Seputar Kaltim

    Tiga Rumah di Senaken Disatroni Maling saat Malam Tahun Baru, Kades Buka Sayembara Tangkap Pelaku

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 Januari 2025 pukul 13:58 WITA

    Kades Senaken, Bambang Supriyadi (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Masyarakat Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser akhir-akhir ini dibuat resah akibat aktivitas pencurian yang kian marak terjadi.

    Kepala Desa (Kades) Senaken, Bambang Supriyadi mengaku sudah banyak menerima informasi dari warga terkait maraknya aktivitas pencurian, bahkan tiga rumah disatroni maling saat malam tahun baru 2025.

    Sampai kini, kaa dia, pelaku pencurian di Desa Senaken itu masih bebas berkeliaran, sehingga masyarakat di desa khawatir akan keamanan rumah saat ditinggal bepergian.

    “Maling mulai marak berkeliaran, saat malam tahun baru ada tiga rumah kemalingan,” kata Bambang, Jumat (3/1/2025).

    Dari maraknya aktivitas pencurian, ia bernisiatif mengadakan sayembara penangkapan maling dengan hadiah Rp2,5 juta, berlaku untuk warga Desa Senaken yang bisa menangkap maling di Desa Senaken.

    Sayembara itu sudah dibuka sejak kamis (2/1/2025) kemarin dan berlaku selama tujuh tahun atau hingga 31 Desember 2031 mendatang. 

    Penangkapan maling dengan sayembara ini rupanya bukan untuk pertama kalinya, sebelumnya juga pernah dilaksankan, kini kembali dilaksanakan dengan waktu yang cukup panjang hingga 2031.

    “Sayembara sudah dibuka sejak kemarin, berlaku sampai 2031, dan hanya untuk warga Senaken,” tuturnya.

    Syarat lainnya, bagi warga Desa Senaken yang berhasil menggagalkan atau menangkap maling, harus dilengkapi dengan barang bukti.

    “Seyembara berlaku selama masa jabatan saya, jadi dengan ini saya harap Desa Senaken bisa tetap aman,” tandasnya.

    (Sf/By)

    Seputar Kaltim

    Tiga Rumah di Senaken Disatroni Maling saat Malam Tahun Baru, Kades Buka Sayembara Tangkap Pelaku

    Penulis:Sahrul|Redaktur:Buniyamin
    03 Januari 2025 pukul 13:58 WITA

    Kades Senaken, Bambang Supriyadi (Muhammad Sahrul/Seputarfakta.com)

    Tanah Grogot - Masyarakat Desa Senaken, Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser akhir-akhir ini dibuat resah akibat aktivitas pencurian yang kian marak terjadi.

    Kepala Desa (Kades) Senaken, Bambang Supriyadi mengaku sudah banyak menerima informasi dari warga terkait maraknya aktivitas pencurian, bahkan tiga rumah disatroni maling saat malam tahun baru 2025.

    Sampai kini, kaa dia, pelaku pencurian di Desa Senaken itu masih bebas berkeliaran, sehingga masyarakat di desa khawatir akan keamanan rumah saat ditinggal bepergian.

    “Maling mulai marak berkeliaran, saat malam tahun baru ada tiga rumah kemalingan,” kata Bambang, Jumat (3/1/2025).

    Dari maraknya aktivitas pencurian, ia bernisiatif mengadakan sayembara penangkapan maling dengan hadiah Rp2,5 juta, berlaku untuk warga Desa Senaken yang bisa menangkap maling di Desa Senaken.

    Sayembara itu sudah dibuka sejak kamis (2/1/2025) kemarin dan berlaku selama tujuh tahun atau hingga 31 Desember 2031 mendatang. 

    Penangkapan maling dengan sayembara ini rupanya bukan untuk pertama kalinya, sebelumnya juga pernah dilaksankan, kini kembali dilaksanakan dengan waktu yang cukup panjang hingga 2031.

    “Sayembara sudah dibuka sejak kemarin, berlaku sampai 2031, dan hanya untuk warga Senaken,” tuturnya.

    Syarat lainnya, bagi warga Desa Senaken yang berhasil menggagalkan atau menangkap maling, harus dilengkapi dengan barang bukti.

    “Seyembara berlaku selama masa jabatan saya, jadi dengan ini saya harap Desa Senaken bisa tetap aman,” tandasnya.

    (Sf/By)