Cari disini...
Seputar Kaltim
Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan Heru Ressandy. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Desakan dari Forum Komunikasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (FK.SP/SB) Kota Balikpapan terkait pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akhirnya ditanggapi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heru Ressandy. Ia mengatakan, sejatinya tuntutan Serikat Buruh sejalan dengan program dari DKUMKM.
"Karena setiap tahun kami sedang penumbuhan wirausaha baru ataupun mengkurasi dan pendampingan UMKM di kota Balikpapan, yang belum masuk registrasi dari dinas," ucap Heru kepada awak media, Jum'at (3/5/2024).
Sehingga petisi dan program dinas, kata dia, masuk dalam keselarasan. Tetapi pihaknya juga akan memfasilitasi pertemuan antara pihak serikat pekerja dengan UMKM yang sudah terbentuk maupun yang baru mau mendaftar untuk bergabung dengan binaan DKUMKM.
"Kami sudah janjikan, minggu ini akan fasilitasi pertemuan, sehingga mereka bisa terdaftar sesuai aturan UMKM," jelasnya.
Sementara untuk di kecamatan, merupakan program tahunan sejak 2023. Dimana pada semester I sudah ada 189 UMKM baru, yang telah bekerjasama dengan Bank Kaltimtara dan Bank Mandiri untuk permodalan.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pelatihan dan pengembangan setelah semua perizinannya dilengkapi.
"Maka ketika ada yang mau mendaftar bisa langsung ke kecamatan, baik yang belum punya produk ataupun yang sudah punya produk," terangnya.
(Sf/Rs)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan Heru Ressandy. (Foto: Maya Sari/Seputarfakta.com)
Balikpapan - Desakan dari Forum Komunikasi Serikat Pekerja dan Serikat Buruh (FK.SP/SB) Kota Balikpapan terkait pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) akhirnya ditanggapi Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Perindustrian (DKUMKMP) Kota Balikpapan, Heru Ressandy. Ia mengatakan, sejatinya tuntutan Serikat Buruh sejalan dengan program dari DKUMKM.
"Karena setiap tahun kami sedang penumbuhan wirausaha baru ataupun mengkurasi dan pendampingan UMKM di kota Balikpapan, yang belum masuk registrasi dari dinas," ucap Heru kepada awak media, Jum'at (3/5/2024).
Sehingga petisi dan program dinas, kata dia, masuk dalam keselarasan. Tetapi pihaknya juga akan memfasilitasi pertemuan antara pihak serikat pekerja dengan UMKM yang sudah terbentuk maupun yang baru mau mendaftar untuk bergabung dengan binaan DKUMKM.
"Kami sudah janjikan, minggu ini akan fasilitasi pertemuan, sehingga mereka bisa terdaftar sesuai aturan UMKM," jelasnya.
Sementara untuk di kecamatan, merupakan program tahunan sejak 2023. Dimana pada semester I sudah ada 189 UMKM baru, yang telah bekerjasama dengan Bank Kaltimtara dan Bank Mandiri untuk permodalan.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan pelatihan dan pengembangan setelah semua perizinannya dilengkapi.
"Maka ketika ada yang mau mendaftar bisa langsung ke kecamatan, baik yang belum punya produk ataupun yang sudah punya produk," terangnya.
(Sf/Rs)