Seputar Kaltim

    Terowongan  Jalan Kakap-Sultan Alimuddin Diuji Coba Pertengahan Tahun Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    13 Februari 2025 pukul 13:02 WITA

    Terowongan dari sisi Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Sambutan, Rabu (12/2/2025). (Foto: Dokumentasi Korem 091/ASN/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Proyek pembangunan Terowongan Sultan Alimuddin di Samarinda terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa uji coba operasional terowongan ini dijadwalkan pada Mei atau Juni 2025, seiring dengan finalisasi tahap akhir pengerjaan.  

    "Terowongan ini dua jalur dengan satu arah. Kita akan lakukan uji coba pada Mei atau setidaknya Juni, sehingga bisa diketahui hasil finalisasi pekerjaan," ujar Andi Harun, Rabu (12/2/2025).  

    Ia mengatakan, per-tanggal 12 Februari 2025, progres konstruksi terowongan sepanjang 400 meter itu telah mencapai 85,6 persen. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menargetkan penyelesaian penuh dalam beberapa bulan ke depan agar infrastruktur ini dapat segera dimanfaatkan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.  

    Selain pembangunan terowongan, Pemkot Samarinda juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menata akses jalan di sekitarnya. 

    Sebelumnya, Andi Harun mengatakan Jalan Sultan Alimuddin rencananya akan diubah menjadi dua jalur, sementara Jalan Sejati akan diperlebar sekitar satu hingga dua meter guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.  

    Menurut Andi Harun, pelebaran jalan menjadi langkah strategis agar manfaat terowongan dapat dirasakan secara maksimal. 

    "Terowongan ini nantinya akan bagus, tetapi kalau jalannya sempit, manfaatnya tidak akan optimal, minimal kita buat lebih luas dan mulus agar akses lebih nyaman,"  tambahnya.  

    Dalam kunjungannya ke terowongan pada Rabu (12/2/2025), Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka juga turut memberikan perhatian pada proyek tersebut. 

    Andi Harun mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan usulan dukungan anggaran kepada pemerintah pusat untuk mempercepat pelebaran Jalan Sultan Alimuddin hingga ke Jembatan Achmad Amins dan akses menuju tol Samarinda-Balikpapan.  

    "Kondisi fiskal kita saat ini harus membiayai banyak hal, jadi mungkin suatu waktu kita mohon bisa dibantu dukungan anggaran untuk pelebaran jalan ini," katanya.  

    Usulan tersebut disambut positif oleh Gibran. "Beliau menyatakan dukungannya dan menyampaikan kepada saya untuk terus semangat. Membangun itu membutuhkan komitmen dan kita harus bersinergi dengan semua elemen bangsa, termasuk pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota," ungkapnya.  

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Terowongan  Jalan Kakap-Sultan Alimuddin Diuji Coba Pertengahan Tahun Ini

    Penulis:Tria|Redaktur:Rusdianto
    13 Februari 2025 pukul 13:02 WITA

    Terowongan dari sisi Jalan Sultan Alimuddin, Kecamatan Sambutan, Rabu (12/2/2025). (Foto: Dokumentasi Korem 091/ASN/Seputarfakta.com)

    Samarinda – Proyek pembangunan Terowongan Sultan Alimuddin di Samarinda terus menunjukkan perkembangan signifikan. 

    Wali Kota Samarinda, Andi Harun, mengungkapkan bahwa uji coba operasional terowongan ini dijadwalkan pada Mei atau Juni 2025, seiring dengan finalisasi tahap akhir pengerjaan.  

    "Terowongan ini dua jalur dengan satu arah. Kita akan lakukan uji coba pada Mei atau setidaknya Juni, sehingga bisa diketahui hasil finalisasi pekerjaan," ujar Andi Harun, Rabu (12/2/2025).  

    Ia mengatakan, per-tanggal 12 Februari 2025, progres konstruksi terowongan sepanjang 400 meter itu telah mencapai 85,6 persen. Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menargetkan penyelesaian penuh dalam beberapa bulan ke depan agar infrastruktur ini dapat segera dimanfaatkan untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.  

    Selain pembangunan terowongan, Pemkot Samarinda juga menyiapkan langkah lanjutan dengan menata akses jalan di sekitarnya. 

    Sebelumnya, Andi Harun mengatakan Jalan Sultan Alimuddin rencananya akan diubah menjadi dua jalur, sementara Jalan Sejati akan diperlebar sekitar satu hingga dua meter guna meningkatkan kenyamanan dan kelancaran lalu lintas.  

    Menurut Andi Harun, pelebaran jalan menjadi langkah strategis agar manfaat terowongan dapat dirasakan secara maksimal. 

    "Terowongan ini nantinya akan bagus, tetapi kalau jalannya sempit, manfaatnya tidak akan optimal, minimal kita buat lebih luas dan mulus agar akses lebih nyaman,"  tambahnya.  

    Dalam kunjungannya ke terowongan pada Rabu (12/2/2025), Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka juga turut memberikan perhatian pada proyek tersebut. 

    Andi Harun mengungkapkan bahwa dirinya telah menyampaikan usulan dukungan anggaran kepada pemerintah pusat untuk mempercepat pelebaran Jalan Sultan Alimuddin hingga ke Jembatan Achmad Amins dan akses menuju tol Samarinda-Balikpapan.  

    "Kondisi fiskal kita saat ini harus membiayai banyak hal, jadi mungkin suatu waktu kita mohon bisa dibantu dukungan anggaran untuk pelebaran jalan ini," katanya.  

    Usulan tersebut disambut positif oleh Gibran. "Beliau menyatakan dukungannya dan menyampaikan kepada saya untuk terus semangat. Membangun itu membutuhkan komitmen dan kita harus bersinergi dengan semua elemen bangsa, termasuk pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota," ungkapnya.  

    (Sf/Rs)