Cari disini...
Seputar Kaltim
Potret masyarakat saat mengisi BBM di SPBU Nipah-Nipah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) berupaya memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak mengalami kelangkaan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan, yaitu mengintensifkan koordinasi dengan Pertamina.
“Biasanya saat Desember itu kebutuhan BBM banyak karena menjelang Nataru. Jadi kita akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk mewaspadai kelangkaan,” ujar Kabid Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, Rabu (12/11/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, PPU pada tahun ini memiliki kuota BBM sebanyak 33.188 kiloliter (kL) untuk pertalite dan 9.397 kL untuk Solar.
Apabila ketersediaan BBM tersebut menipis menjelang Nataru, maka Diskukmperindag PPU akan mengusulkan penambahan kuota kepada Pertamina.
Selain itu, pihaknya juga akan mencoba alternatif lain dengan mekanisme peralihan BBM dari daerah lain yang memiliki kuota lebih.
“Biasanya diantisipasi melalui peralihan dari daerah lain dan Pertamina juga pastinya akan melakukan langkah antisipasi menjelang Nataru,” terang Marlina.
Dengan melalui koordinasi yang intensif, pihaknya memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru dapat terpenuhi.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Potret masyarakat saat mengisi BBM di SPBU Nipah-Nipah (Foto: Agus Saputra/Seputarfakta.com)
Penajam - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskukmperindag) Penajam Paser Utara (PPU) berupaya memastikan ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) tidak mengalami kelangkaan menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Upaya yang dilakukan untuk mencegah terjadinya kelangkaan, yaitu mengintensifkan koordinasi dengan Pertamina.
“Biasanya saat Desember itu kebutuhan BBM banyak karena menjelang Nataru. Jadi kita akan berkoordinasi dengan Pertamina untuk mewaspadai kelangkaan,” ujar Kabid Perdagangan Diskukmperindag PPU, Marlina, Rabu (12/11/2025).
Berdasarkan data yang dihimpun pemerintah, PPU pada tahun ini memiliki kuota BBM sebanyak 33.188 kiloliter (kL) untuk pertalite dan 9.397 kL untuk Solar.
Apabila ketersediaan BBM tersebut menipis menjelang Nataru, maka Diskukmperindag PPU akan mengusulkan penambahan kuota kepada Pertamina.
Selain itu, pihaknya juga akan mencoba alternatif lain dengan mekanisme peralihan BBM dari daerah lain yang memiliki kuota lebih.
“Biasanya diantisipasi melalui peralihan dari daerah lain dan Pertamina juga pastinya akan melakukan langkah antisipasi menjelang Nataru,” terang Marlina.
Dengan melalui koordinasi yang intensif, pihaknya memastikan distribusi BBM tetap berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat menjelang Nataru dapat terpenuhi.
(Sf/Rs)