Cari disini...
Seputar Kaltim
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: Basarnas Samarinda)
Tenggarong - Seorang pria berinisial M (43) yang sempat dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Sungai Belayan, tepatnya di Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (4/8/2026) kini telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (6/8/2026).
Jasad korban ditemukan mengambang oleh Tim SAR Gabungan sejauh 16,9 Kilometer (Km) dari titik awal tenggelam.
“Pada operasi pencarian yang memasuki hari kedua ini, jasad korban sudah ditemukan sekitar pukul 9.00 WITA dengan jarak kurang lebih 16,9 Km dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju arah hilir,” ujar Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan.
Sebelum dilaporkan tenggelam, korban yang merupakan karyawan bagian operator genset di salah satu perusahaan di kawasan tersebut sedang memperbaiki pipa alkon bersama tiga rekannya di Sungai Belayan.
Setelah pipa alkon tersebut selesai diperbaiki, korban secara sontak langsung berenang menyeberangi Sungai Belayan.
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: Basarnas Samarinda)
Namun saat berada di tengah sungai, korban berteriak meminta pertolongan kepada ketiga rekannya karena diduga mengalami kelelahan atau keram pada kaki.
Kala itu, rekan korban sempat menolong dengan menarik korban menuju ke tepi sungai. Tapi karena merasa kelelahan dan hampir ikut tenggelam, genggaman rekan korban terlepas hingga korban akhirnya terseret arus dan dilaporkan hilang tenggelam.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Ritan Baru di Kecamatan Tabang.“Dengan ditemukannya korban, kini operasi pencarian orang hilang di Sungai Belayan, tepatnya di Desa Long Lalang dinyatakan ditutup,” tandasnya.
(Sf/Lo)
Cari disini...
Seputar Kaltim

Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: Basarnas Samarinda)
Tenggarong - Seorang pria berinisial M (43) yang sempat dilaporkan hilang tenggelam di Perairan Sungai Belayan, tepatnya di Desa Long Lalang, Kecamatan Tabang, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Jumat (4/8/2026) kini telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (6/8/2026).
Jasad korban ditemukan mengambang oleh Tim SAR Gabungan sejauh 16,9 Kilometer (Km) dari titik awal tenggelam.
“Pada operasi pencarian yang memasuki hari kedua ini, jasad korban sudah ditemukan sekitar pukul 9.00 WITA dengan jarak kurang lebih 16,9 Km dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) menuju arah hilir,” ujar Koordinator Pos SAR Samarinda, Aries Setiawan.
Sebelum dilaporkan tenggelam, korban yang merupakan karyawan bagian operator genset di salah satu perusahaan di kawasan tersebut sedang memperbaiki pipa alkon bersama tiga rekannya di Sungai Belayan.
Setelah pipa alkon tersebut selesai diperbaiki, korban secara sontak langsung berenang menyeberangi Sungai Belayan.
Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban (Dok: Basarnas Samarinda)
Namun saat berada di tengah sungai, korban berteriak meminta pertolongan kepada ketiga rekannya karena diduga mengalami kelelahan atau keram pada kaki.
Kala itu, rekan korban sempat menolong dengan menarik korban menuju ke tepi sungai. Tapi karena merasa kelelahan dan hampir ikut tenggelam, genggaman rekan korban terlepas hingga korban akhirnya terseret arus dan dilaporkan hilang tenggelam.
Setelah ditemukan, jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas Ritan Baru di Kecamatan Tabang.“Dengan ditemukannya korban, kini operasi pencarian orang hilang di Sungai Belayan, tepatnya di Desa Long Lalang dinyatakan ditutup,” tandasnya.
(Sf/Lo)