Cari disini...
Seputar Kaltim
Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Tiga pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) mewakili Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Surakarta Jawa Tengah.
Acara tersebut berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2024.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fhatullah mengatakan ketiga IKM tersebut memamerkan hasil kerajinan dari Kutai, seperti ulap doyo, sulam tumpar, manik-manik, tas dan baju batik motif Kutai.
"Kita menampilkan berbagai macam kerajinan yang sangat diminati oleh pengunjung karena memiliki kualitas yang baik," kata Sayid Fhatullah Jumat (17/5/2024).
Di hari pertama, kata dia, pelaku IKM berhasil mengumpulkan sekitar Rp15 juta dari hasil penjualannya.
Ini merupakan pencapaian yang baik untuk perekonomian masyarakat serta memperkenalkan produk lokal ke luar daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung serta memajukan pelaku IKM dan UMKM agar dapat meningkatkan perekonomian mereka.
Ia berharap agar pelaku IKM terus berinovasi dan produktif dalam menghasilkan produk yang berkualitas.
"Kami ingin melalui kegiatan tersebut bisa menjalin silaturahmi dan memperkenalkan produk lokal yang ada di Kukar," tutupnya.
(Sf/By)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Plt Kepala Disperindag Kukar Sayid Fhatullah. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Tiga pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) mewakili Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Surakarta Jawa Tengah.
Acara tersebut berlangsung dari tanggal 15 hingga 17 Mei 2024.
Plt Kepala Disperindag Kukar, Sayid Fhatullah mengatakan ketiga IKM tersebut memamerkan hasil kerajinan dari Kutai, seperti ulap doyo, sulam tumpar, manik-manik, tas dan baju batik motif Kutai.
"Kita menampilkan berbagai macam kerajinan yang sangat diminati oleh pengunjung karena memiliki kualitas yang baik," kata Sayid Fhatullah Jumat (17/5/2024).
Di hari pertama, kata dia, pelaku IKM berhasil mengumpulkan sekitar Rp15 juta dari hasil penjualannya.
Ini merupakan pencapaian yang baik untuk perekonomian masyarakat serta memperkenalkan produk lokal ke luar daerah.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, kata dia, berkomitmen untuk terus mendukung serta memajukan pelaku IKM dan UMKM agar dapat meningkatkan perekonomian mereka.
Ia berharap agar pelaku IKM terus berinovasi dan produktif dalam menghasilkan produk yang berkualitas.
"Kami ingin melalui kegiatan tersebut bisa menjalin silaturahmi dan memperkenalkan produk lokal yang ada di Kukar," tutupnya.
(Sf/By)