Seputar Kaltim

    Tim Gabungan Obok-obok Kamar Hunian Lapas Tenggarong, Petugas Temukan Sajam Rakitan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 Agustus 2024 pukul 15:00 WITA

    Lapas Kelas II A Tenggarong saat melaksanakan Razia di kamar tahanan. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Tim gabungan melakukan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kamis (1/8/2024).

    Petugas dalam razia itu mengobok-obok kamar hunian dan menemukan beberapa benda berbahaya beredar di dalam lapas, seperti terminal listrik rakitan, charger dan headset handphone hingga beberapa senjata tajam (sajam) rakitan.

    Razia ini merupakan upaya menciptakan situasi Lapas yang aman dan tertib. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Yudi Hari Yanto dan jajarannya serta Kasi Administrasi Kamtib, Halif Shodiqulamin.

    Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Agus Dwirijanto mengatakan kegiatan ini adalah upaya dalam mengimplementasikan program strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). 

    "Ini bentuk aksi nyata pelaksanaan Back To Basic serta tiga kunci pemasyarakatan maju," kata Agus.

    Ia pun menegaskan pentingnya menjaga integritas, pemahaman terhadap tugas pokok, fungsi, serta disiplin dan profesionalitas. "Tidak ada ruang bagi petugas yang berpotensi merusak citra institusi pemasyarakatan, khususnya Lapas Tenggarong," tegasnya.

    Razia tersebut dilaksanakan dengan humanis guna menghindari hal-hal yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. "Laksanakan razia dengan humanis dan tetap mengedepankan etika," sebut Agus.

    Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri dan Badan Narkotika (BNK) Kutai Kartanegara (Kukar) serta seluruh pejabat struktural, JFU dan JFT Lapas Kelas IIA Tenggarong. 

    Pihaknya pun selalu menekankan untuk menjaga integritas dan komitmen bersama seluruh jajaran. "Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk melakukan pembenahan kedepannya". imbuhnya.

    "Untuk pelaksanaan razia ini kita mengambil sampel di empat kamar hunian, hasil razianya nanti akan dilaporkan dan dimusnahkan," tambahnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tim Gabungan Obok-obok Kamar Hunian Lapas Tenggarong, Petugas Temukan Sajam Rakitan

    Penulis:Muhammad Anshori|Redaktur:Buniyamin
    01 Agustus 2024 pukul 15:00 WITA

    Lapas Kelas II A Tenggarong saat melaksanakan Razia di kamar tahanan. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)

    Tenggarong - Tim gabungan melakukan razia kamar hunian Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIA Tenggarong, Kamis (1/8/2024).

    Petugas dalam razia itu mengobok-obok kamar hunian dan menemukan beberapa benda berbahaya beredar di dalam lapas, seperti terminal listrik rakitan, charger dan headset handphone hingga beberapa senjata tajam (sajam) rakitan.

    Razia ini merupakan upaya menciptakan situasi Lapas yang aman dan tertib. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Yudi Hari Yanto dan jajarannya serta Kasi Administrasi Kamtib, Halif Shodiqulamin.

    Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, Agus Dwirijanto mengatakan kegiatan ini adalah upaya dalam mengimplementasikan program strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Ham (Kemenkumham). 

    "Ini bentuk aksi nyata pelaksanaan Back To Basic serta tiga kunci pemasyarakatan maju," kata Agus.

    Ia pun menegaskan pentingnya menjaga integritas, pemahaman terhadap tugas pokok, fungsi, serta disiplin dan profesionalitas. "Tidak ada ruang bagi petugas yang berpotensi merusak citra institusi pemasyarakatan, khususnya Lapas Tenggarong," tegasnya.

    Razia tersebut dilaksanakan dengan humanis guna menghindari hal-hal yang bisa mengganggu keamanan dan ketertiban di dalam lapas. "Laksanakan razia dengan humanis dan tetap mengedepankan etika," sebut Agus.

    Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, Polri dan Badan Narkotika (BNK) Kutai Kartanegara (Kukar) serta seluruh pejabat struktural, JFU dan JFT Lapas Kelas IIA Tenggarong. 

    Pihaknya pun selalu menekankan untuk menjaga integritas dan komitmen bersama seluruh jajaran. "Temuan ini akan menjadi bahan evaluasi kami untuk melakukan pembenahan kedepannya". imbuhnya.

    "Untuk pelaksanaan razia ini kita mengambil sampel di empat kamar hunian, hasil razianya nanti akan dilaporkan dan dimusnahkan," tambahnya.

    (Sf/By)