Seputar Kaltim

    Tiga Pejabat Kaltim Ukir Prestasi Mentereng di PKN Tingkat II, Kepala BPKAD Sabet Peringkat Satu Nasional

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 Desember 2025 pukul 20:24 WITA

    Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir menerima penghargaan sebagai peserta terbaik se-Nasional. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Tiga pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim berhasil mengukir prestasi istimewa dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 28. 

    Ketiganya menempati posisi teratas di antara peserta dari berbagai instansi nasional, termasuk Otorita IKN dan kementerian.

    Prestasi paling mencolok diraih oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, yang sukses menyabet peringkat pertama (kesatu) terbaik.

    Dua pejabat Kaltim lainnya, yakni Wakil Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjacharane (AWS) yang menempati peringkat keempat, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim, Dasmiah, yang berada di peringkat kelima.

    Pencapaian mentereng ini diumumkan dan dianugerahkan langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Muhammad Taufiq. 

    Acara penutupan PKN Tingkat II Angkatan 28 berlangsung di Aula Utama BPSDM Kaltim pada Rabu (6/12/2025).

    Selain tiga pejabat Kaltim, peringkat kedua diraih oleh Kuswanto dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), dan peringkat ketiga oleh Muhammad Fadli Pathurrahman dari Pemerintah Kota Balikpapan.

    Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, melaporkan bahwa pelatihan yang berlangsung sejak 13 Agustus hingga 6 Desember 2025 ini diikuti oleh 30 peserta. 

    Mereka berasal dari beragam instansi, mulai dari Pemprov dan Pemkab se-Kaltim, Kota Balikpapan, Otorita IKN, hingga perwakilan dari Kementerian Imigrasi/Pemasyarakatan dan Kepolisian RI. Total pelatihan menghabiskan 923 jam pelajaran atau 107 hari.

    Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kaltim, M. Syirajuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. \

    "Proses panjang pelatihan ini adalah investasi besar dalam mempersiapkan pemimpin strategis di berbagai instansi pemerintahan,” ujar Syirajuddin. 

    Dengan begitu, kata dia, masyarakat Kaltim akan dipimpin oleh para pejabat yang sudah teruji dan terupgrade kualitas kepemimpinannya.

    Kepala LAN-RI, Muhammad Taufiq, berpesan agar para alumni PKN Tingkat II tidak berhenti belajar.

    "Ini harus menjadi sebuah komunitas pembelajar, yakni ekosistem kepemimpinan yang saling terhubung," tutur Taufiq.

    Acara penutupan ini juga dirangkai dengan Launching ASN Corporate University bagi Pemerintah Kabupaten/Kota, yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Tiga Pejabat Kaltim Ukir Prestasi Mentereng di PKN Tingkat II, Kepala BPKAD Sabet Peringkat Satu Nasional

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    07 Desember 2025 pukul 20:24 WITA

    Kepala BPKAD Kaltim, Ahmad Muzakkir menerima penghargaan sebagai peserta terbaik se-Nasional. (Foto: istimewa)

    Samarinda - Tiga pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kaltim berhasil mengukir prestasi istimewa dalam ajang Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan 28. 

    Ketiganya menempati posisi teratas di antara peserta dari berbagai instansi nasional, termasuk Otorita IKN dan kementerian.

    Prestasi paling mencolok diraih oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kaltim, Ahmad Muzakkir, yang sukses menyabet peringkat pertama (kesatu) terbaik.

    Dua pejabat Kaltim lainnya, yakni Wakil Direktur RSUD Abdoel Wahab Sjacharane (AWS) yang menempati peringkat keempat, dan Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kaltim, Dasmiah, yang berada di peringkat kelima.

    Pencapaian mentereng ini diumumkan dan dianugerahkan langsung oleh Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Muhammad Taufiq. 

    Acara penutupan PKN Tingkat II Angkatan 28 berlangsung di Aula Utama BPSDM Kaltim pada Rabu (6/12/2025).

    Selain tiga pejabat Kaltim, peringkat kedua diraih oleh Kuswanto dari Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), dan peringkat ketiga oleh Muhammad Fadli Pathurrahman dari Pemerintah Kota Balikpapan.

    Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, melaporkan bahwa pelatihan yang berlangsung sejak 13 Agustus hingga 6 Desember 2025 ini diikuti oleh 30 peserta. 

    Mereka berasal dari beragam instansi, mulai dari Pemprov dan Pemkab se-Kaltim, Kota Balikpapan, Otorita IKN, hingga perwakilan dari Kementerian Imigrasi/Pemasyarakatan dan Kepolisian RI. Total pelatihan menghabiskan 923 jam pelajaran atau 107 hari.

    Mewakili Gubernur Kaltim, Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekda Kaltim, M. Syirajuddin, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. \

    "Proses panjang pelatihan ini adalah investasi besar dalam mempersiapkan pemimpin strategis di berbagai instansi pemerintahan,” ujar Syirajuddin. 

    Dengan begitu, kata dia, masyarakat Kaltim akan dipimpin oleh para pejabat yang sudah teruji dan terupgrade kualitas kepemimpinannya.

    Kepala LAN-RI, Muhammad Taufiq, berpesan agar para alumni PKN Tingkat II tidak berhenti belajar.

    "Ini harus menjadi sebuah komunitas pembelajar, yakni ekosistem kepemimpinan yang saling terhubung," tutur Taufiq.

    Acara penutupan ini juga dirangkai dengan Launching ASN Corporate University bagi Pemerintah Kabupaten/Kota, yang bertujuan meningkatkan kompetensi ASN secara berkelanjutan.

    (Sf/Rs)