Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim
Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru di kawasan Perumahan Korpri, Kabupaten Berau, dipastikan belum dapat direalisasikan. Penundaan ini terjadi karena lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masih belum jelas.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa rencana pembangunan SMP baru sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan. Namun, permasalahan lokasi yang belum terselesaikan membuat proses pelaksanaannya harus ditunda.
"Di perencanaan sudah ada, tapi masih terganjal masalah lokasi. Jadi kita cari solusi lainnya agar semua siswa tetap bisa terakomodir," ujar Mardiatul Idalisah.
Sebagai solusi sementara, ia pun mengatakan bahwa Disdik Berau akan menambah Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMP Negeri 2 Tanjung Redeb.
"Untuk tahun 2026, Disdik Berau menargetkan pembangunan delapan RKB tambahan di SMPN 2 Tanjung Redeb yang berlokasi di Jalan Pulau Panjang, seberang IGD Gedung Walet," tuturnya.
Dirinya menyampaikan, penambahan tersebut dilakukan karena SMPN 2 sebelumnya kekurangan ruang kelas, sehingga banyak siswa, termasuk peserta didik baru tidak tertampung.
Sementara itu, pembangunan SMP baru awalnya diwacanakan untuk pemerataan akses pendidikan. Dimana, diharapkan dengan sekolah baru yang diwacanakan tersebut, siswa di sekitar zona tersebut bisa bersekolah di SMP baru sesuai zonasi dan tanpa harus menempuh jarak yang lebih jauh akibat keterbatasan kuota.
"Rencana ini dibuat agar siswa yang seharusnya masuk SMPN 2 tetap bisa bersekolah sesuai zonanya dan tidak harus dialihkan ke sekolah lain yang lebih jauh," jelasnya.
Kepala Disdik pun berhap dengan adanya penambahan ruang kelas tersebut, seluruh kebutuhan daya tampung siswa dapat terpenuhi dan akses pendidikan dapat lebih merata.
(Sf/Rs)
Tim Editorial
Cari disini...
Seputarfakta.com - Baiq Eliana -
Seputar Kaltim

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah. (Foto: Baiq Eliana/seputarfakta.com)
Tanjung Redeb - Pembangunan Sekolah Menengah Pertama (SMP) baru di kawasan Perumahan Korpri, Kabupaten Berau, dipastikan belum dapat direalisasikan. Penundaan ini terjadi karena lokasi lahan yang akan digunakan untuk pembangunan masih belum jelas.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa rencana pembangunan SMP baru sebenarnya sudah masuk dalam perencanaan. Namun, permasalahan lokasi yang belum terselesaikan membuat proses pelaksanaannya harus ditunda.
"Di perencanaan sudah ada, tapi masih terganjal masalah lokasi. Jadi kita cari solusi lainnya agar semua siswa tetap bisa terakomodir," ujar Mardiatul Idalisah.
Sebagai solusi sementara, ia pun mengatakan bahwa Disdik Berau akan menambah Ruang Kelas Belajar (RKB) di SMP Negeri 2 Tanjung Redeb.
"Untuk tahun 2026, Disdik Berau menargetkan pembangunan delapan RKB tambahan di SMPN 2 Tanjung Redeb yang berlokasi di Jalan Pulau Panjang, seberang IGD Gedung Walet," tuturnya.
Dirinya menyampaikan, penambahan tersebut dilakukan karena SMPN 2 sebelumnya kekurangan ruang kelas, sehingga banyak siswa, termasuk peserta didik baru tidak tertampung.
Sementara itu, pembangunan SMP baru awalnya diwacanakan untuk pemerataan akses pendidikan. Dimana, diharapkan dengan sekolah baru yang diwacanakan tersebut, siswa di sekitar zona tersebut bisa bersekolah di SMP baru sesuai zonasi dan tanpa harus menempuh jarak yang lebih jauh akibat keterbatasan kuota.
"Rencana ini dibuat agar siswa yang seharusnya masuk SMPN 2 tetap bisa bersekolah sesuai zonanya dan tidak harus dialihkan ke sekolah lain yang lebih jauh," jelasnya.
Kepala Disdik pun berhap dengan adanya penambahan ruang kelas tersebut, seluruh kebutuhan daya tampung siswa dapat terpenuhi dan akses pendidikan dapat lebih merata.
(Sf/Rs)