Cari disini...
Seputar Kaltim
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengajak para lanjut usia (lansia) untuk tetap aktif menjaga kesehatan dan berolahraga agar kualitas hidup terus meningkat.
Menurutnya, usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif, selama aktivitas dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2025, angka harapan hidup masyarakat Kutim mencapai 74,87 tahun. Rinciannya, angka harapan hidup laki-laki mencapai 72,24 tahun, sedangkan perempuan 77,63 tahun.
"Ini menunjukkan bahwa orang Kutai Timur alhamdulillah memiliki kualitas hidup yang baik," ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, salah satu cara menjaga kualitas hidup di usia lanjut adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan tetap aktif bergerak. Karena itu, Sekolah Lansia tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga sarana membangun kebiasaan hidup sehat.
"Bugar sepanjang usia hanya bisa kita peroleh dengan meningkatkan kualitas hidup dari sisi kesehatan, produktivitas dan aktivitas sehari-hari," katanya.
Ia mengajak para lansia untuk tetap berolahraga sesuai kemampuan masing-masing. Aktivitas sederhana seperti lari di tempat, senam sehat atau berolahraga di rumah dapat membantu menjaga kebugaran tubuh di usia lanjut.
Selain aktivitas fisik, peserta Sekolah Lansia juga akan mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, gizi seimbang, pencegahan penyakit degeneratif, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui Posyandu Lansia.
Ia menambahkan, upaya tersebut menjadi bagian dari pembelajaran sepanjang hayat agar para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif dan mampu menjalani masa tua dengan bahagia.
"Jangan dibayangkan masuk Sekolah Lansia belajar matematika atau fisika. Yang kita bangun adalah bagaimana para lansia tetap sehat, bahagia, aktif dan produktif," tuturnya.
Ardiansyah berharap para peserta memanfaatkan Sekolah Lansia sebagai ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, memperluas pergaulan, serta menjaga kesehatan sehingga tetap dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, (Foto: Lisda/seputarfakta.com)
Sangatta - Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman mengajak para lanjut usia (lansia) untuk tetap aktif menjaga kesehatan dan berolahraga agar kualitas hidup terus meningkat.
Menurutnya, usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk tetap produktif, selama aktivitas dilakukan sesuai kemampuan masing-masing.
Ia mengungkapkan, berdasarkan data tahun 2025, angka harapan hidup masyarakat Kutim mencapai 74,87 tahun. Rinciannya, angka harapan hidup laki-laki mencapai 72,24 tahun, sedangkan perempuan 77,63 tahun.
"Ini menunjukkan bahwa orang Kutai Timur alhamdulillah memiliki kualitas hidup yang baik," ujar Ardiansyah.
Ia mengatakan, salah satu cara menjaga kualitas hidup di usia lanjut adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dan tetap aktif bergerak. Karena itu, Sekolah Lansia tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga sarana membangun kebiasaan hidup sehat.
"Bugar sepanjang usia hanya bisa kita peroleh dengan meningkatkan kualitas hidup dari sisi kesehatan, produktivitas dan aktivitas sehari-hari," katanya.
Ia mengajak para lansia untuk tetap berolahraga sesuai kemampuan masing-masing. Aktivitas sederhana seperti lari di tempat, senam sehat atau berolahraga di rumah dapat membantu menjaga kebugaran tubuh di usia lanjut.
Selain aktivitas fisik, peserta Sekolah Lansia juga akan mendapatkan edukasi mengenai pola hidup sehat, gizi seimbang, pencegahan penyakit degeneratif, serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala melalui Posyandu Lansia.
Ia menambahkan, upaya tersebut menjadi bagian dari pembelajaran sepanjang hayat agar para lansia tetap sehat, mandiri, aktif, produktif dan mampu menjalani masa tua dengan bahagia.
"Jangan dibayangkan masuk Sekolah Lansia belajar matematika atau fisika. Yang kita bangun adalah bagaimana para lansia tetap sehat, bahagia, aktif dan produktif," tuturnya.
Ardiansyah berharap para peserta memanfaatkan Sekolah Lansia sebagai ruang untuk belajar, berbagi pengalaman, memperluas pergaulan, serta menjaga kesehatan sehingga tetap dapat memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan.
(Sf/Lo)