC), Thrombocyte Concentrate (TC), Fresh Frozen Plasma (FFP), plasma biasa, hingga kriopresipitat.

    Secara medis, penggunaan PRC difokuskan untuk menangani pasien anemia, ibu melahirkan, korban kecelakaan serta pasien pembedahan. Sementara itu, komponen TC atau konsentrat trombosit sangat vital bagi penyembuhan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pasien kanker.

    Selain itu, FFP dan plasma diperuntukkan bagi penderita gangguan pembekuan darah. Komponen kriopresipitat disiapkan secara khusus untuk membantu pasien hemofilia maupun kasus perdarahan berat yang membutuhkan penanganan cepat.

    Pihaknya menegaskan, keberlanjutan produksi komponen darah ini sangat bergantung pada pasokan donor harian. Achmad mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah agar ketersediaan stok di UDD PMI Paser tetap terjaga aman dan tidak mengalami kekosongan.

    "Keberlanjutan produksi sangat bergantung pada pasokan donor darah harian. Kami juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan donor darah guna menjaga stok di PMI," tutupnya.

     

    (Sf/Lo)

    Kesehatan

    Tingkatkan Layanan Medis, UDD PMI Paser Mampu Olah Darah Jadi Komponen Spesifik untuk Pasien 

    Penulis:Padliannor|Redaktur:Lodya A
    23 September 2026 pukul 21:05 WITA

    PMI Kabupaten Paser. (Foto: Padliannor/seputarfakta.com)

    Tana Paser - Unit Donor Darah (UDD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Paser meningkatkan kapasitas layanannya. Hal ini dibuktikan dengan kemampuan mengolah darah donor menjadi berbagai jenis komponen spesifik. 

    Melalui inovasi tersebut, proses pemenuhan kebutuhan darah bagi para pasien di rumah sakit kini tidak lagi sebatas penyediaan darah utuh. Layanan yang lebih spesifik itu dihadirkan untuk memastikan setiap pasien mendapatkan penanganan medis yang tepat sasaran.

    Kepala UDD PMI Paser, Achmad Hadiwijaya, menyampaikan kemampuan memproduksi komponen darah merupakan bagian dari transformasi pelayanan PMI Paser. 

    "Pengembangan ini dirancang langsung untuk merespons permintaan fasilitas kesehatan yang kian kompleks," kata Achmad Hadiwijaya, Rabu (23/9/2026).

    Saat ini, UDD PMI Paser telah mampu menyediakan lima jenis komponen darah utama. Komponen tersebut di antaranya Packed Red Cells (PRC), Thrombocyte Concentrate (TC), Fresh Frozen Plasma (FFP), plasma biasa, hingga kriopresipitat.

    Secara medis, penggunaan PRC difokuskan untuk menangani pasien anemia, ibu melahirkan, korban kecelakaan serta pasien pembedahan. Sementara itu, komponen TC atau konsentrat trombosit sangat vital bagi penyembuhan penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) dan pasien kanker.

    Selain itu, FFP dan plasma diperuntukkan bagi penderita gangguan pembekuan darah. Komponen kriopresipitat disiapkan secara khusus untuk membantu pasien hemofilia maupun kasus perdarahan berat yang membutuhkan penanganan cepat.

    Pihaknya menegaskan, keberlanjutan produksi komponen darah ini sangat bergantung pada pasokan donor harian. Achmad mengajak masyarakat untuk rutin mendonorkan darah agar ketersediaan stok di UDD PMI Paser tetap terjaga aman dan tidak mengalami kekosongan.

    "Keberlanjutan produksi sangat bergantung pada pasokan donor darah harian. Kami juga mengimbau masyarakat untuk rutin melakukan donor darah guna menjaga stok di PMI," tutupnya.

     

    (Sf/Lo)