Seputar Kaltim

    Terminal Sungai Kunjang Samarinda Akhirnya Terwujud, Dishub Kaltim Pastikan Semua Dokumen Siap, Anggaran Rp35 Miliar Tinggal Ketok Palu Banggar DPRD

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    19 November 2025 pukul 16:24 WITA

    Kondisi Terminal Sungai Kunjang yang akan di revitalisasi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Setelah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah yang tertunda, rencana revitalisasi Terminal Sungai Kunjang di Samarinda, kini menemui titik terang.

    Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim menggebrak dengan memastikan semua persiapan teknis sudah rampung 100 persen. 

    Anggaran sebesar Rp35 miliar pun telah diajukan dan saat ini hanya menunggu keputusan final dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.

    Proyek peremajaan fasilitas vital yang menjadi gerbang transportasi darat di Samarinda ini, dipastikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji, akan mulai dieksekusi pada tahun 2026. 

    Plt Kepala Dishub Kaltim, Heru Santosa mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja maraton untuk melengkapi seluruh administrasi dan legalitas yang diperlukan agar proyek ini tidak lagi tertunda.

    "Alhamdulillah, semua kriteria teknis sudah lengkap. Mulai dari master plan, Detail Engineering Design (DED), hingga legalitas lahan, semuanya sudah clear," tegas Heru, Senin (17/11/2025).

    Bahkan, Heru menambahkan, sertifikat lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga telah diterbitkan. Kelengkapan dokumen ini menjadi kunci utama keseriusan Pemprov Kaltim untuk memastikan revitalisasi dapat berjalan tanpa hambatan hukum di kemudian hari.

    "Sertifikat BPN sudah terbit, semua dokumen pendukung tersedia. Sekarang, kami hanya tinggal menunggu 'ketok palu' anggaran," imbuhnya.

    Dishub Kaltim mengajukan estimasi anggaran yang lebih detail dibandingkan perkiraan awal Wagub Kaltim. Berdasarkan hitungan kebutuhan yang disusun sejak 2025, angka yang diajukan adalah sekitar Rp35 miliar. 

    Angka ini sedikit lebih rendah dari perkiraan Wagub Seno Aji yang sempat menyebut di kisaran Rp40-an miliar.

    Heru Santosa juga mengungkapkan bahwa rencana finalisasi anggaran tersebut dijadwalkan akan dibahas dalam rapat Banggar DPRD Kaltim pada Rabu pekan ini. Ia meyakini, usulan ini akan mendapatkan persetujuan.

    “Finalisasinya kemungkinan akan dibahas di Banggar hari Rabu ini. Alhamdulillah, dari pimpinan (eksekutif dan legislatif) sudah ada sinyal positif. Itu juga yang kami harapkan,” ujarnya.

    Revitalisasi Terminal Sungai Kunjang merupakan daftar prioritas utama Dishub Kaltim untuk tahun anggaran mendatang. Meskipun sempat mengalami penundaan akibat efisiensi anggaran pemerintah daerah, Heru optimistis tahun 2026 adalah tahun eksekusi proyek strategis ini.

    "Kemarin memang ada efisiensi, tetapi kami terus berjuang agar tahun depan mendapat alokasi penuh. Informasi yang ada sekarang cukup memberi harapan besar," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)

    Seputar Kaltim

    Terminal Sungai Kunjang Samarinda Akhirnya Terwujud, Dishub Kaltim Pastikan Semua Dokumen Siap, Anggaran Rp35 Miliar Tinggal Ketok Palu Banggar DPRD

    Penulis:Maulana|Redaktur:Rusdianto
    19 November 2025 pukul 16:24 WITA

    Kondisi Terminal Sungai Kunjang yang akan di revitalisasi. (Foto: Maulana/Seputarfakta.com)

    Samarinda - Setelah bertahun-tahun menjadi pekerjaan rumah yang tertunda, rencana revitalisasi Terminal Sungai Kunjang di Samarinda, kini menemui titik terang.

    Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim menggebrak dengan memastikan semua persiapan teknis sudah rampung 100 persen. 

    Anggaran sebesar Rp35 miliar pun telah diajukan dan saat ini hanya menunggu keputusan final dari Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kaltim.

    Proyek peremajaan fasilitas vital yang menjadi gerbang transportasi darat di Samarinda ini, dipastikan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kaltim, Seno Aji, akan mulai dieksekusi pada tahun 2026. 

    Plt Kepala Dishub Kaltim, Heru Santosa mengungkapkan bahwa pihaknya telah bekerja maraton untuk melengkapi seluruh administrasi dan legalitas yang diperlukan agar proyek ini tidak lagi tertunda.

    "Alhamdulillah, semua kriteria teknis sudah lengkap. Mulai dari master plan, Detail Engineering Design (DED), hingga legalitas lahan, semuanya sudah clear," tegas Heru, Senin (17/11/2025).

    Bahkan, Heru menambahkan, sertifikat lahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) juga telah diterbitkan. Kelengkapan dokumen ini menjadi kunci utama keseriusan Pemprov Kaltim untuk memastikan revitalisasi dapat berjalan tanpa hambatan hukum di kemudian hari.

    "Sertifikat BPN sudah terbit, semua dokumen pendukung tersedia. Sekarang, kami hanya tinggal menunggu 'ketok palu' anggaran," imbuhnya.

    Dishub Kaltim mengajukan estimasi anggaran yang lebih detail dibandingkan perkiraan awal Wagub Kaltim. Berdasarkan hitungan kebutuhan yang disusun sejak 2025, angka yang diajukan adalah sekitar Rp35 miliar. 

    Angka ini sedikit lebih rendah dari perkiraan Wagub Seno Aji yang sempat menyebut di kisaran Rp40-an miliar.

    Heru Santosa juga mengungkapkan bahwa rencana finalisasi anggaran tersebut dijadwalkan akan dibahas dalam rapat Banggar DPRD Kaltim pada Rabu pekan ini. Ia meyakini, usulan ini akan mendapatkan persetujuan.

    “Finalisasinya kemungkinan akan dibahas di Banggar hari Rabu ini. Alhamdulillah, dari pimpinan (eksekutif dan legislatif) sudah ada sinyal positif. Itu juga yang kami harapkan,” ujarnya.

    Revitalisasi Terminal Sungai Kunjang merupakan daftar prioritas utama Dishub Kaltim untuk tahun anggaran mendatang. Meskipun sempat mengalami penundaan akibat efisiensi anggaran pemerintah daerah, Heru optimistis tahun 2026 adalah tahun eksekusi proyek strategis ini.

    "Kemarin memang ada efisiensi, tetapi kami terus berjuang agar tahun depan mendapat alokasi penuh. Informasi yang ada sekarang cukup memberi harapan besar," pungkasnya. 

    (Sf/Rs)