Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim
Diskusi terkait pasar Tangga Arung. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Kaki Lima (FPKL) berkomitmen mengawasi pembangunan pasar Tangga Arung, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanrgara (Kukar) hingga selesai.
Sekretaris FPKL Pasar Tangga Arung, Mas’ud mengatakan akan mengawasi tahapan-tahapann pembangunan pasar agar cepat dalam penyelesaiannya.
“Kalau ada yang tidak setuju dengan pembangunan ini, kami siap berdiskusi,” kata Mas'ud Kamis (20/6/2024).
Ia menegaskan, jika pembangunan ini dihalangi, maka akan menghambat para pedagang lain untuk menempati pasar tersebut.
“Kami ingin pembangunan pasar bisa cepat selesai ditahun ini, semoga pemerintah bisa konsisten dalam pengerjaannya," tegasnya.
Kata Mas'ud, ini dilakukan karena para pedagang banyak mengalami kerugian setelah direlokasi ke Lapangan Pemuda Taman Ulin dan Pasar Mangkurawang.
Pendapatan para pedagang menurun drastis dibandingkan saat berjualan di Pasar Tangga Arung. “Kami ingin pembangunan pasar selesai di 2024 ini. Semakin banyak pedagang yang rugi kalau pembangunannya di tahun ini tidak selesai,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada Pemkab Kukar dan kontraktor proyek agar tak mengabaikan kualitas bangunan.
"Kasian para pedagang, sudah menunggu lama tapi bangunannya tidak berkualitas, sia-sia saja," pungakasnya.
(Sf/By)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Muhammad Anshori -
Seputar Kaltim

Diskusi terkait pasar Tangga Arung. (Foto:M.anshori/Seputarfakta.com)
Tenggarong - Para pedagang yang tergabung dalam Forum Pedagang Kaki Lima (FPKL) berkomitmen mengawasi pembangunan pasar Tangga Arung, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanrgara (Kukar) hingga selesai.
Sekretaris FPKL Pasar Tangga Arung, Mas’ud mengatakan akan mengawasi tahapan-tahapann pembangunan pasar agar cepat dalam penyelesaiannya.
“Kalau ada yang tidak setuju dengan pembangunan ini, kami siap berdiskusi,” kata Mas'ud Kamis (20/6/2024).
Ia menegaskan, jika pembangunan ini dihalangi, maka akan menghambat para pedagang lain untuk menempati pasar tersebut.
“Kami ingin pembangunan pasar bisa cepat selesai ditahun ini, semoga pemerintah bisa konsisten dalam pengerjaannya," tegasnya.
Kata Mas'ud, ini dilakukan karena para pedagang banyak mengalami kerugian setelah direlokasi ke Lapangan Pemuda Taman Ulin dan Pasar Mangkurawang.
Pendapatan para pedagang menurun drastis dibandingkan saat berjualan di Pasar Tangga Arung. “Kami ingin pembangunan pasar selesai di 2024 ini. Semakin banyak pedagang yang rugi kalau pembangunannya di tahun ini tidak selesai,” ucapnya.
Ia juga berpesan kepada Pemkab Kukar dan kontraktor proyek agar tak mengabaikan kualitas bangunan.
"Kasian para pedagang, sudah menunggu lama tapi bangunannya tidak berkualitas, sia-sia saja," pungakasnya.
(Sf/By)